{"id":15444,"date":"2026-03-12T09:35:30","date_gmt":"2026-03-12T09:35:30","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/gejolak-geopolitik-konflik-di-timur-tengah-sejauh-mana-ketahanan-energi-indonesia\/"},"modified":"2026-03-12T09:35:30","modified_gmt":"2026-03-12T09:35:30","slug":"gejolak-geopolitik-konflik-di-timur-tengah-sejauh-mana-ketahanan-energi-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/gejolak-geopolitik-konflik-di-timur-tengah-sejauh-mana-ketahanan-energi-indonesia\/","title":{"rendered":"Gejolak Geopolitik Konflik di Timur Tengah, Sejauh Mana Ketahanan Energi Indonesia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/12\/1773307902_26295faf3d2e4b98103b.jpg\" alt=\"Gejolak Geopolitik Konflik di Timur Tengah, Sejauh Mana Ketahanan Energi Indonesia?\"\/><figcaption>Foto udara kapal tanker melakukan bongkar BBM di Terminal Transit BBM Baubau, Sulawesi Tenggara, Selasa (7\/12\/2021)(ANTARA FOTO\/Jojon\/foc.)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MENINGKATNYA dinamika <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/geopolitik\" title=\"geopolitik\">geopolitik<\/a> dan konflik di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timur-tengah\" title=\"Timur Tengah\">Timur Tengah<\/a> memicu kekhawatiran terhadap stabilitas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/energi\" title=\"energi\">energi<\/a> global, termasuk ketahanan \u00a0energi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/indonesia\" title=\"Indonesia\">Indonesia<\/a>. Praktisi energi dan infrastruktur, Tommy Jamail Jr. mengatakan sistem energi Indonesia memiliki ketahanan yang cukup kuat untuk menghadapi dinamika global, termasuk potensi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.<\/p>\n<p>Menurutnya, dinamika geopolitik memang dapat memengaruhi pasar energi global, namun hal tersebut tidak serta-merta berdampak langsung terhadap ketersediaan BBM di dalam negeri.<\/p>\n<p>\u201cSecara sistem, infrastruktur energi Indonesia telah dirancang untuk menghadapi berbagai dinamika eksternal. Distribusi dan pengelolaan pasokan BBM dilakukan dengan perencanaan yang matang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi,\u201d kata Tommy dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (12\/3).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/861408\/pengamat-peran-indonesia-di-board-of-peace-kunci-cegah-dominasi-israel-di-gaza\" title=\"Pengamat: Peran Indonesia di Board of Peace Kunci Cegah Dominasi Israel di Gaza\" target=\"_blank\">Pengamat: Peran Indonesia di Board of Peace Kunci Cegah Dominasi Israel di Gaza<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Tommy menjelaskan tantangan utama sektor energi Indonesia justru lebih banyak berkaitan dengan faktor geografis dan distribusi. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, ia mengatakan, sistem logistik energi nasional dirancang untuk memastikan pasokan tetap terjaga di berbagai wilayah, termasuk pada periode lonjakan konsumsi seperti menjelang Hari Raya Idulfitri.<\/p>\n<p>Tommy melanjutkan, Indonesia juga memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi volatilitas harga minyak global. Sejumlah krisis energi dunia dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan bahwa sistem energi nasional mampu beradaptasi dengan berbagai tekanan eksternal.\u00a0<\/p>\n<p>Empat krisis global yang dimaksud antara lain adalah krisis minyak pada 1973 yaitu embargo minyak yang diprakarsai Arab Saudi terhadap negara-negara yang mendukung Israel di Perang Yom Kippur. Kemudian krisis ekonomi 2008 yang turut berdampak kepada pasokan minyak. Lalu krisis akibat konflik perang Ukraina dan Rusia tahun 2022 dan terbaru adalah krisis Timur Tengah Iran versus Israel dan AS.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/400287\/ktt-asean-digelar-besok-menlu-ri-bahas-krisis-myanmar\" title=\"KTT ASEAN Digelar Besok, Menlu RI: Bahas Krisis Myanmar\" target=\"_blank\">KTT ASEAN Digelar Besok, Menlu RI: Bahas Krisis Myanmar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSejarah Indonesia sudah sangat panjang menghadapi krisis. Saya yakin kita bisa menghadapi itu dengan baik,\u201d kata Tommy.<\/p>\n<p>Meski demikian, Tommy berharap para pelaku industri energi memastikan bahwa sistem distribusi dan manajemen pasokan telah disiapkan untuk menghadapi peningkatan permintaan yang akan naik di momen Idul Fitri ini.<\/p>\n<p>\u201cLonjakan konsumsi saat Idul Fitri sebenarnya sudah menjadi pola tahunan. Untuk itu, sistem energi nasional telah terbiasa melakukan penyesuaian untuk memastikan pasokan tetap aman dan distribusi berjalan lancar,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Tommy meminta masyarakat agar tidak terpengaruh oleh spekulasi yang beredar di ruang publik terkait kemungkinan kelangkaan BBM akibat konflik global. Itu penting agar tidak terjadi <em>panic buying<\/em> yang justru dapat mengganggu stabilitas distribusi energi di tingkat lokal. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/869684\/gejolak-geopolitik-konflik-di-timur-tengah-sejauh-mana-ketahanan-energi-indonesia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto udara kapal tanker melakukan bongkar BBM di Terminal Transit BBM Baubau, Sulawesi Tenggara, Selasa (7\/12\/2021)(ANTARA FOTO\/Jojon\/foc.) MENINGKATNYA dinamika geopolitik dan konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap stabilitas energi global, termasuk ketahanan \u00a0energi Indonesia. Praktisi energi dan infrastruktur, Tommy Jamail Jr. mengatakan sistem energi Indonesia memiliki ketahanan yang cukup kuat untuk menghadapi dinamika global, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15445,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-15444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15444"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15444\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}