{"id":124064,"date":"2026-10-24T20:27:58","date_gmt":"2026-10-24T13:27:58","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/hari-jadi-ke-68-ums-wamen-dikdasmen-puji-tradisi-intelektual-dan-kaderisasi\/"},"modified":"2026-10-24T20:27:58","modified_gmt":"2026-10-24T13:27:58","slug":"hari-jadi-ke-68-ums-wamen-dikdasmen-puji-tradisi-intelektual-dan-kaderisasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/hari-jadi-ke-68-ums-wamen-dikdasmen-puji-tradisi-intelektual-dan-kaderisasi\/","title":{"rendered":"Hari Jadi ke-68 UMS, Wamen Dikdasmen Puji Tradisi Intelektual dan Kaderisasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/24\/1792847421_d4da7567f9dbb39eda67.jpeg\" alt=\"Hari Jadi ke-68 UMS, Wamen Dikdasmen Puji Tradisi Intelektual dan Kaderisasi\"\/><figcaption>WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq (Kanan) di UMS.(Dok. Kemendikdasmen)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fajar-riza-ul-haq\" title=\"Fajar Riza Ul Haq\">Fajar Riza Ul Haq<\/a>, memberikan apresiasi tinggi atas capaian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/universitas-muhammadiyah-surakarta\" title=\"Universitas Muhammadiyah Surakarta\">Universitas Muhammadiyah Surakarta<\/a> (UMS) sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam perayaan Hari Jadi ke-68 UMS yang berlangsung di Edutorium UMS, Sabtu (24\/10).<\/p>\n<p>Fajar menilai prestasi yang diraih UMS merupakan buah dari budaya akademik yang telah dirawat sejak lama. Ia mengaku telah merasakan kuatnya atmosfer intelektual di kampus tersebut sejak pertama kali mengenalnya pada akhir era 1990-an.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cUMS mempunyai tradisi intelektual yang kuat, yang ditopang budaya akademik yang kokoh serta oleh kepemimpinan kampus yang inklusif. Saya mengalami fase dinamika intelektual yang dinamis-konstruktif di kampus ini,\u201d ujar Fajar.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/938326\/wamen-fajar-tinjau-pjj-di-medan-tekan-angka-anak-tidak-sekolah\" title=\"Wamen Fajar Tinjau PJJ di Medan, Tekan Angka Anak tidak Sekolah\" target=\"_blank\">Wamen Fajar Tinjau PJJ di Medan, Tekan Angka Anak tidak Sekolah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kebebasan Akademik dan Kepemimpinan Inklusif<\/h2>\n<p>Menurut Fajar, keberhasilan UMS menjaga kebebasan akademik menjadi kunci tumbuhnya dialektika yang demokratis. Ia menekankan bahwa kemampuan mengelola keberagaman pemikiran adalah ciri utama kampus yang mampu berkembang secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cCiri kampus yang bisa tumbuh dan berkembang adalah kampus mampu menumbuhkan ruang-ruang pemikiran yang berbeda dan mampu mengelola keberagaman pemikiran itu dengan baik,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Penghargaan terhadap tradisi intelektual ini, lanjut Fajar, juga disimbolkan melalui kehadiran Gedung Ahmad Syafii Maarif. Sosok Buya Syafii dikenal sebagai tokoh progresif yang memberikan inspirasi besar bagi generasi muda dalam mendalami pemikiran Islam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/923983\/wamen-fajar-tinjau-pjj-gorontalo-pastikan-anak-tidak-sekolah-raih-cita-cita\" title=\"Wamen Fajar Tinjau PJJ Gorontalo: Pastikan Anak tidak Sekolah Raih Cita-Cita\" target=\"_blank\">Wamen Fajar Tinjau PJJ Gorontalo: Pastikan Anak tidak Sekolah Raih Cita-Cita<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Komitmen pada Kaderisasi<\/h2>\n<p>Selain aspek intelektual, UMS dinilai menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap proses kaderisasi. Hal ini ditandai dengan peresmian gedung baru Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS.<\/p>\n<p>Fajar menjelaskan bahwa Pondok Shabran memiliki nilai historis yang kuat karena didirikan pada masa kepemimpinan Djazman Al-Kindi, pendiri utama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). \u201cPendirian Pondok Shabran merupakan bentuk pernyataan dan penghargaan UMS terhadap kaderisasi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menutup sambutannya, Wamen Dikdasmen berharap UMS terus menjadi mercusuar bagi perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia dan memperluas kontribusinya bagi masyarakat luas.<\/p>\n<p>\u201cSemoga UMS terus berkembang. Tidak hanya menjadi PTS terbaik nomor satu, tetapi memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat. Setiap pengetahuan menjadi kearifan, setiap kompetensi menjadi kontribusi, dan setiap kemajuan menjadi benih untuk kebaikan Indonesia ke depan,\u201d pungkas Fajar. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/948245\/hari-jadi-ke-68-ums-wamen-dikdasmen-puji-tradisi-intelektual-dan-kaderisasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq (Kanan) di UMS.(Dok. Kemendikdasmen) WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, memberikan apresiasi tinggi atas capaian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam perayaan Hari Jadi ke-68 UMS yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":124065,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-124064","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124064","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124064"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124064\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124064"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124064"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124064"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}