{"id":15336,"date":"2026-03-12T00:10:51","date_gmt":"2026-03-12T00:10:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/jaga-kondisi-prima-pemudik-diimbau-istirahat-tiap-dua-jam-dan-disiplin-konsumsi-obat\/"},"modified":"2026-03-12T00:10:51","modified_gmt":"2026-03-12T00:10:51","slug":"jaga-kondisi-prima-pemudik-diimbau-istirahat-tiap-dua-jam-dan-disiplin-konsumsi-obat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/12\/jaga-kondisi-prima-pemudik-diimbau-istirahat-tiap-dua-jam-dan-disiplin-konsumsi-obat\/","title":{"rendered":"Jaga Kondisi Prima, Pemudik Diimbau Istirahat Tiap Dua Jam dan Disiplin Konsumsi Obat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/12\/1773273874_6d4b4c9098a95c289833.jpg\" alt=\"Jaga Kondisi Prima, Pemudik Diimbau Istirahat Tiap Dua Jam dan Disiplin Konsumsi Obat\"\/><figcaption>Ilustrasi&#8211;Sejumlah pemudik menyantap makanan saat berbuka puasa di Rest Area KM 429A Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4\/4\/2024).(ANTARA\/Makna Zaezar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PERSIAPAN fisik yang matang menjadi kunci utama kelancaran perjalanan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mudik\" title=\"mudik\">mudik<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lebaran\" title=\"lebaran\">Lebaran<\/a>. Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD-KEMD, FINASIM, mengingatkan para <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemudik\" title=\"pemudik\">pemudik<\/a>, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi, untuk memastikan tubuh dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan panjang.<\/p>\n<p>Waluyo menekankan pentingnya manajemen waktu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/istirahat\" title=\"Istirahat\">istirahat<\/a> yang disiplin. Mengemudi dalam durasi lama tanpa jeda dapat menurunkan fokus dan meningkatkan risiko kecelakaan akibat kelelahan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau mengemudi, setiap dua jam harus istirahat,&#8221; ujar Waluyo, dikutip Kamis (12\/3).\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/otomotif\/753870\/jangan-lupakan-istirahat-agar-tidak-mengalami-micro-sleep-di-jalan-saat-mudik\" title=\"Jangan Lupakan Istirahat Agar tidak Mengalami Micro Sleep di Jalan Saat Mudik\" target=\"_blank\">Jangan Lupakan Istirahat Agar tidak Mengalami Micro Sleep di Jalan Saat Mudik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, jeda istirahat tersebut sangat krusial agar pengemudi bisa memulihkan konsentrasi dan menjaga stamina selama di perjalanan.<\/p>\n<p>Selain faktor kelelahan, pengaturan pola makan juga menjadi sorotan. Pemudik disarankan untuk tidak makan berlebihan yang dapat memicu rasa kantuk atau ketidaknyamanan pencernaan.\u00a0<\/p>\n<p>Ia mengimbau agar pemudik tetap mengonsumsi makanan dalam porsi yang terukur dan tidak memaksakan diri jika tubuh sudah merasa lelah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/869482\/tantangan-utama-mudik-lebaran-2026-menggunakan-kendaraan-pribadi-kelelahan-dan-beban-kendaraan\" title=\"Tantangan Utama Mudik Lebaran 2026 Menggunakan Kendaraan Pribadi, Kelelahan dan Beban Kendaraan\" target=\"_blank\">Tantangan Utama Mudik Lebaran 2026 Menggunakan Kendaraan Pribadi, Kelelahan dan Beban Kendaraan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Jangan memaksakan diri dan konsumsi makanan yang terukur juga,&#8221; kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tersebut.<\/p>\n<p>Perhatian Khusus untuk Penyandang Diabetes<\/p>\n<p>Bagi pemudik yang memiliki kondisi kesehatan kronis seperti diabetes, Waluyo memberikan penekanan ekstra mengenai kedisiplinan minum obat.\u00a0<\/p>\n<p>Perjalanan mudik yang dinamis sering kali membuat jadwal rutin terabaikan, namun bagi pasien diabetes, hal ini bisa berisiko fatal.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau dia mengonsumsi obat, walaupun di dalam perjalanan, obat tetap harus dikonsumsi,&#8221; tegasnya.\u00a0<\/p>\n<p>Kedisiplinan ini harus dibarengi dengan ketepatan waktu makan untuk menghindari risiko hipoglikemia atau kondisi kadar gula darah yang terlalu rendah.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa waktu makan harus disesuaikan dengan masa kerja obat yang dikonsumsi pasien.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kalau masa kerja obat delapan jam, ya delapan jam harus makan. Kalau tidak, nanti bisa hipoglikemia,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Mengenai jenis makanan, Waluyo menyebutkan bahwa pada dasarnya semua jenis makanan boleh dikonsumsi oleh pasien diabetes.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, kuncinya terletak pada pengaturan porsi yang ketat sesuai dengan kebutuhan kalori masing-masing individu.<\/p>\n<p>Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Pemudik diminta untuk peka terhadap sinyal tubuh sendiri.\u00a0<\/p>\n<p>Jika rasa lelah mulai menyerang, berhenti sejenak di tempat istirahat jauh lebih bijak daripada memaksakan diri demi mengejar waktu sampai ke kampung halaman. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/869484\/jaga-kondisi-prima-pemudik-diimbau-istirahat-tiap-dua-jam-dan-disiplin-konsumsi-obat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi&#8211;Sejumlah pemudik menyantap makanan saat berbuka puasa di Rest Area KM 429A Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4\/4\/2024).(ANTARA\/Makna Zaezar) PERSIAPAN fisik yang matang menjadi kunci utama kelancaran perjalanan mudik Lebaran. Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD-KEMD, FINASIM, mengingatkan para pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi, untuk memastikan tubuh dalam kondisi prima [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15337,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-15336","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15336"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15336\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}