{"id":15468,"date":"2026-03-12T11:51:07","date_gmt":"2026-03-12T11:51:07","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/jelang-mudik-lebaran-kementerian-pu-kebut-perbaikan-jalan-nasional\/"},"modified":"2026-03-12T11:51:07","modified_gmt":"2026-03-12T11:51:07","slug":"jelang-mudik-lebaran-kementerian-pu-kebut-perbaikan-jalan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/jelang-mudik-lebaran-kementerian-pu-kebut-perbaikan-jalan-nasional\/","title":{"rendered":"Jelang Mudik Lebaran, Kementerian PU Kebut Perbaikan Jalan Nasional"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/12\/1773315493_f650954de1fe8a9fc2d8.jpeg\" alt=\"Jelang Mudik Lebaran, Kementerian PU Kebut Perbaikan Jalan Nasional\"\/><figcaption>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Surakarta-Palur-Sragen-Mantingan Novi Krisniawati(Dok: Insi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jalan-nasional\" title=\"jalan nasional\">Jalan Nasional<\/a> (BBPJN) mempercepat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perbaikan\" title=\"perbaikan\">perbaikan<\/a> sejumlah ruas jalan nasional menjelang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/arus-mudik-lebaran\" title=\"arus mudik lebaran\">arus mudik Lebaran<\/a>.<\/p>\n<p>Salah satu ruas yang tengah ditangani adalah Palur-Sragen, Jawa Tengah, yang saat ini menjalani pekerjaan preservasi guna meningkatkan kualitas jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.<\/p>\n<p>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Surakarta-Palur-Sragen-Mantingan, Novi Krisniawati, mengatakan sejumlah pekerjaan telah dilakukan, termasuk perkerasan kaku <em>(rigid pavement<\/em>).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/838348\/pu-akses-jalan-nasional-di-aceh-mulai-pulih-bertahap\" title=\"PU: Akses Jalan Nasional di Aceh Mulai Pulih Bertahap\" target=\"_blank\">PU: Akses Jalan Nasional di Aceh Mulai Pulih Bertahap<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPekerjaan <em>rigid<\/em> sudah dikerjakan dan selesai,\u201d ujarnya saat meninjau ruas Palur-Sragen, Kamis (12\/3).<\/p>\n<p>Menurut Novi, proyek preservasi jalan Palur-Sragen merupakan pekerjaan <em>multi-year<\/em> selama tiga tahun yang dimulai sejak 2025 dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.<\/p>\n<p>Dalam paket pekerjaan tersebut, sejumlah fasilitas pendukung jalan juga terus diselesaikan, seperti pemasangan <em>kerb<\/em> dan median jalan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/869658\/496-posko-istirahat-kini-bisa-dicari-di-google-maps-selama-mudik-lebaran-2026\" title=\"496 Posko Istirahat Kini Bisa Dicari di Google Maps selama Mudik Lebaran 2026\" target=\"_blank\">496 Posko Istirahat Kini Bisa Dicari di Google Maps selama Mudik Lebaran 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cBeberapa pekerjaan median masih dikerjakan oleh penyedia jasa di STA awal sekitar KM 13,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain meningkatkan kualitas jalan, proyek ini juga menangani permasalahan banjir yang kerap terjadi di lokasi tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah peninggian badan jalan (<em>raising<\/em>) pada titik rawan genangan.<\/p>\n<p>\u201cPenanganan peninggian badan jalan dilakukan di KM 13 sampai KM 15,\u201d jelas Novi.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, perbaikan menyeluruh dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya sudah tidak layak dan banyak berlubang.<\/p>\n<p>Ruas Palur-Sragen sendiri memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah. Selain dilintasi kendaraan ringan, jalan ini juga menjadi jalur truk bermuatan berat menuju Jawa Timur.<\/p>\n<p>\u201cJika terus lurus, jalur ini tembus ke Jawa Timur atau Mantingan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, jalan tersebut juga menjadi bagian dari jalur lintas tengah yang menghubungkan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.<\/p>\n<p>\u201cRuas ini sangat penting untuk mendukung konektivitas antarwilayah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Saat ini progres pekerjaan telah mencapai 41% dengan deviasi positif sebesar 16,7%. Setelah Lebaran, pekerjaan lanjutan masih akan dilakukan di beberapa titik.<\/p>\n<p>\u201cKami masih memiliki pekerjaan setelah Lebaran, seperti rehab mayor aspal dua lapis maupun rehab minor satu lapis,\u201d kata Novi.<\/p>\n<p>Selain perbaikan jalan, proyek ini juga mencakup pembangunan saluran U-ditch, pekerjaan <em>cold milling machine<\/em> (CMM) untuk pengembalian kondisi jalan, serta penutupan kembali dengan lapisan aspal dan perkerasan beton di sejumlah titik.<\/p>\n<p>Novi menjelaskan, lokasi tersebut setiap tahun sering mengalami luapan air saat musim hujan karena sungai di sisi jalan tidak mampu menampung debit air yang meningkat.<\/p>\n<p>\u201cHal ini kemungkinan dipicu perubahan penggunaan lahan, misalnya dari sawah menjadi kawasan industri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Namun setelah dilakukan peninggian badan jalan dan perbaikan <em>rigid<\/em> sejak 2025, kondisi tersebut mulai membaik.<\/p>\n<p>\u201cWarga sangat terbantu karena lalu lintas tetap lancar meskipun curah hujan tinggi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h2>Penanganan Dampak Badai di Batang-Kendal<\/h2>\n<p>Di lokasi berbeda, PPK 1.2 BBPJN Jawa Tengah-DIY Ridwan Umbara menjelaskan penanganan dampak angin kencang yang terjadi di ruas Batang-Kendal.<\/p>\n<p>Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 WIB di KM 73-74, yang menyebabkan sejumlah infrastruktur tumbang.<\/p>\n<p>\u201cSebanyak 24 tiang listrik tumbang dan sekitar 20 batang pohon jati milik Perhutani juga roboh akibat badai,\u201d kata Ridwan.<\/p>\n<p>Petugas langsung melakukan penanganan darurat pada malam hari agar jalur tetap dapat difungsikan. Selama proses penanganan, arus kendaraan dari arah Semarang diberlakukan sistem <em>contraflow<\/em> hingga pagi hari.<\/p>\n<p>Keesokan harinya, pihak BBPJN juga berkoordinasi dengan PLN untuk memperbaiki tiang listrik yang rusak.<\/p>\n<p>\u201cPada Kamis, 5 Maret sekitar pukul 15.00 WIB, penanganan sudah tuntas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Setelah itu, arus lalu lintas kembali normal dengan empat lajur yang dapat digunakan menuju Semarang maupun Jakarta.<\/p>\n<p>Dalam proses penanganan, tim mengerahkan sejumlah alat berat seperti <em>wheel loader,<\/em> dua<em> dump truck<\/em>, serta satu alat <em>exca-loader<\/em> jenis JCB.<\/p>\n<p>Selain itu, penanganan di lapangan juga melibatkan tenaga padat karya dan warga setempat untuk membersihkan material pohon yang menghalangi jalan.<\/p>\n<p>Ridwan mengakui salah satu kendala dalam penanganan adalah keterbatasan waktu karena adanya potensi badai susulan. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan sekitar satu kilometer.<\/p>\n<p>Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan terus memantau prakiraan cuaca serta berkoordinasi dengan Perhutani terkait pohon besar di sekitar jalan.<\/p>\n<p>\u201cKami fokus membersihkan ranting dan material yang menghalangi jalan agar arus lalu lintas kembali normal,\u201d pungkasnya. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/869724\/jelang-mudik-lebaran-kementerian-pu-kebut-perbaikan-jalan-nasional\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Surakarta-Palur-Sragen-Mantingan Novi Krisniawati(Dok: Insi) KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan nasional menjelang arus mudik Lebaran. Salah satu ruas yang tengah ditangani adalah Palur-Sragen, Jawa Tengah, yang saat ini menjalani pekerjaan preservasi guna meningkatkan kualitas jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15469,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-15468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15468"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15468\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}