{"id":15074,"date":"2026-03-11T04:25:36","date_gmt":"2026-03-11T04:25:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/11\/ini-tips-menjaga-kesegaran-napas-saat-berpuasa\/"},"modified":"2026-03-11T04:25:36","modified_gmt":"2026-03-11T04:25:36","slug":"ini-tips-menjaga-kesegaran-napas-saat-berpuasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/11\/ini-tips-menjaga-kesegaran-napas-saat-berpuasa\/","title":{"rendered":"Ini Tips Menjaga Kesegaran Napas Saat Berpuasa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/11\/1773201401_1fa733076cebfcd3f8ba.jpg\" alt=\"Ini Tips Menjaga Kesegaran Napas Saat Berpuasa\"\/><figcaption>Ilustrasi(Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MASALAH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bau-mulut\" title=\"Bau mulut\">bau mulut<\/a> atau halitosis sering kali menjadi keluhan utama yang muncul saat seseorang menjalankan ibadah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/puasa\" title=\"puasa\">puasa<\/a>. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga kerap menurunkan rasa percaya diri dalam berinteraksi sosial.<\/p>\n<p>Kepala Unit Kesehatan IPB University, drg. Titik Nurhayati, menjelaskan bahwa fenomena ini secara medis dipicu oleh berkurangnya produksi saliva atau air liur di dalam rongga mulut.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, bau mulut adalah masalah umum yang bisa dialami oleh semua kelompok usia dengan penyebab yang beragam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/748775\/tips-terhindar-dari-bau-mulut-selama-berpuasa\" title=\"Tips Terhindar dari Bau Mulut Selama Berpuasa\" target=\"_blank\">Tips Terhindar dari Bau Mulut Selama Berpuasa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Penyebabnya beragam, mulai dari gangguan kesehatan gigi dan mulut hingga masalah pencernaan, seperti asam lambung,&#8221; ujar Titik, dikutip Rabu (11\/3).<\/p>\n<h2><strong>Mekanisme Terjadinya Bau Mulut<\/strong><\/h2>\n<p>Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini menyebabkan aktivitas mengunyah berhenti total, padahal proses mengunyah adalah rangsangan utama bagi produksi air liur.<\/p>\n<p>Titik menekankan bahwa air liur memiliki peran krusial sebagai antiseptik alami.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/568841\/ini-tips-agar-mulut-tetap-segar-selama-puasa-ramadan\" title=\"Ini Tips Agar Mulut Tetap Segar Selama Puasa Ramadan\" target=\"_blank\">Ini Tips Agar Mulut Tetap Segar Selama Puasa Ramadan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Padahal, air liur berfungsi sebagai antiseptik alami yang membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Ketika produksi air liur berkurang, bakteri di dalam mulut dapat berkembang lebih banyak dan akhirnya menimbulkan bau mulut,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<h2><strong>Langkah Preventif dan Kebersihan Mulut<\/strong><\/h2>\n<p>Untuk mencegah aroma tidak sedap, Titik menyarankan masyarakat untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan rongga mulut.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menekankan pentingnya menyikat gigi minimal dua kali sehari, dengan waktu paling krusial adalah setelah sahur dan sebelum tidur malam.<\/p>\n<p>Namun, menyikat gigi saja dianggap belum cukup. Ia menganjurkan penggunaan alat bantu lain seperti benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sisa makanan di celah-celah sempit yang sulit dijangkau bulu sikat.\u00a0<\/p>\n<p>Selain itu, kebersihan lidah tidak boleh diabaikan karena sering menjadi tempat menempelnya sisa makanan yang membusuk.<\/p>\n<p>&#8220;Selain menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur juga dianjurkan karena menyikat gigi saja belum tentu membersihkan seluruh rongga mulut,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<h2><strong>Manajemen Hidrasi dan Pola Makan<\/strong><\/h2>\n<p>Selain aspek kebersihan, pengaturan pola makan dan hidrasi selama waktu berbuka hingga sahur memegang peranan penting.\u00a0<\/p>\n<p>Titik menyarankan masyarakat untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air mineral sekitar 1,5 hingga 2 liter di malam hari agar mulut tidak terlalu kering di siang hari.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tips\" title=\"tips\">Tips<\/a> tambahan lainnya adalah dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah yang kaya serat, serta membatasi makanan yang beraroma tajam atau mengandung kadar gula tinggi.\u00a0<\/p>\n<p>Dengan kombinasi kebersihan mulut yang konsisten dan pola makan yang sehat, kenyamanan selama beribadah puasa dapat terjaga secara optimal. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/869087\/ini-tips-menjaga-kesegaran-napas-saat-berpuasa\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Freepik) MASALAH bau mulut atau halitosis sering kali menjadi keluhan utama yang muncul saat seseorang menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga kerap menurunkan rasa percaya diri dalam berinteraksi sosial. Kepala Unit Kesehatan IPB University, drg. Titik Nurhayati, menjelaskan bahwa fenomena ini secara medis dipicu oleh berkurangnya produksi saliva atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15075,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-15074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15074\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}