{"id":17813,"date":"2026-03-19T10:50:39","date_gmt":"2026-03-19T10:50:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/bijak-makan-all-you-can-eat-agar-terbebas-dari-gerd\/"},"modified":"2026-03-19T10:50:39","modified_gmt":"2026-03-19T10:50:39","slug":"bijak-makan-all-you-can-eat-agar-terbebas-dari-gerd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/bijak-makan-all-you-can-eat-agar-terbebas-dari-gerd\/","title":{"rendered":"Bijak Makan All You Can Eat Agar Terbebas dari GERD"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/19\/1773917197_f2630aae930ff3992b86.jpg\" alt=\"Bijak Makan All You Can Eat Agar Terbebas dari GERD\"\/><figcaption>Ilustrasi(Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>TREN makan sepuasnya atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/all-you-can-eat\" title=\"All You Can Eat\">All You Can Eat<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ayce\" title=\"ayce\">AYCE<\/a>) memang menggiurkan, namun kebiasaan ini perlu dilakukan dengan bijak.\u00a0<\/p>\n<p>Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, memperingatkan bahwa konsumsi daging merah yang berlebihan dalam sesi AYCE dapat memicu masalah pencernaan serius, terutama Gastroesophageal Reflux Disease (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gerd\" title=\"GERD\">GERD<\/a>).<\/p>\n<p>Prof. Ari menjelaskan bahwa dominasi daging merah berlemak, seperti sapi, babi, atau kambing, menjadi faktor risiko utama.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/683719\/4-tips-menjaga-gangguan-lambung-di-tengah-tren-makanan-viral\" title=\"4 Tips Menjaga Gangguan Lambung di Tengah Tren Makanan Viral!\" target=\"_blank\">4 Tips Menjaga Gangguan Lambung di Tengah Tren Makanan Viral!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Jadi all you can eat itu juga salah satu faktor ya, kalau ini all you can eat-nya daging. Daging merah itu salah satu faktor risiko tuh kalau konsumsinya berlebihan-lebihan untuk kena GERD ya,&#8221; ujar Ari, dikutip Kamis (19\/3).<\/p>\n<h2><strong>Mekanisme Terjadinya GERD dan Gangguan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lambung\" title=\"lambung\">Lambung<\/a><\/strong><\/h2>\n<p>Menurut Prof. Ari, konsumsi daging merah dalam jumlah besar akan memicu peningkatan asam lambung.\u00a0<\/p>\n<p>Cairan asam tersebut kemudian naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi perih di ulu hati atau heartburn, yang merupakan gejala khas GERD.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/528737\/pantangan-asam-lambung-alias-gerd-ini-yang-tidak-boleh-dimakan\" title=\"Pantangan Asam Lambung alias GERD, ini yang tidak Boleh Dimakan\" target=\"_blank\">Pantangan Asam Lambung alias GERD, ini yang tidak Boleh Dimakan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kondisi ini diperparah oleh durasi makan AYCE yang biasanya dibatasi hanya sekitar dua jam. Batasan waktu ini sering kali membuat pengunjung terburu-buru menghabiskan makanan dalam jumlah banyak.\u00a0<\/p>\n<p>Akibatnya, makanan tidak terkunyah dengan sempurna dan lambung dipaksa melebar secara mendadak atau mengalami dilatasi.<\/p>\n<p>&#8220;Lambung memiliki kapasitas seperti kantong yang berukuran 600-800 cc. Jika diisi dengan makanan dengan jumlah yang melebihi kapasitasnya, akan terjadi lambung yang penuh, rasa ingin muntah, atau bisa menyebabkan sesak nafas dan jantung berdebar,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<h2><strong>Risiko Medis dan Langkah Penanganan<\/strong><\/h2>\n<p>Dalam kondisi ekstrem, perut yang terlalu penuh dan tidak mampu mengeluarkan isinya secara alami memerlukan penanganan medis segera.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kalau dia mengalami kondisi itu makan All You Can Eat tiba-tiba perutnya terasa penuh, nggak bisa muntah, dia segera ke rumah sakit, karena nanti dipasang selang oleh dokter rumah sakit, untuk mengeluarkan cairan atau gasnya dari lambung,&#8221; tegas Ari.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa kasus makan berlebihan yang sangat parah bahkan dapat menyebabkan kebocoran pada usus maupun lambung, yang mengharuskan pasien segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).<\/p>\n<h2><strong>Tips Bijak Menikmati AYCE<\/strong><\/h2>\n<p>Agar tetap aman saat menikmati hidangan AYCE, Prof. Ari membagikan beberapa tips praktis:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kunyah Lebih Lama: <\/strong>Proses mengunyah yang lama dapat merangsang otak untuk memberikan sinyal kenyang lebih cepat dan mengurangi nafsu makan berlebih.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Makan Perlahan:<\/strong> Hindari makan terburu-buru meski ada batasan waktu.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Porsi Bertahap:<\/strong> Ambil makanan dalam jumlah sedikit-sedikit untuk memberi ruang bagi lambung beradaptasi. (Ant\/Z-1)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/872248\/bijak-makan-all-you-can-eat-agar-terbebas-dari-gerd\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Freepik) TREN makan sepuasnya atau All You Can Eat (AYCE) memang menggiurkan, namun kebiasaan ini perlu dilakukan dengan bijak.\u00a0 Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, memperingatkan bahwa konsumsi daging merah yang berlebihan dalam sesi AYCE dapat memicu masalah pencernaan serius, terutama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Prof. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17814,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-17813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17813"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17813\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}