{"id":14422,"date":"2026-03-09T00:03:13","date_gmt":"2026-03-09T00:03:13","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/09\/bom-rakitan-guncang-protes-di-rumah-wali-kota-new-york-pelaku-mengaku-terinspirasi-isis\/"},"modified":"2026-03-09T00:03:13","modified_gmt":"2026-03-09T00:03:13","slug":"bom-rakitan-guncang-protes-di-rumah-wali-kota-new-york-pelaku-mengaku-terinspirasi-isis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/09\/bom-rakitan-guncang-protes-di-rumah-wali-kota-new-york-pelaku-mengaku-terinspirasi-isis\/","title":{"rendered":"Bom Rakitan Guncang Protes di Rumah Wali Kota New York, Pelaku Mengaku Terinspirasi ISIS"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/09\/1773014298_e42135ddb33b2aa3c77f.jpg\" alt=\"Bom Rakitan Guncang Protes di Rumah Wali Kota New York, Pelaku Mengaku Terinspirasi ISIS\"\/><figcaption>Ketegangan protes di depan kediaman Wali Kota NYC Zohran Mamdani berujung pada pelemparan bom rakitan. Dua pria ditangkap dan mengaku terinspirasi ISIS.(freedom News)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SITUASI di depan kediaman Wali Kota <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/new-york\" title=\"New York\">New York<\/a> City, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/zohran-mamdani\" title=\"Zohran Mamdani\">Zohran Mamdani<\/a>, mencekam pada Sabtu waktu setempat setelah sebuah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bom-rakitan\" title=\"bom rakitan\">bom rakitan<\/a> dilemparkan ke arah kerumunan. Insiden ini terjadi di tengah ketegangan antara kelompok pemprotes yang saling berlawanan di luar Gracie Mansion.<\/p>\n<p>Pihak kepolisian (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nypd\" title=\"NYPD\">NYPD<\/a>) mengonfirmasi perangkat tersebut adalah bom rakitan (IED) asli yang mampu menyebabkan &#8220;cedera serius hingga kematian&#8221;. Dua pria telah ditangkap, dan menurut sumber penegak hukum kepada CNN, keduanya mengaku melakukan aksi tersebut karena terinspirasi kelompok <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/isis\" title=\"ISIS\">ISIS<\/a>.<\/p>\n<h2>Kronologi Pelemparan Bom<\/h2>\n<p>Insiden bermula saat kelompok pimpinan Jake Lang, seorang pemengaruh sayap kanan, mengadakan aksi anti-Islam di tengah bulan suci Ramadan. Aksi ini dihadapi oleh sekitar 125 orang dari kelompok kontra-protes bertajuk &#8220;Drive the Nazis Out of New York&#8221;.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/864416\/perang-salju-di-new-york-berujung-konflik-wali-kota-mamdani-vs-nypd\" title=\"Perang Salju di New York Berujung Konflik: Wali Kota Mamdani vs NYPD\" target=\"_blank\">Perang Salju di New York Berujung Konflik: Wali Kota Mamdani vs NYPD<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ketegangan memuncak sekitar pukul 12:15 siang ketika seorang pengunjuk rasa dari kelompok Lang menggunakan semprotan merica. Dua puluh menit kemudian, seorang pemuda berusia 18 tahun dari kelompok kontra-protes menyulut dan melemparkan bom rakitan ke arah area protes.<\/p>\n<p>Komisioner NYPD, Jessica S. Tisch, menjelaskan perangkat tersebut mendarat di crosswalk (penyeberangan jalan).<\/p>\n<p>&#8220;Saksi melaporkan melihat api dan asap saat benda itu melayang di udara sebelum menabrak pembatas dan padam hanya beberapa kaki dari petugas polisi,&#8221; ujar Tisch.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/844273\/polisi-turki-amankan-115-terduga-anggota-isis-gagalkan-rencana-teror-natal-dan-tahun-baru\" title=\"Polisi Turki Amankan 115 Terduga Anggota ISIS, Gagalkan Rencana Teror Natal dan Tahun Baru\" target=\"_blank\">Polisi Turki Amankan 115 Terduga Anggota ISIS, Gagalkan Rencana Teror Natal dan Tahun Baru<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pelaku kemudian mencoba mengambil bom kedua dari rekannya yang berusia 19 tahun, namun petugas berhasil mengamankan area dan menangkap kedua pria tersebut sebelum perangkat kedua sempat diledakkan.<\/p>\n<h2>Temuan Bahan Peledak Berbahaya<\/h2>\n<p>Tim Penjinak Bom NYPD melakukan analisis awal terhadap kedua perangkat yang berukuran sedikit lebih kecil dari bola sepak. Bom tersebut berupa toples yang dibungkus selotip hitam, berisi campuran bahan peledak buatan serta serpihan tajam berupa mur, baut, dan sekrup.<\/p>\n<p>Otoritas sedang menyelidiki apakah bahan peledak tersebut mengandung campuran TATP, zat yang sangat tidak stabil dan mudah meledak. Selain itu, pada hari Minggu, polisi menemukan perangkat mencurigakan lainnya di dalam sebuah kendaraan beberapa blok dari lokasi kejadian yang diduga terkait dengan insiden Sabtu lalu.<\/p>\n<h2>Respons Wali Kota dan Pemerintah<\/h2>\n<p>Wali Kota Zohran Mamdani menyatakan meskipun protes kelompok Lang berakar pada kefanatikan, kekerasan yang menyusul setelahnya jauh lebih mengganggu.<\/p>\n<p>&#8220;Kekerasan dalam protes tidak pernah bisa diterima. Upaya untuk menggunakan perangkat peledak dan menyakiti orang lain bukan hanya tindakan kriminal, itu tercela dan merupakan antitesis dari jati diri kita,&#8221; tegas Mamdani.<\/p>\n<p>Gubernur New York, Kathy Hochul, juga menegaskan negara bagian menghormati hak protes damai, namun memberikan toleransi nol terhadap kebencian atau kekerasan. Hingga saat ini, NYPD memastikan tidak ada indikasi bahwa insiden ini terkait dengan konflik yang sedang berlangsung di Iran, meski penyelidikan tetap aktif mengingat tingginya ancaman keamanan saat ini. (CNN\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/868121\/bom-rakitan-guncang-protes-di-rumah-wali-kota-new-york-pelaku-mengaku-terinspirasi-isis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketegangan protes di depan kediaman Wali Kota NYC Zohran Mamdani berujung pada pelemparan bom rakitan. Dua pria ditangkap dan mengaku terinspirasi ISIS.(freedom News) SITUASI di depan kediaman Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, mencekam pada Sabtu waktu setempat setelah sebuah bom rakitan dilemparkan ke arah kerumunan. Insiden ini terjadi di tengah ketegangan antara kelompok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14423,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-14422","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14422","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14422"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14422\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}