{"id":14410,"date":"2026-03-08T22:56:01","date_gmt":"2026-03-08T22:56:01","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/08\/suksesi-iran-memanas-donald-trump-sebut-mojtaba-khamenei-tidak-bisa-diterima\/"},"modified":"2026-03-08T22:56:01","modified_gmt":"2026-03-08T22:56:01","slug":"suksesi-iran-memanas-donald-trump-sebut-mojtaba-khamenei-tidak-bisa-diterima","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/08\/suksesi-iran-memanas-donald-trump-sebut-mojtaba-khamenei-tidak-bisa-diterima\/","title":{"rendered":"Suksesi Iran Memanas Donald Trump Sebut Mojtaba Khamenei Tidak Bisa Diterima"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/09\/1773010254_d047d7c16d71ede8c537.jpg\" alt=\"Suksesi Iran Memanas: Donald Trump Sebut Mojtaba Khamenei 'Tidak Bisa Diterima'\"\/><figcaption>Mojtaba Khamenei(Media Sosial X)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MAJELIS Ahli <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a> resmi menunjuk <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mojtaba-khamenei\" title=\"Mojtaba Khamenei\">Mojtaba Khamenei<\/a> sebagai Pemimpin Agung ketiga Republik Islam Iran. Keputusan ini diambil menyusul tewasnya pemimpin sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara Amerika Serikat dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/israel\" title=\"Israel\">Israel<\/a>. Namun, penunjukan ini langsung memicu reaksi keras dari Washington dan ancaman baru dari Yerusalem.<\/p>\n<p>Presiden AS <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> secara tegas menyatakan ia memandang kenaikan jabatan Mojtaba Khamenei sebagai hasil yang &#8220;tidak dapat diterima&#8221;. Trump menekankan keinginannya untuk melihat sosok pemimpin yang bisa membawa stabilitas di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Putra Khamenei tidak bisa saya terima. Kami menginginkan seseorang yang akan membawa harmoni dan perdamaian ke Iran,&#8221; ujar Trump kepada Axios.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/863584\/ketegangan-as-iran-memuncak-staf-kedutaan-amerika-di-beirut-mulai-dievakuasi\" title=\"Ketegangan AS-Iran Memuncak, Staf Kedutaan Amerika di Beirut Mulai Dievakuasi\" target=\"_blank\">Ketegangan AS-Iran Memuncak, Staf Kedutaan Amerika di Beirut Mulai Dievakuasi<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Standar Pemimpin Versi Trump<\/h2>\n<p>Meskipun tidak memberikan spesifikasi mendetail mengenai kriteria pemimpin yang ia inginkan, Trump menegaskan bahwa prioritas utamanya bukanlah soal sistem demokrasi di Iran, melainkan sikap politik pemimpin tersebut terhadap sekutu AS.<\/p>\n<p>&#8220;Saya katakan harus ada pemimpin yang adil dan benar. Melakukan pekerjaan yang hebat. Memperlakukan Amerika Serikat dan Israel dengan baik, serta memperlakukan negara-negara lain di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timur-tengah\" title=\"Timur Tengah\">Timur Tengah<\/a> dengan baik, mereka semua adalah mitra kami,&#8221; kata Trump dalam wawancara dengan CNN.<\/p>\n<p>Ketika ditanya apakah ia terbuka terhadap pemimpin dari kalangan religius, Trump tidak menutup kemungkinan tersebut. &#8220;Yah, mungkin saja, ya. Maksud saya, itu tergantung pada siapa orangnya. Saya tidak keberatan dengan pemimpin agama. Saya berurusan dengan banyak pemimpin agama dan mereka luar biasa,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/854609\/tak-bisa-lawan-as-israel-iran-minta-negara-negara-arab-tak-fasilitasi-serangan-serdadu-trump-netanyahu\" title=\"Tak Bisa Lawan AS-Israel, Iran Minta Negara-Negara Arab tak Fasilitasi Serangan Serdadu Trump-Netanyahu\" target=\"_blank\">Tak Bisa Lawan AS-Israel, Iran Minta Negara-Negara Arab tak Fasilitasi Serangan Serdadu Trump-Netanyahu<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Ancaman dari Israel<\/h2>\n<p>Di sisi lain, Israel mengeluarkan peringatan yang lebih keras. Pemerintah Israel bersumpah untuk menargetkan siapa pun yang menggantikan mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Pihak Israel menegaskan bahwa mereka akan terus memantau proses suksesi ini dengan ketat.<\/p>\n<p>&#8220;Lengan panjang Negara Israel akan terus mengejar penerus tersebut dan siapa pun yang mencoba menunjuknya,&#8221; tegas pihak otoritas Israel. Seorang pejabat Israel bahkan meragukan keinginan rakyat Iran untuk kembali dipimpin oleh kalangan Ayatollah.<\/p>\n<p>Menanggapi tekanan internasional, Majelis Ahli Iran menyerukan masyarakat untuk mendukung kepemimpinan baru. Dalam sebuah pernyataan, Majelis mendesak rakyat Iran, terutama para sarjana, akademisi, dan elite nasional, untuk setia kepada kepemimpinan Mojtaba Khamenei dan menjaga persatuan di bawah prinsip Velayat-e Faqih.<\/p>\n<p>Majelis menyatakan pertemuan darurat segera dilakukan sesaat setelah berita kematian Khamenei muncul, meskipun berada dalam kondisi perang yang berat dan ancaman langsung terhadap institusi negara.<\/p>\n<p>Langkah cepat ini diklaim sebagai proses konstitusional untuk menghindari kekosongan kekuasaan di Iran. Setelah melalui musyawarah panjang, Majelis mengumumkan bahwa Mojtaba Khamenei terpilih secara suara bulat oleh para anggotanya untuk menjadi pemimpin ketiga sejak revolusi 1979. (CNN\/BBC\/Al Jazeera\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/868101\/suksesi-iran-memanas-donald-trump-sebut-mojtaba-khamenei-tidak-bisa-diterima\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mojtaba Khamenei(Media Sosial X) MAJELIS Ahli Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Agung ketiga Republik Islam Iran. Keputusan ini diambil menyusul tewasnya pemimpin sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel. Namun, penunjukan ini langsung memicu reaksi keras dari Washington dan ancaman baru dari Yerusalem. Presiden AS Donald Trump secara tegas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14411,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-14410","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14410"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14410\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14411"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}