{"id":19520,"date":"2026-03-24T13:09:38","date_gmt":"2026-03-24T13:09:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/24\/jalan-garut-sumedang-tertutup-longsor-tim-gabungan-evakuasi-material\/"},"modified":"2026-03-24T13:09:38","modified_gmt":"2026-03-24T13:09:38","slug":"jalan-garut-sumedang-tertutup-longsor-tim-gabungan-evakuasi-material","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/24\/jalan-garut-sumedang-tertutup-longsor-tim-gabungan-evakuasi-material\/","title":{"rendered":"Jalan Garut-Sumedang Tertutup Longsor, Tim Gabungan Evakuasi Material"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/24\/1774351574_c1cdba468e9b20db4648.jpg\" alt=\" Jalan Garut-Sumedang Tertutup Longsor, Tim Gabungan Evakuasi Material\"\/><figcaption>Kendaraan polisi mengevakuasi material longsor Garut.(Dok. MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>HUJAN dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kabupaten-garut\" title=\"Kabupaten Garut\">Kabupaten Garut<\/a> menyebabkan tebing setinggi 20 meter longsor dan menutup total <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/akses-jalan\" title=\"Akses Jalan\">akses jalan<\/a> utama penghubung Garut menuju Sumedang. Peristiwa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/longsor-garut\" title=\"longsor garut\">longsor Garut<\/a> ini terjadi di Kampung Pasir, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, pada Selasa (24\/3\/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.<\/p>\n<p>Kapolsek Limbangan, AKP Masrokan, mengonfirmasi bahwa material longsor menutup badan jalan sepanjang 15 meter dengan lebar 10 meter. Akibatnya, jalur tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.<\/p>\n<p>&#8220;Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi semalam menyebabkan jalan utama penghubung Garut ke Sumedang tak bisa dilalui kendaraan. Karena jalan tertutup total, sementara waktu tidak dapat dilintasi dan petugas berupaya melakukan evakuasi material agar jalan bisa dibuka dengan menurunkan ekskavator,&#8221; ujar AKP Masrokan, Selasa (24\/3\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/628411\/garut-tetapkan-27-tokoh-untuk-nama-jalan-baru\" title=\"Garut Tetapkan 27 Tokoh Untuk Nama Jalan Baru\" target=\"_blank\">Garut Tetapkan 27 Tokoh Untuk Nama Jalan Baru<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Evakuasi Melibatkan Tim Gabungan dan Alat Berat<\/h2>\n<p>Saat ini, petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Dinas PUPR, Brimob Polda Jabar, dan Tagana tengah berada di lokasi untuk membersihkan material tanah. Mengingat volume longsor yang besar, proses evakuasi tidak memungkinkan dilakukan secara manual sehingga pengerahan alat berat menjadi prioritas.<\/p>\n<p>AKP Masrokan menegaskan bahwa petugas berupaya maksimal agar akses jalan dapat segera normal kembali. Namun, ia juga memberikan peringatan kepada warga dan pengguna jalan mengenai potensi risiko di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>&#8220;Kami imbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca masih berpotensi hujan di wilayah tersebut. Upaya percepatan penanganan terus dilakukan demi memastikan kelancaran arus lalu lintas,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/869760\/operasi-ketupat-lodaya-polres-garut-musnahkan-1852-botol-miras-dan-704-knalpot-brong\" title=\"Operasi Ketupat Lodaya, Polres Garut Musnahkan 1.852 Botol Miras dan 704 Knalpot Brong\" target=\"_blank\">Operasi Ketupat Lodaya, Polres Garut Musnahkan 1.852 Botol Miras dan 704 Knalpot Brong<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Tidak Ada Korban Jiwa dalam Musibah Longsor Selaawi<\/h2>\n<p>Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Aah Saeful Anwar, menyatakan bahwa meskipun longsor menutup total akses jalan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Ia menyebut kondisi tanah yang labil akibat hujan selama beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama ambruknya tebing di kawasan Selaawi tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kami bersama tim gabungan masih terus berusaha membersihkan material longsor yang menimbun akses jalan utama penghubung Garut menuju Sumedang. Mudah-mudahan akses jalan tersebut kembali dapat dilalui oleh pejalan kaki maupun kendaraan, lantaran di lokasi kejadian ekskavator masih bergerak membuang tanah longsor,&#8221; pungkas Aah.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan mempercepat proses pembersihan jalan. Pengendara yang hendak menuju Sumedang dari arah Garut atau sebaliknya disarankan mencari jalur alternatif selama proses evakuasi berlangsung. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/873197\/-jalan-garut-sumedang-tertutup-longsor-tim-gabungan-evakuasi-material\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kendaraan polisi mengevakuasi material longsor Garut.(Dok. MI) HUJAN dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut menyebabkan tebing setinggi 20 meter longsor dan menutup total akses jalan utama penghubung Garut menuju Sumedang. Peristiwa longsor Garut ini terjadi di Kampung Pasir, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, pada Selasa (24\/3\/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Kapolsek Limbangan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19521,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-19520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19520"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19520\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}