{"id":15916,"date":"2026-03-13T23:58:28","date_gmt":"2026-03-13T23:58:28","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/13\/fitur-dual-sensor-brake-bukti-suzuki-peduli-keselamatan-pengguna-suzuki-fronx-di-jalur-mudik\/"},"modified":"2026-03-13T23:58:28","modified_gmt":"2026-03-13T23:58:28","slug":"fitur-dual-sensor-brake-bukti-suzuki-peduli-keselamatan-pengguna-suzuki-fronx-di-jalur-mudik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/13\/fitur-dual-sensor-brake-bukti-suzuki-peduli-keselamatan-pengguna-suzuki-fronx-di-jalur-mudik\/","title":{"rendered":"Fitur Dual sensor Brake Bukti Suzuki Peduli Keselamatan Pengguna Suzuki Fronx di Jalur Mudik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/14\/1773445904_737454664b54e5000710.jpg\" alt=\"Fitur Dual sensor Brake Bukti Suzuki Peduli Keselamatan Pengguna Suzuki Fronx di Jalur Mudik\"\/><figcaption>(DOK PT SIS)<\/figcaption><\/figure>\n<p>RASA lelah, kantuk, atau penurunan konsentrasi sangat mengemudi dalam perjalanan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mudik\" title=\"mudik\">mudik<\/a>. Kondisi tersebut bisa muncul kapan saja dengan beragam sebab, seperti ketika durasi mengemudi sudah terlalu lama, ataupun menghadapi kemacetan terlalu panjang. Demi faktor keselamatan, pengendara membutuhkan asistensi fitur cerdas yang dapat memberikan rasa aman apabila resiko tersebut terjadi.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Sebagai antisipasi terhadap situasi seperti itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) pada model Fronx varian SGX. Fitur DSBS II menjadi salah satu peran penting pada teknologi Suzuki Safety Support. Kecanggihan ini menjadi asisten keselamatan aktif yang membantu pengemudi memitigasi risiko di jalan raya.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Data Korps Lalu Lintas (Korlantas) menunjukkan arus mudik lebaran 2025 tercatat sebanyak 3.181 kasus kecelakaan. Penggunaan fitur DSBS II diproyeksikan akan menghindarkan pengendara Fronx SGX dari mengalami kejadian serupa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/870150\/tol-seksi-ii-rangkasbitung---cileles-dibuka-tarif-rp0\" title=\"Tol Seksi II Rangkasbitung - Cileles Dibuka Tarif Rp0\" target=\"_blank\">Tol Seksi II Rangkasbitung &#8211; Cileles Dibuka Tarif Rp0<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">\u201cSaat mudik, kondisi di jalan sering berubah mendadak, seperti kendaraan di depan yang melakukan pengereman tiba-tiba. Fitur Suzuki Safety support melalui DSBS II hadir untuk memberi peringatan dan bantuan pengereman otomatis, sehingga pengemudi punya waktu lebih untuk bereaksi dan menghindari tabrakan,\u201d kata Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS),\u00a0 Yulius Purwanto.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\"><strong>CARA KERJA<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\n\u201cTeknologi DSBS II pada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/suzuki-fronx\" title=\"Suzuki Fronx\">Suzuki Fronx<\/a> SGX mengintegrasikan dua sensor mutakhir, yaitu<em> Monocular Camera <\/em>dan <em>Millimeter Wave Radar.<\/em> Sinergi keduanya memungkinkan sistem untuk memantau kondisi jalan di depan secara kontinu, membaca jarak secara akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki. Kecanggihan tersebut juga sangat membantu ketika kondisi hujan atau mengemudi saat malam hari,\u201d jelas Yulius.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Tahapan perlindungan yang diberikan DSBS II meliputi:<br \/>&#13;<br \/>\n<strong>Forward Collision Warning<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nFitur ini memberikan peringatan visual dan suara saat sistem mendeteksi risiko benturan agar pengemudi dapat segera mengambil tindakan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/otomotif\/870092\/tips-mudik-mobil-listrik-2026-cara-hemat-baterai--trik-preconditioning\" title=\"Tips Mudik Mobil Listrik 2026, Cara Hemat Baterai &amp; Trik Preconditioning\" target=\"_blank\">Tips Mudik Mobil Listrik 2026, Cara Hemat Baterai &amp; Trik Preconditioning<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\"><strong>Forward Collision Damage Mitigation Brake Assist<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nFitur yang memberikan bantuan tekanan pengereman tambahan jika respons pengemudi dinilai kurang memadai dalam situasi darurat.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\"><strong>Collision Damage Mitigation Braking Function<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nJika sistem mendeteksi risiko tabrakan yang semakin tinggi, fungsi Collision Damage Mitigation Braking akan beroperasi dan rem akan aktif secara otomatis untuk membantu menghindari tabrakan atau meminimalisir kerusakan akibat tabrakan. (H-1)<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/otomotif\/870308\/fitur-dual-sensor-brake-bukti-suzuki-peduli-keselamatan-pengguna-suzuki-fronx-di-jalur-mudik\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(DOK PT SIS) RASA lelah, kantuk, atau penurunan konsentrasi sangat mengemudi dalam perjalanan mudik. Kondisi tersebut bisa muncul kapan saja dengan beragam sebab, seperti ketika durasi mengemudi sudah terlalu lama, ataupun menghadapi kemacetan terlalu panjang. Demi faktor keselamatan, pengendara membutuhkan asistensi fitur cerdas yang dapat memberikan rasa aman apabila resiko tersebut terjadi. Sebagai antisipasi terhadap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15917,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-15916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15916"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15916\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}