{"id":13151,"date":"2026-03-04T12:07:53","date_gmt":"2026-03-04T12:07:53","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/04\/smi-siapkan-obligasi-rp-8-10-triliun-buka-peluang-partisipasi-publik-biayai-infrastruktur\/"},"modified":"2026-03-04T12:07:53","modified_gmt":"2026-03-04T12:07:53","slug":"smi-siapkan-obligasi-rp-8-10-triliun-buka-peluang-partisipasi-publik-biayai-infrastruktur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/03\/04\/smi-siapkan-obligasi-rp-8-10-triliun-buka-peluang-partisipasi-publik-biayai-infrastruktur\/","title":{"rendered":"SMI Siapkan Obligasi Rp 8\u201310 Triliun, Buka Peluang Partisipasi Publik Biayai Infrastruktur"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>Jakarta, FaktaBerita<\/strong>  \u2014 PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp8 triliun hingga Rp10 triliun pada 2026 sebagai bagian dari strategi memperluas sumber pembiayaan pembangunan nasional. Berbeda dari penerbitan sebelumnya yang didominasi investor institusi, instrumen ini dirancang agar dapat diakses oleh masyarakat luas.<\/p>\n<p>Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, mengatakan penerbitan obligasi tersebut menjadi langkah penting untuk menghubungkan masyarakat secara langsung dengan agenda pembangunan jangka panjang di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cRencana peluncuran instrumen investasi ini merupakan langkah untuk memperluas partisipasi publik dan menghubungkan masyarakat secara langsung dengan agenda pembangunan nasional yang berorientasi jangka panjang,\u201d ujar Reynaldi dalam konferensi pers di kantor PT SMI, Jakarta, dikutip Rabu (4\/3\/2026).<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, dana yang dihimpun dari obligasi ini tidak hanya akan disalurkan untuk pembiayaan proyek infrastruktur semata, tetapi juga diarahkan pada program-program yang memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang terukur.<\/p>\n<p>Sejak pertama kali menerbitkan obligasi pada 2014, PT SMI secara konsisten aktif menghimpun pendanaan melalui pasar surat utang domestik. Berbagai instrumen telah diterbitkan, mulai dari green bond, sustainability bond, sukuk mudharabah hingga zero-coupon bond yang diluncurkan pada 2025.<\/p>\n<p>Hingga 2025, total dana yang berhasil dihimpun melalui penerbitan surat utang domestik telah melampaui Rp50 triliun. Namun, mayoritas investor masih berasal dari kalangan institusi seperti perbankan, dana pensiun, dan perusahaan asuransi.<\/p>\n<p>Menurut Reynaldi, melalui penerbitan obligasi yang dapat diakses publik, perseroan ingin memperluas basis investor sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi. Dana dari obligasi ini akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur berkelanjutan di Indonesia,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti, menuturkan bahwa penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi pendanaan perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cTerkait dengan rencana penerbitan obligasi tahun 2026 ini di kisaran Rp8\u201310 triliun untuk penerbitannya,\u201d ujar Aradita dalam media briefing di Jakarta, Selasa (3\/3\/2026).<\/p>\n<p>Ia menambahkan, PT SMI sebelumnya juga telah menerbitkan obligasi tematik seperti sustainability bond, yang mendapat respons positif dari investor. Tingginya minat investor terhadap instrumen berbasis keberlanjutan menjadi sinyal kuat bahwa pasar semakin terbuka terhadap pembiayaan berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cMinat investor terhadap tematik bond masih cukup baik. Baik dari masyarakat maupun institusi, waktu kami menerbitkan sustainability bond sebelumnya responsnya cukup positif,\u201d jelas Aradita.<\/p>\n<p>PT SMI sendiri telah memperoleh peringkat kredit nasional tertinggi AAA dari PEFINDO. Peringkat ini dinilai memperkuat posisi perusahaan dalam mengembangkan ekosistem pembiayaan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.<\/p>\n<p>Ke depan, perusahaan akan terus memperluas sumber pendanaan, tidak hanya melalui kerja sama dengan lembaga keuangan dan pemerintah, tetapi juga dengan membuka ruang partisipasi publik dalam mendukung pembiayaan infrastruktur nasional.<\/p>\n<p>\u201cDengan portofolio pembiayaan yang menghasilkan multiplier effect besar terhadap perekonomian, kami berkomitmen memastikan setiap upaya pendanaan tetap relevan dan selaras dengan kebutuhan pembangunan,\u201d tutur Aradita.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.topbusiness.id\/124676\/smi-siapkan-obligasi-rp-8-10-triliun-buka-peluang-partisipasi-publik-biayai-infrastruktur.html\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, FaktaBerita \u2014 PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp8 triliun hingga Rp10 triliun pada 2026 sebagai bagian dari strategi memperluas sumber pembiayaan pembangunan nasional. Berbeda dari penerbitan sebelumnya yang didominasi investor institusi, instrumen ini dirancang agar dapat diakses oleh masyarakat luas. Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, mengatakan penerbitan obligasi tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13152,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,5],"tags":[],"class_list":["post-13151","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13151"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13151\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}