{"id":17781,"date":"2026-03-19T09:10:18","date_gmt":"2026-03-19T09:10:18","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/membedah-portofolio-michael-bambang-hartono-dari-saham-bbca-hingga-ekspansi-ev-polytron-2026\/"},"modified":"2026-03-19T09:10:18","modified_gmt":"2026-03-19T09:10:18","slug":"membedah-portofolio-michael-bambang-hartono-dari-saham-bbca-hingga-ekspansi-ev-polytron-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/membedah-portofolio-michael-bambang-hartono-dari-saham-bbca-hingga-ekspansi-ev-polytron-2026\/","title":{"rendered":"Membedah Portofolio Michael Bambang Hartono, dari Saham BBCA hingga Ekspansi EV Polytron 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/19\/1773911244_64f01f481abf493ba51b.png\" alt=\"Membedah Portofolio Michael Bambang Hartono, dari Saham BBCA hingga Ekspansi EV Polytron 2026\"\/><figcaption>Portofolio Michael Bambang Hartono.(Dok. MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MICHAEL\u00a0Bambang Hartono, yang berpulang pada 19 Maret 2026, meninggalkan warisan kekayaan yang sangat masif dan terstruktur. Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, sumber hartanya tidak lagi hanya bergantung pada industri rokok, melainkan telah menggurita ke sektor perbankan, infrastruktur, hingga teknologi hijau.<\/p>\n<p>Berdasarkan data <em>Bloomberg Billionaires Index<\/em> dan <em>Forbes<\/em> per Maret 2026, total kekayaan bersih <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/michael-bambang-hartono\" title=\"Michael Bambang Hartono\">Michael Bambang Hartono<\/a> diestimasi mencapai US$ 19,1 miliar hingga US$22,2 miliar, atau setara dengan kisaran Rp319,5 triliun hingga Rp370 triliun.<\/p>\n<h2>1. Portofolio Perbankan: Mesin Uang Utama (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bca\" title=\"BCA\">BCA<\/a>)<\/h2>\n<p>Aset terbesar Michael Hartono berada di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Bersama adiknya, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/robert-budi-hartono\" title=\"Robert Budi Hartono\">Robert Budi Hartono<\/a>, ia mengendalikan BCA melalui PT Dwimuria Investama Andalan. Di dalam entitas Dwimuria ini, Michael memegang porsi saham sebesar 49%, sementara Budi Hartono memegang 51%.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/872217\/7-fakta-tentang-michael-bambang-hartono-bos-djarum--bca-yang-meninggal-dunia-di-singapura\" title=\"7 Fakta tentang Michael Bambang Hartono, Bos Djarum &amp; BCA yang Meninggal Dunia di Singapura\" target=\"_blank\">7 Fakta tentang Michael Bambang Hartono, Bos Djarum &amp; BCA yang Meninggal Dunia di Singapura<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Kepemilikan Tak Langsung: Dwimuria menguasai 54,94% saham BBCA. Dengan kapitalisasi pasar BCA yang terus mencetak rekor di awal 2026, nilai valuasi saham Michael di bank ini diperkirakan menyumbang lebih dari 70% total kekayaannya.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kepemilikan Langsung: Secara individu, Michael juga tercatat memiliki sekitar 27,02 juta lembar saham BBCA (0,02%).<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>2. Industri Manufaktur dan Tembakau (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/grup-djarum\" title=\"Grup Djarum\">Grup Djarum<\/a>)<\/h2>\n<p>Sebagai pemilik PT Djarum, Michael menguasai salah satu produsen rokok kretek terbesar di dunia.<\/p>\n<p>Meskipun industri tembakau menghadapi tantangan regulasi, Djarum tetap menjadi perusahaan privat <em>(non-tbk) <\/em>dengan arus kas yang sangat kuat. Pendapatan dari Djarum inilah yang secara historis digunakan untuk mendanai akuisisi besar di sektor lain.<\/p>\n<h2>3. Infrastruktur Telekomunikasi dan Digital<\/h2>\n<p>Michael Hartono melakukan diversifikasi besar-besaran ke sektor menara telekomunikasi dan ekosistem digital:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/872211\/profil-michael-bambang-hartono-mengenang-sosok-di-balik-kejayaan-djarum-dan-bca\" title=\"Profil Michael Bambang Hartono: Mengenang Sosok di Balik Kejayaan Djarum dan BCA\" target=\"_blank\">Profil Michael Bambang Hartono: Mengenang Sosok di Balik Kejayaan Djarum dan BCA<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Emiten\/Aset<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Keterangan Kepemilikan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">PT Sarana Menara Nusantara (TOWR)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Melalui PT Sapta Adhikari Investama, keluarga Hartono menguasai 54,42% saham penyedia menara ini.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Global Digital Niaga (BELI)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Induk dari Blibli, Tiket.com, dan Ranch Market. Michael memiliki porsi signifikan di ekosistem ini.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Polytron (EV Division)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Pada 2025-2026, Polytron melakukan ekspansi besar ke motor dan mobil listrik, meningkatkan nilai valuasi perusahaan elektronik ini.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>4. Aset Properti dan Investasi Luar Negeri<\/h2>\n<p>Selain aset di dalam negeri, Michael Bambang Hartono diketahui memiliki sejumlah properti mewah dan investasi prestisius di luar negeri:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Singapura: Kepemilikan unit hunian mewah di kawasan elit Nassim Road, yang merupakan salah satu area properti termahal di dunia.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Australia: Memiliki aset properti bergaya Georgian di Jutlande Parade, Perth, seluas lebih dari 2.300 meter persegi yang digunakan sebagai rumah peristirahatan keluarga.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Italia: Melalui SENT Entertainment, Grup Djarum memiliki Como 1907. Di tahun 2026, nilai pasar klub ini melonjak tajam seiring performa stabil mereka di Serie A.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Analisis: Kekayaan Michael Bambang Hartono sangat &#8220;resilien&#8221; karena tidak menumpuk di satu sektor. Pembagian dividen dari BCA dan TOWR saja diperkirakan memberikan pendapatan pasif triliunan Rupiah setiap tahunnya bagi mendiang dan keluarganya.<\/p>\n<p>Kini, dengan berpulangnya sang maestro, perhatian pasar modal tertuju pada bagaimana proses transisi kepemilikan aset-aset raksasa ini kepada generasi penerus keluarga Hartono di bawah koordinasi Robert Budi Hartono. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/872222\/membedah-portofolio-michael-bambang-hartono-dari-saham-bbca-hingga-ekspansi-ev-polytron-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Portofolio Michael Bambang Hartono.(Dok. MI) MICHAEL\u00a0Bambang Hartono, yang berpulang pada 19 Maret 2026, meninggalkan warisan kekayaan yang sangat masif dan terstruktur. Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, sumber hartanya tidak lagi hanya bergantung pada industri rokok, melainkan telah menggurita ke sektor perbankan, infrastruktur, hingga teknologi hijau. Berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index dan Forbes per [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17782,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-17781","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17781","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17781"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17781\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}