{"id":16814,"date":"2026-03-16T17:50:25","date_gmt":"2026-03-16T17:50:25","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/16\/begini-cara-megumi-fushiguro-memanggil-mahogara-di-jujustu-kaisen\/"},"modified":"2026-03-16T17:50:25","modified_gmt":"2026-03-16T17:50:25","slug":"begini-cara-megumi-fushiguro-memanggil-mahogara-di-jujustu-kaisen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/16\/begini-cara-megumi-fushiguro-memanggil-mahogara-di-jujustu-kaisen\/","title":{"rendered":"Begini Cara Megumi Fushiguro Memanggil Mahogara di Jujustu Kaisen"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/16\/1773679103_234c658a292944dceb4f.jpg\" alt=\"Begini Cara Megumi Fushiguro Memanggil Mahogara di Jujustu Kaisen\"\/><figcaption>Mahoraga(Doc IMDB)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DALAM serial <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jujutsu-kaisen\" title=\"Jujutsu Kaisen\">Jujutsu Kaisen<\/a><\/strong>, Eight-Handled Sword Divergent Sila Divine General <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mahoraga\" title=\"Mahoraga\">Mahoraga<\/a> (Makora) dikenal sebagai entitas yang paling tidak terkendali. Sebagai bagian dari <em>Ten Shadows Technique<\/em> milik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/megumi-fushiguro\" title=\"Megumi Fushiguro\">Megumi Fushiguro<\/a>, Mahoraga adalah &#8220;senjata nuklir&#8221; yang hanya digunakan saat situasi benar-benar buntu.<\/p>\n<h2><strong>Apa Itu Mahoraga?<\/strong><\/h2>\n<p>Mahoraga adalah Shikigami terkuat yang diwariskan dalam keluarga Zenin. Secara visual, ia digambarkan sebagai makhluk humanoid raksasa dengan roda Dharma di atas kepalanya dan pedang yang menempel di tangan kanannya. Dalam sejarah, belum ada satu pun pengguna teknik kutukan ini yang berhasil menjinakkan Mahoraga secara sah dalam ritual eksorsisme.<\/p>\n<p>Megumi Fushiguro menggunakan Mahoraga sebagai upaya terakhir untuk membawa musuhnya mati bersama. Berikut adalah proses pemanggilannya:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/871135\/seperti-apa-domain-expansion-megumi-fushiguro-kekuatan-paling-misterius-di-jujustu-kaisen\" title=\"Seperti Apa Domain Expansion Megumi Fushiguro? Kekuatan Paling Misterius di Jujustu Kaisen\" target=\"_blank\">Seperti Apa Domain Expansion Megumi Fushiguro? Kekuatan Paling Misterius di Jujustu Kaisen<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Ritual Eksorsisme:<\/strong> Megumi memulai ritual dengan melibatkan dirinya sendiri dan setidaknya satu orang lain sebagai partisipan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Mantra Khusus:<\/strong> Megumi mengucapkan mantra legendaris: <em>&#8220;Furube Yurayura, Yatsuka-no-Tsurugi Ikaishinsh\u014d Makora&#8221;<\/em> (Dengan harta karun ini, aku memanggil Jenderal Ilahi Mahoraga).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Loophole Bunuh Diri:<\/strong> Karena Megumi belum mengalahkan Mahoraga, pemanggilan ini dianggap tidak sah untuk pengendalian, sehingga Mahoraga akan mengamuk dan membunuh semua orang yang terlibat dalam ritual tersebut.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h3><strong>Kekuatan Utama: Adaptasi Fenomena<\/strong><\/h3>\n<p>Kemampuan utama Mahoraga adalah <strong>Adaptasi<\/strong>. Roda di atas kepalanya akan berputar setiap kali ia menerima serangan. Begitu roda berputar, Mahoraga akan memahami mekanisme serangan tersebut, menjadi kebal, dan bahkan mampu mengembangkan serangan balik yang sangat efektif untuk menembus pertahanan lawan.<\/p>\n<h2><strong>Kelemahan dan Strategi Mengalahkan Mahoraga<\/strong><\/h2>\n<p>Meskipun tampak tak terkalahkan, Mahoraga memiliki kelemahan fatal yang bisa dimanfaatkan oleh penyihir tingkat dewa seperti Sukuna atau Gojo:<\/p>\n<h3><strong>1. Serangan Instan yang Mematikan<\/strong><\/h3>\n<p>Satu-satunya cara pasti untuk mengalahkan Mahoraga adalah dengan menghancurkannya sepenuhnya dalam satu serangan tunggal (one-hit kill) sebelum ia sempat beradaptasi. Jika serangan pertama tidak langsung membunuhnya, serangan kedua dengan jenis yang sama tidak akan berguna.<\/p>\n<h3><strong>2. Variasi Teknik yang Cepat<\/strong><\/h3>\n<p>Lawan harus mengganti jenis serangan secara terus-menerus. Jika Mahoraga diserang dengan teknik fisik, kemudian beralih ke teknik kutukan berbasis elemen, ia akan dipaksa untuk memulai proses adaptasi dari awal untuk setiap jenis fenomena baru. (Z-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/871146\/begini-cara-megumi-fushiguro-memanggil-mahogara-di-jujustu-kaisen\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahoraga(Doc IMDB) DALAM serial Jujutsu Kaisen, Eight-Handled Sword Divergent Sila Divine General Mahoraga (Makora) dikenal sebagai entitas yang paling tidak terkendali. Sebagai bagian dari Ten Shadows Technique milik Megumi Fushiguro, Mahoraga adalah &#8220;senjata nuklir&#8221; yang hanya digunakan saat situasi benar-benar buntu. Apa Itu Mahoraga? Mahoraga adalah Shikigami terkuat yang diwariskan dalam keluarga Zenin. Secara visual, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-16814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16814"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}