{"id":17604,"date":"2026-03-19T00:24:22","date_gmt":"2026-03-19T00:24:22","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/doja-cat-ungkap-derita-borderline-personality-disorder-dan-alasan-war-dengan-netizen\/"},"modified":"2026-03-19T00:24:22","modified_gmt":"2026-03-19T00:24:22","slug":"doja-cat-ungkap-derita-borderline-personality-disorder-dan-alasan-war-dengan-netizen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/19\/doja-cat-ungkap-derita-borderline-personality-disorder-dan-alasan-war-dengan-netizen\/","title":{"rendered":"Doja Cat Ungkap Derita Borderline Personality Disorder dan Alasan War dengan Netizen"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/19\/1773879233_d8dcb679d98e4f2c6893.jpg\" alt=\"Doja Cat Ungkap Derita Borderline Personality Disorder dan Alasan 'War' dengan Netizen\"\/><figcaption>Doja Cat buka suara soal diagnosis BPD yang diidapnya dan alasannya kerap membalas komentar pedas netizen di media sosial.\u00a0(Instagram)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PENYANYI multitalenta <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/doja-cat\" title=\"Doja Cat\">Doja Cat<\/a> kembali menjadi sorotan setelah memberikan pengakuan jujur mengenai kondisi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-mental\" title=\"Kesehatan mental\">kesehatan mental<\/a>. Termasuk dinamika hubungannya dengan para pendukung maupun pengkritik di media sosial.<\/p>\n<p>Dalam sesi wawancara terbaru untuk sampul majalah Vogue, bintang berusia 30 tahun ini mengungkapkan alasan di balik kebiasaannya membalas komentar pedas atau clapping back kepada para perundung (haters). Doja Cat memang dikenal vokal dalam menanggapi berbagai tuduhan, mulai dari isu rasisme, perubahan warna kulit dalam foto, hingga kritik mengenai operasi plastik.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, itu adalah pertanyaan yang sudah saya tunggu-tunggu,&#8221; ujar pelantun &#8220;Say So&#8221; tersebut kepada Vogue. &#8220;Ketika saya merasa terancam, meskipun itu mungkin bukan ancaman sama sekali, itu terdengar seperti, Kamu gagal.&#8221;<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/871636\/fenomena-otak-tertidur-mengapa-pengidap-adhd-sulit-menjaga-fokus\" title=\"Fenomena &quot;Otak Tertidur&quot;, Mengapa Pengidap ADHD Sulit Menjaga Fokus?\" target=\"_blank\">Fenomena &#8220;Otak Tertidur&#8221;, Mengapa Pengidap ADHD Sulit Menjaga Fokus?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia mengakui dorongan untuk membela diri sering kali muncul secara impulsif. \u201cSaya merasa harus membela pilihan kreatif saya, dan kemudian saya memberikan kekuasaan kepada orang-orang itu padahal mereka bisa saja siapa saja, mereka bisa saja memiliki remah Cheeto di jari mereka dan tidak punya pekerjaan,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<h2>Mencari Validasi di Balik Komentar Negatif<\/h2>\n<p>Secara mengejutkan, Doja Cat mengaku terkadang sengaja mencari komentar negatif untuk mengonfirmasi rasa tidak aman (insecurity) yang ia rasakan terhadap dirinya sendiri. Menurutnya, melihat orang lain mengkritik hal yang ia benci dari dirinya sendiri justru memberikan rasa kendali yang semu.<\/p>\n<p>&#8220;Anda merasa lebih memegang kendali dalam arti tertentu,&#8221; jelasnya. &#8220;\u2018Saya sudah tahu semuanya. Saya tidak bisa menyanyi. Saya sudah tahu semuanya. Saya jelek. Saya sudah tahu semuanya. Pergelangan kaki saya besar\u2019.&#8221;<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/871607\/mudik-bukan-sekadar-perjalanan-fisik-waspadai-risiko-gangguan-mental\" title=\"Mudik: Bukan Sekadar Perjalanan Fisik, Waspadai Risiko Gangguan Mental\" target=\"_blank\">Mudik: Bukan Sekadar Perjalanan Fisik, Waspadai Risiko Gangguan Mental<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Namun, ia menyadari bahwa kebiasaan tersebut tidak sehat. &#8220;Itu adalah cara yang sia-sia untuk menghabiskan waktu Anda. Itu tidak memberikan apa pun bagi Anda selain menghibur bagian dari diri Anda yang dibangun selama masa kanak-kanak, bagian dari diri Anda yang terjebak di masa lalu,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Keterbukaan Doja Cat mencapai puncaknya saat ia melakukan siaran langsung di TikTok pada Jumat (13\/3\/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia secara terbuka mengumumkan bahwa dirinya baru saja didiagnosis mengidap Borderline Personality Disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa selama ini ia terbiasa memendam perasaan aslinya demi tuntutan citra publik. &#8220;Saya telah belajar sejak usia sangat muda untuk berpura-pura menyukai sesuatu, berpura-pura bahagia, berpura-pura tidak menyukai hal-hal yang sebenarnya saya sukai, agar terlihat seolah-olah semuanya baik-baik saja,&#8221; ungkap Doja Cat.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut akhirnya mencapai titik jenuh. &#8220;Saya akan menyelesaikannya. Dan itu mulai membebani saya, dan saya pikir itu selalu terjadi pada orang-orang. Saya sekarang berjuang melawan BPD,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Hingga kini, dukungan terus mengalir dari para penggemar di berbagai platform media sosial, berharap sang idola mendapatkan penanganan terbaik untuk kesehatan mentalnya. (People\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/872050\/doja-cat-ungkap-derita-borderline-personality-disorder-dan-alasan-war-dengan-netizen\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Doja Cat buka suara soal diagnosis BPD yang diidapnya dan alasannya kerap membalas komentar pedas netizen di media sosial.\u00a0(Instagram) PENYANYI multitalenta Doja Cat kembali menjadi sorotan setelah memberikan pengakuan jujur mengenai kondisi kesehatan mental. Termasuk dinamika hubungannya dengan para pendukung maupun pengkritik di media sosial. Dalam sesi wawancara terbaru untuk sampul majalah Vogue, bintang berusia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17605,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-17604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}