{"id":13286,"date":"2026-03-05T05:53:55","date_gmt":"2026-03-05T05:53:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/05\/air-tertua-di-bumi-berusia-26-miliar-tahun-ditemukan-geologis-tegaskan-tidak-layak-minum\/"},"modified":"2026-03-05T05:53:55","modified_gmt":"2026-03-05T05:53:55","slug":"air-tertua-di-bumi-berusia-26-miliar-tahun-ditemukan-geologis-tegaskan-tidak-layak-minum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/05\/air-tertua-di-bumi-berusia-26-miliar-tahun-ditemukan-geologis-tegaskan-tidak-layak-minum\/","title":{"rendered":"Air Tertua di Bumi Berusia 2,6 Miliar Tahun Ditemukan, Geologis Tegaskan Tidak Layak Minum"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/03\/05\/1772689532_150d2b2f27aa168f29fb.jpeg\" alt=\"Air Tertua di Bumi Berusia 2,6 Miliar Tahun Ditemukan, Geologis Tegaskan Tidak Layak Minum\"\/><figcaption>Ilmuwan menemukan air tertua di Bumi berusia sekitar 2,6 miliar tahun di tambang Kanada. Air purba ini tersimpan hampir 3 km di bawah permukaan tanah.(Indy100)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PADA 2013, para ahli geologis menemukan sebuah retakan di kedalaman tambang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kanada\" title=\"Kanada\">Kanada<\/a> yang berisi air tertua yang diketahui di Bumi. Tersembunyi hampir 3 kilometer di bawah permukaan tanah, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/air-purba\" title=\"Air Purba\">air purba<\/a> ini telah tersegel selama kurang lebih 2,64 miliar tahun.<\/p>\n<p>Penemuan luar biasa ini berlokasi di sebuah tambang di Timmins, Ontario, Kanada, wilayah yang secara geologis dikenal sebagai Perisai Prekambrian Kanada, bagian tertua dari kerak Amerika Utara. Situs tersebut merupakan tempat yang ideal untuk mencari sejarah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/geologi\" title=\"geologi\">geologi<\/a> purba, karena lapisan batuan vulkanik dan sedimennya tidak terganggu erosi maupun aktivitas seismik selama miliaran tahun.<\/p>\n<p>Analisis terhadap air tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Nature, mengungkapkan komposisi kimia yang menunjukkan air itu terbentuk di bawah kondisi atmosfer kuno. Untuk menentukan usianya, para peneliti menggunakan teknik canggih berdasarkan analisis gas mulia, terutama xenon.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/862557\/langit-alaska-memanas-pesawat-tempur-as-cegat-armada-militer-rusia-\" title=\"Langit Alaska Memanas, Pesawat Tempur AS Cegat Armada Militer Rusia \" target=\"_blank\">Langit Alaska Memanas, Pesawat Tempur AS Cegat Armada Militer Rusia <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Karena gas mulia bersifat inert secara kimiawi dan tidak bereaksi dengan sebagian besar elemen lain, mereka berfungsi sebagai pencatat waktu yang sangat akurat. Dengan menganalisis rasio isotop spesifik, para ilmuwan membandingkan &#8220;sidik jari&#8221; gas pada air tersebut dengan model evolusi atmosfer Bumi yang telah diketahui.<\/p>\n<p>Geologis dan salah satu penulis studi tersebut, Barbara Sherwood Lollar, profesor di Departemen Ilmu Bumi Universitas Toronto, menjelaskan validitas temuan ini. \u201cMenggunakan isotop air dan, khususnya, gas mulia, kami dapat menentukan secara kuantitatif apakah air tersebut memiliki komponen modern. Dan tidak satu pun dari air ini memilikinya, sehingga mereka memang terisolasi dari siklus air modern,\u201d ujar Lollar.<\/p>\n<p>Penelitian awal membuktikan air tersebut setidaknya berusia 1,5 miliar tahun. Namun kandungan gas yang dilepaskan dari batuan sekitar menunjukkan angka yang jauh lebih tua, yakni 2,6 miliar tahun. Tepat saat mineral-mineral tersebut pertama kali terbentuk.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/861872\/marion-thnault-rebut-emas-aerial-putri-dominasi-tiongkok-runtuh-di-milano-cortina\" title=\"Marion Th\u00e9nault Rebut Emas Aerial Putri, Dominasi Tiongkok Runtuh di Milano Cortina\" target=\"_blank\">Marion Th\u00e9nault Rebut Emas Aerial Putri, Dominasi Tiongkok Runtuh di Milano Cortina<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai gambaran, air ini telah terperangkap di bawah tanah jauh sebelum tumbuhan, hewan, atau bahkan sel kompleks ada. Pada masa itu, atmosfer Bumi mengandung sedikit oksigen dan kehidupan hanya terbatas pada organisme bersel tunggal sederhana. Menariknya, air purba ini mengandung bahan kimia yang diketahui dapat mendukung kehidupan.\u00a0<\/p>\n<p>Hal ini menandakan ekosistem mikroba dapat berkembang biak tanpa cahaya matahari dan terputus sepenuhnya dari atmosfer luar selama jutaan tahun. Temuan ini memperkuat kemungkinan habitat serupa di tempat lain di Tata Surya, seperti di bawah permukaan Mars, juga bisa mendukung kehidupan.<\/p>\n<p>Meski menjadi penemuan besar, muncul mitos yang menyebutkan geologis meminum air tertua di dunia tersebut. Barbara Sherwood Lollar segera mengklarifikasi kabar tersebut dan menegaskan air itu sama sekali tidak layak konsumsi karena rasanya yang sangat pahit dan jauh lebih asin daripada air laut.<\/p>\n<p>\u201cSayangnya, &#8216;dan dia meminum air tersebut&#8217; adalah ciptaan media. Saya tidak melakukannya dan tidak akan pernah. Namun jika Anda telah melihat videonya, Anda telah melihat ada air yang mengalir dan bergelembung, sangat aktif di beberapa tempat. Beberapa tetes pasti akan mengenai Anda, dan dari situ orang bisa tahu betapa pahitnya air tersebut.\u201d\u00a0<\/p>\n<p>Ia menambahkan \u00a0cerita itu muncul saat seseorang berulang kali bertanya apakah air itu bisa diminum. Ia menjawab tidak karena rasanya akan sangat mengerikan. (IFLScience\/Click Petr\u00f3leo e Gas\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/866932\/air-tertua-di-bumi-berusia-26-miliar-tahun-ditemukan-geologis-tegaskan-tidak-layak-minum\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilmuwan menemukan air tertua di Bumi berusia sekitar 2,6 miliar tahun di tambang Kanada. Air purba ini tersimpan hampir 3 km di bawah permukaan tanah.(Indy100) PADA 2013, para ahli geologis menemukan sebuah retakan di kedalaman tambang Kanada yang berisi air tertua yang diketahui di Bumi. Tersembunyi hampir 3 kilometer di bawah permukaan tanah, air purba [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13287,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-13286","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13286","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13286"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13286\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13287"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13286"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13286"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13286"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}