{"id":15350,"date":"2026-03-12T01:40:10","date_gmt":"2026-03-12T01:40:10","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/bahaya-campak-jangan-asal-sentuh-anak-saat-lebaran\/"},"modified":"2026-03-12T01:40:10","modified_gmt":"2026-03-12T01:40:10","slug":"bahaya-campak-jangan-asal-sentuh-anak-saat-lebaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/bahaya-campak-jangan-asal-sentuh-anak-saat-lebaran\/","title":{"rendered":"Bahaya Campak, Jangan asal Sentuh Anak saat Lebaran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/12\/1773279355_39a2275b40f038d2030a.jpg\" alt=\"Bahaya Campak, Jangan asal Sentuh Anak saat Lebaran\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dokter spesialis anak Leonirma Tengguna mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak ketika bersilaturahmi pada momen Idul Fitri. Ia menilai kebiasaan menyentuh, mencium, atau bahkan menyuapi anak secara sembarangan dapat meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/campak\" title=\"Campak\">campak<\/a>, karena sistem kekebalan tubuh anak belum berkembang secara sempurna.<\/p>\n<p>Dalam unggahan di akun Instagramnya, Leonirma menegaskan bahwa rasa gemas terhadap anak sebaiknya tetap disertai dengan kehati-hatian.<\/p>\n<p>\u201cGemas sama anak orang boleh, tapi jangan main cium, pegang, apalagi asal suapin. Kita tidak tahu kuman apa yang menempel di tangan kita dan apakah makanan itu aman untuk anak tersebut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/867642\/jangan-asal-sentuh-balita-saat-lebaran-demi-cegah-penularan-campak\" title=\"Jangan Asal Sentuh Balita saat Lebaran demi Cegah Penularan Campak\" target=\"_blank\">Jangan Asal Sentuh Balita saat Lebaran demi Cegah Penularan Campak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dokter lulusan Universitas Gadjah Mada itu menjelaskan bahwa anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang berbeda dengan orang dewasa sehingga lebih mudah terpapar penyakit apabila terjadi kontak dengan kuman dari luar.<\/p>\n<p>Jika seseorang ingin berinteraksi dengan anak, Leonirma menyarankan agar terlebih dahulu meminta izin kepada orang tua. Hal tersebut terutama penting jika ingin memberikan makanan kepada anak, karena beberapa bahan makanan berpotensi memicu alergi atau tidak sesuai dengan kondisi kesehatan anak. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebelum berinteraksi dengan anak, misalnya dengan mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan antiseptik.<\/p>\n<p>Penggunaan masker juga disarankan bagi orang yang sedang merasa kurang sehat agar kegiatan silaturahmi tetap berlangsung aman. Menutup pesannya, Leonirma mengingatkan bahwa bentuk kasih sayang kepada anak tidak harus melalui sentuhan fisik.<\/p>\n<p>\u201cKasih THR-nya saja. Sayang anak tidak harus pegang, peduli tidak harus membuat anak sakit,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kewaspadaan tersebut penting mengingat beberapa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyakit-menular\" title=\"Penyakit menular\">penyakit menular<\/a> seperti Measles (campak) dan super flu sedang meningkat di sejumlah wilayah. Sentuhan tanpa memperhatikan kebersihan berpotensi mempercepat penularan penyakit tersebut, terutama jika tidak disertai penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (Ant\/E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/869503\/bahaya-campak-jangan-asal-sentuh-anak-saat-lebaran\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Dokter spesialis anak Leonirma Tengguna mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak ketika bersilaturahmi pada momen Idul Fitri. Ia menilai kebiasaan menyentuh, mencium, atau bahkan menyuapi anak secara sembarangan dapat meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama campak, karena sistem kekebalan tubuh anak belum berkembang secara sempurna. Dalam unggahan di akun Instagramnya, Leonirma menegaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15352,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-15350","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15350"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15350\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}