{"id":123884,"date":"2026-10-24T12:42:31","date_gmt":"2026-10-24T05:42:31","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/ilmuwan-ungkap-bentuk-galaksi-bima-sakti-yang-sebenarnya\/"},"modified":"2026-10-24T12:42:31","modified_gmt":"2026-10-24T05:42:31","slug":"ilmuwan-ungkap-bentuk-galaksi-bima-sakti-yang-sebenarnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/ilmuwan-ungkap-bentuk-galaksi-bima-sakti-yang-sebenarnya\/","title":{"rendered":"Ilmuwan Ungkap Bentuk Galaksi Bima Sakti yang Sebenarnya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/24\/1792817776_a8765f612514759e0a3e.png\" alt=\"Ilmuwan Ungkap Bentuk Galaksi Bima Sakti yang Sebenarnya\"\/><figcaption>Ilustrasi: Ilmuwan Ungkap Bentuk Galaksi Bima Sakti yang Sebenarnya(NASA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>STRUKTUR\u00a0 dan bentuk fisik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/galaksi-bima-sakti\" title=\"galaksi bima sakti\">Galaksi Bima Sakti<\/a> (<em>Milky Way<\/em>) tempat Tata Surya berada kemungkinan tidak sepenuhnya seperti yang digambarkan dalam buku-buku teks selama ini. Temuan terbaru dari penelitian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/astronomi\" title=\"Astronomi\">astronomi<\/a> yang diungkap oleh tim peneliti <em>Chinese Academy of Sciences<\/em> memberikan gambaran baru bahwa Bima Sakti kemungkinan hanya memiliki dua lengan spiral utama, bukan empat seperti yang<\/p>\n<p>Penelitian tersebut menganalisis berbagai data pengamatan bintang. Hasilnya memberikan gambaran baru mengenai struktur Bima Sakti, meskipun bentuk keseluruhan galaksi masih terus diteliti.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Mengapa Bentuk Bima Sakti Diteliti?<\/h2>\n<p>Galaksi umumnya dikelompokkan menjadi tiga bentuk utama:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/888239\/bukan-sekadar-hantu-kosmik-materi-gelap-ternyata-bisa-saling-bertabrakan\" title=\"Bukan Sekadar 'Hantu' Kosmik, Materi Gelap Ternyata Bisa Saling Bertabrakan\" target=\"_blank\">Bukan Sekadar &#8216;Hantu&#8217; Kosmik, Materi Gelap Ternyata Bisa Saling Bertabrakan<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Spiral: memiliki lengan yang melingkar dari bagian pusat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Elips: berbentuk menyerupai bola atau elipsoid.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tidak beraturan: tidak memiliki bentuk yang jelas seperti galaksi spiral atau elips.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Bima Sakti termasuk galaksi spiral berbatang (barred spiral). Galaksi ini memiliki struktur menyerupai batang di bagian pusat, dengan lengan spiral yang membentang keluar.<\/p>\n<h2>Bagaimana Ilmuwan Memetakan Bima Sakti?<\/h2>\n<p>Untuk memahami bentuk galaksi, tim astronom menggabungkan berbagai data pengamatan. Berikut beberapa langkah yang digunakan dalam penelitian tersebut:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Mengukur jarak bintang: peneliti memanfaatkan pengukuran jarak yang lebih akurat untuk memetakan posisi objek di galaksi.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menganalisis bintang masif: data bintang muda dan panas yang dikenal sebagai bintang OB digunakan karena pergerakannya relatif kecil selama masa hidupnya.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Memanfaatkan data Gaia: pengamatan dari teleskop antariksa Gaia milik Badan Antariksa Eropa membantu mengetahui posisi dan pergerakan bintang.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Memetakan gugus bintang: data lebih dari 1.000 gugus bintang terbuka turut digunakan untuk membantu menyusun gambaran struktur galaksi.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Secara keseluruhan, penelitian tersebut menggabungkan data sekitar 200 bintang dari pengukuran jarak, 24.000 bintang OB, serta pengamatan lebih dari 1.000 gugus bintang terbuka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/871298\/matahari-diduga-pernah-hijrah-dari-pusat-galaksi-bima-sakti\" title=\"Matahari Diduga Pernah Hijrah dari Pusat Galaksi Bima Sakti\" target=\"_blank\">Matahari Diduga Pernah Hijrah dari Pusat Galaksi Bima Sakti<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Penelitian Mengusulkan Dua Lengan Spiral Utama<\/h2>\n<p>Berdasarkan pemetaan tersebut, para astronom mengusulkan bahwa Bima Sakti memiliki dua lengan spiral utama yang membentuk pola relatif simetris.<br \/>&#13;<br \/>\nKedua lengan yang diidentifikasi sebagai struktur utama di bagian dalam galaksi adalah:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Lengan Norma: salah satu kandidat lengan spiral utama di bagian dalam Bima Sakti.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Lengan Perseus: lengan lain yang diperkirakan membentuk pasangan simetris dengan Lengan Norma.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Menurut model penelitian tersebut, kedua lengan itu kemudian bercabang ketika memanjang ke bagian luar galaksi. Cabang-cabangnya dikaitkan dengan Lengan Centaurus dan Lengan Sagittarius.<\/p>\n<h2>Pengamatan Lanjutan Masih Dibutuhkan<\/h2>\n<p>Para astronom menilai pemetaan yang lebih akurat diperlukan untuk menguji model struktur Bima Sakti. Pengamatan sumber radio dan data astronomi yang lebih baik dapat membantu menentukan jarak objek di berbagai bagian galaksi.<\/p>\n<p>Temuan mengenai dua lengan utama tersebut menjadi salah satu model yang membantu ilmuwan menguji kembali pemahaman tentang struktur Bima Sakti.<\/p>\n<p>(NASA\/Space\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/948123\/ilmuwan-ungkap-bentuk-galaksi-bima-sakti-yang-sebenarnya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi: Ilmuwan Ungkap Bentuk Galaksi Bima Sakti yang Sebenarnya(NASA) STRUKTUR\u00a0 dan bentuk fisik Galaksi Bima Sakti (Milky Way) tempat Tata Surya berada kemungkinan tidak sepenuhnya seperti yang digambarkan dalam buku-buku teks selama ini. Temuan terbaru dari penelitian astronomi yang diungkap oleh tim peneliti Chinese Academy of Sciences memberikan gambaran baru bahwa Bima Sakti kemungkinan hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":123885,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-123884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123884"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123884\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}