{"id":123998,"date":"2026-10-24T17:35:06","date_gmt":"2026-10-24T10:35:06","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/indonesia-perjuangkan-ekonomi-kreatif-sebagai-agenda-pembangunan-global-jelang-berakhirnya-sdgs\/"},"modified":"2026-10-24T17:35:06","modified_gmt":"2026-10-24T10:35:06","slug":"indonesia-perjuangkan-ekonomi-kreatif-sebagai-agenda-pembangunan-global-jelang-berakhirnya-sdgs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/indonesia-perjuangkan-ekonomi-kreatif-sebagai-agenda-pembangunan-global-jelang-berakhirnya-sdgs\/","title":{"rendered":"Indonesia Perjuangkan Ekonomi Kreatif sebagai Agenda Pembangunan Global Jelang Berakhirnya SDGs"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/24\/1792837814_91559be517479205a6f0.jpeg\" alt=\"Indonesia Perjuangkan Ekonomi Kreatif sebagai Agenda Pembangunan Global Jelang Berakhirnya SDGs\u00a0\"\/><figcaption>Rangkaian WCCE 2026 yang diselenggarakan pada 22\u201323 Oktober di Jakarta telah menghasilkan Jakarta Vision on Creative Economy.(Dok Kemen Ekraf)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Tautan<em> docs.un.org\/en\/A\/78\/459<\/em>\u00a0dalam situs milik PBB itu mencapai delapan halaman, berjudul Macroeconomic Policy Questions: Promoting Creative Economy for Sustainable Development. Termasuk dalam daftar dokumen Sidang ke-78, pada 22 November 2023, rancangan itu diajukan oleh delegasi Indonesia. Judulnya, Promoting Creative Economy for Sustainable Development. Resolusi tersebut didukung oleh 59 negara lainnya, antara lain Azerbaijan, Bulgaria, China, India, Australia, hingga Korea Selatan.<br \/>&#13;<br \/>\nDokumen PBB itu juga mencatat rangkaian penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) yang menjadi inisiatif Indonesia, mulai dari WCCE 2018 di Bali, WCCE 2021 di Dubai, WCCE 2022 di Bali, hingga WCCE 2024 di Uzbekistan.<\/p>\n<p>Kini, hasil WCCE 2026 yang diselenggarakan pada 22\u201323 Oktober di Jakarta telah menghasilkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jakarta-vision\" title=\"jakarta vision\">Jakarta Vision<\/a> on Creative Economy yang disusun bersama pelaku dan komunitas kreatif global. Menteri Ekonomi Kreatif\/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa dokumen itu merumuskan empat pilar utama yang menjadi arah pengembangan ekonomi kreatif ke depan. Keempatnya mencakup pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence\/AI) untuk memperkuat kreativitas manusia, penerapan prinsip ekonomi sirkular dan desain berkelanjutan, pengembangan ekosistem kreatif yang inklusif dan memberdayakan masyarakat, serta perlindungan kekayaan intelektual untuk memastikan kreator memperoleh nilai ekonomi secara lebih adil.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Teuku Riefky menyoroti kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian global dan nasional. Berdasarkan data United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), nilai ekspor barang dan jasa kreatif global mencapai US$1,7 triliun pada 2024. Sementara itu, di Indonesia, sektor ekonomi kreatif menyumbang 7,38% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap hingga 27,4 juta tenaga kerja.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/947119\/agar-bisnisnya-berkelanjutan-perajin-kriya-didorong-implementasikan-hasil-riset-brin-pewarna-tumbuhan-hingga-penanda-keaslian\" title=\"Agar Bisnisnya Berkelanjutan, Perajin Kriya Didorong Implementasikan Hasil Riset BRIN, Pewarna Tumbuhan hingga Penanda Keaslian\" target=\"_blank\">Agar Bisnisnya Berkelanjutan, Perajin Kriya Didorong Implementasikan Hasil Riset BRIN, Pewarna Tumbuhan hingga Penanda Keaslian<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Teuku Riefky juga menekankan bahwa tema WCCE 2026 mencerminkan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan dalam pengembangan ekonomi kreatif. Hal ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, yakni pemerintah, kreator, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media, untuk menjaga keberlanjutan kreativitas agar mampu bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan global.<\/p>\n<p>\u201cKomitmen Indonesia dalam membawa ekonomi kreatif ke dalam agenda pembangunan global juga tercermin melalui diplomasi di forum internasional. Indonesia secara konsisten memperjuangkan agenda tersebut melalui resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diadopsi pada 2019 dan 2023, serta diperbarui pada Sidang ke-81. Upaya ini membuka ruang bagi negara-negara Global South untuk turut menentukan arah kebijakan global yang selaras dengan Sustainable Development Goals (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sdgs\" title=\"SDGs\">SDGs<\/a>), khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan penguatan narasi lokal,\u201d kata Teuku Riefky.<\/p>\n<p>Teuku Riefky mengingatkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan kebijakan dan strategi, tetapi juga dengan manusia yang melahirkan gagasan dan karya. Semangat tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem kreatif yang inklusif melalui Jakarta Vision on Creative Economy.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/946948\/extended-producer-responsibility-ketika-produsen-bertanggungjawab-kelola-limbah-kemasan-produknya-\" title=\"Extended Producer Responsibility, Ketika Produsen Bertanggungjawab Kelola Limbah Kemasan Produknya \" target=\"_blank\">Extended Producer Responsibility, Ketika Produsen Bertanggungjawab Kelola Limbah Kemasan Produknya <\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cDi balik setiap kebijakan, dataset, dan panel diskusi, ada sosok individu yang berjuang menyampaikan apa yang mereka rasakan dan yakini. Kreativitas bukan sekadar hasil karya, melainkan cara kita saling berbicara ketika kata-kata biasa tidak lagi cukup,\u201d ucap Teuku Riefky.<\/p>\n<p>Dari perspektif hubungan internasional, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir menyoroti pentingnya kreativitas sebagai modal Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global dan gejolak ekonomi dunia. \u201cPeran diplomasi sangat penting dalam merespons tiga tantangan utama, yaitu perubahan iklim, ekonomi digital, dan kecerdasan buatan. Dalam konteks tersebut, kerja sama internasional diperlukan untuk memastikan karya kreator terlindungi dari eksploitasi sekaligus memperoleh akses yang adil ke pasar global,\u201d kata Arrmanatha.<\/p>\n<p>Teuku Riefky menegaskan bahwa Jakarta Vision on Creative Economy akan digunakan sebagai dasar pengajuan resolusi lanjutan di Sidang Majelis Umum PBB. Dokumen itu telah melalui proses konsultasi sejak April 2026. Pembahasannya melibatkan peserta dari 42 negara dalam rangkaian pertemuan ekonomi kreatif hingga konsultasi bersama delegasi negara-negara peserta.<\/p>\n<p>\u201cJakarta Vision menjadi komitmen bersama untuk memperkuat ekonomi kreatif global dengan empat prioritas utama yang mencakup akses teknologi dan infrastruktur digital, kolaborasi kreator yang berkelanjutan, perlindungan kekayaan intelektual, serta remunerasi yang adil dan perluasan akses pembiayaan maupun investasi.\u201d<\/p>\n<p>Jakarta Vision akan dibawa ke forum PBB, khususnya Majelis Umum PBB, sebagai landasan untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif dalam agenda pembangunan global setelah 2030.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya, ekonomi kreatif semakin mendapat posisi strategis dalam agenda pembangunan global pasca-SDGs 2030,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sebagai catatan, kesepakatan SDGs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan berlaku hingga 2030. Program global yang dicanangkan oleh PBB ini mulai diterapkan pada tahun 2016 dengan periode pelaksanaan hingga 2030. (X-6)<br \/>&#13;<br \/>\n\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/948210\/indonesia-perjuangkan-ekonomi-kreatif-sebagai-agenda-pembangunan-global-jelang-berakhirnya-sdgs\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rangkaian WCCE 2026 yang diselenggarakan pada 22\u201323 Oktober di Jakarta telah menghasilkan Jakarta Vision on Creative Economy.(Dok Kemen Ekraf) Tautan docs.un.org\/en\/A\/78\/459\u00a0dalam situs milik PBB itu mencapai delapan halaman, berjudul Macroeconomic Policy Questions: Promoting Creative Economy for Sustainable Development. Termasuk dalam daftar dokumen Sidang ke-78, pada 22 November 2023, rancangan itu diajukan oleh delegasi Indonesia. Judulnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":123999,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-123998","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123998"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123998\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}