{"id":17721,"date":"2026-03-19T06:18:29","date_gmt":"2026-03-19T06:18:29","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/tradisi-lebaran-pedagang-cangkang-ketupat-mulai-ramai-di-pamanukan-subang\/"},"modified":"2026-03-19T06:18:29","modified_gmt":"2026-03-19T06:18:29","slug":"tradisi-lebaran-pedagang-cangkang-ketupat-mulai-ramai-di-pamanukan-subang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/tradisi-lebaran-pedagang-cangkang-ketupat-mulai-ramai-di-pamanukan-subang\/","title":{"rendered":"Tradisi Lebaran, Pedagang Cangkang Ketupat Mulai Ramai di Pamanukan Subang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/19\/1773900589_bfb3be405bed64eed04c.png\" alt=\"Tradisi Lebaran, Pedagang Cangkang Ketupat Mulai Ramai di Pamanukan Subang\"\/><figcaption>Enjang Wandi, salah seorang pedagang cangkang ketupat yang ada di sekitar Jalan Pamanukan, Subang.(MI\/Reza)<\/figcaption><\/figure>\n<p>TRADISI tahunan menjelang Hari Raya Idulfitri ini kembali menghiasi pasar tradisional Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Para pedagang menjajakan anyaman janur kuning yang menjadi tempat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ketupat\" title=\"ketupat\">ketupat<\/a>, hidangan khas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lebaran\" title=\"lebaran\">Lebaran<\/a>.<\/p>\n<p>Kehadiran para pedagang cangkang ketupat menjadi penanda bahwa Lebaran semakin dekat. Masyarakat pun mulai berburu cangkang ketupat untuk melengkapi hidangan khas mereka di hari kemenangan. Tradisi ini tidak hanya menghidupkan perekonomian lokal, tetapi juga menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.<\/p>\n<p>Sambil duduk beralaskan seadanya di pinggir jalan emperan pertokoan, Enjang Wandi (43) dengan cekatan membuat bungkus ketupat dari daun kelapa dengan berbagai ukuran dan corak warna yang dikombinasikan agar bungkus ketupat yang dibuatnya dapat menarik perhatian pembelinya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/755544\/ini-5-tips-agar-ketupat-tidak-cepat-basi\" title=\"Ini 5 Tips Agar Ketupat tidak Cepat Basi\" target=\"_blank\">Ini 5 Tips Agar Ketupat tidak Cepat Basi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Enjang Wandi (43) mengungkapkan bahwa ia mulai menjajakan dagangannya untuk menyambut antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan hidangan Lebaran.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mulai menjual cangkang ketupat sejak Rabu kemarin,&#8221; kata Enjang yang ditemui di lapaknya, Kamis (19\/3).<\/p>\n<p>Menurut Enjang, dalam sehari ia mampu membuat cangkang ketupat paling banyak 300 buah. Enjang menawarkan harga Rp15.000 hingga Rp20.000 per satu ikat yang berisi 10 buah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/664408\/jelang-idul-fitri-mama-mama-papua-berjualan-ketupat\" title=\"Jelang Idul Fitri, Mama-Mama Papua Berjualan Ketupat\" target=\"_blank\">Jelang Idul Fitri, Mama-Mama Papua Berjualan Ketupat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Orang-orang sudah tahu, jadi dengan harga Rp15.000 hingga Rp20.000 per ikat berisi 10 buah, pembeli tidak pernah menawar lagi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Namun, Enjang merasakan adanya perbedaan suasana Lebaran tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. &#8220;Tahun lalu, tiga hari menjelang Lebaran cangkang ketupatnya sudah banyak terjual. Saat ini yang membeli baru sedikit, ya masih ada waktu dua hari lagi, semoga saja bisa laris sebelum Lebaran,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Para pedagang cangkang ketupat di Pamanukan, Subang, terlihat sibuk menganyam janur kuning menjadi cangkang ketupat dengan berbagai bentuk dan ukuran. Suasana pasar menjadi ramai, jalan-jalan banyak dihiasi cangkang ketupat yang berjajar rapi. (RZ\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/872148\/tradisi-lebaran-pedagang-cangkang-ketupat-mulai-ramai-di-pamanukan-subang\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Enjang Wandi, salah seorang pedagang cangkang ketupat yang ada di sekitar Jalan Pamanukan, Subang.(MI\/Reza) TRADISI tahunan menjelang Hari Raya Idulfitri ini kembali menghiasi pasar tradisional Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Para pedagang menjajakan anyaman janur kuning yang menjadi tempat ketupat, hidangan khas Lebaran. Kehadiran para pedagang cangkang ketupat menjadi penanda bahwa Lebaran semakin dekat. Masyarakat pun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17722,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-17721","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17721","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17721"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17721\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17722"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17721"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}