{"id":123817,"date":"2026-10-24T10:02:52","date_gmt":"2026-10-24T03:02:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/dari-jakarta-ke-glasgow-inisiatif-indonesia-selenggarakan-konferensi-dunia-ekonomi-kreatif\/"},"modified":"2026-10-24T10:02:52","modified_gmt":"2026-10-24T03:02:52","slug":"dari-jakarta-ke-glasgow-inisiatif-indonesia-selenggarakan-konferensi-dunia-ekonomi-kreatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/24\/dari-jakarta-ke-glasgow-inisiatif-indonesia-selenggarakan-konferensi-dunia-ekonomi-kreatif\/","title":{"rendered":"Dari Jakarta ke Glasgow, Inisiatif Indonesia Selenggarakan Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/24\/1792810639_a9e0777f495575bca1cc.jpeg\" alt=\"Dari Jakarta ke Glasgow, Inisiatif Indonesia Selenggarakan Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif\"\/><figcaption>World Conference on Creative Economy (WCCE) keenam pada 2028 akan diselenggarakan di Glasgow, Skotlandia, Britania Raya. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya tampil bersama perwakilan British Council dalam penutupan WCCE di Jakarta, Jumat (21\/10).(MI\/Iis Zatnika)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Inisiatif Indonesia menyelenggarakan World Conference on Creative Economy (WCCE) atau Konferensi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ekonomi-kreatif\" title=\"ekonomi kreatif\">Ekonomi Kreatif<\/a> Dunia setiap dua tahun sejak 2018. Hingga kini, konferensi tersebut telah digelar sebanyak lima kali. Indonesia menjadi tuan rumah sebanyak tiga kali, sedangkan dua konferensi lainnya diselenggarakan di luar negeri. WCCE keenam pada 2028 akan diselenggarakan di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/glasgow\" title=\"glasgow\">Glasgow<\/a>, Skotlandia, Britania Raya.<\/p>\n<p>WCCE perdana pada 2018 yang diselenggarakan di Bali berkontribusi pada lahirnya resolusi PBB tentang Tahun Ekonomi Kreatif Internasional 2021. Selanjutnya, WCCE kedua pada 2021 diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab. WCCE ketiga pada 2022 digelar di Bali dan menghasilkan *Bali Roadmap for Global Recovery*. Sementara itu, WCCE keempat pada 2024 diselenggarakan di Tashkent, Uzbekistan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wcce-2026\" title=\"WCCE 2026\">WCCE 2026<\/a> sendiri diselenggarakan di Jakarta pada 21\u201323 Oktober dengan mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat membuka acara menyatakan bahwa kegiatan ini akan melibatkan 10.000 peserta dari lebih dari 80 negara, mulai dari pemerintah, pimpinan eksekutif, pengusaha, investor, pegiat kreatif, media, hingga akademisi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/947384\/kekayaan-budaya-dapat-menjadi-inspirasi-industri-kreatif-global\" title=\"Kekayaan Budaya Dapat Menjadi Inspirasi Industri Kreatif Global\" target=\"_blank\">Kekayaan Budaya Dapat Menjadi Inspirasi Industri Kreatif Global<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dalam rilisnya, Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa inisiatif Indonesia didasarkan pada capaian sektor ekonomi kreatif yang berhasil mencatatkan nilai pasar global yang luar biasa, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif. Pada periode 2002\u20132015, pasar produk kreatif dunia mengalami lonjakan hingga dua kali lipat, mencapai 509 miliar dolar AS. Nilai tersebut ditaksir melebihi pengeluaran militer di Asia maupun Eropa.<\/p>\n<p>Kontribusi sektor ekonomi kreatif Indonesia terhadap PDB nasional pada 2026 mencapai sekitar 7,38% dan ditargetkan meningkat menjadi 8% sebelum 2029. Data lain yang diungkapkan Kementerian Ekonomi Kreatif menunjukkan bahwa sektor ini menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja, dengan 63% di antaranya berasal dari generasi Z dan milenial. Sementara itu, realisasi investasi sektor ekonomi kreatif mencapai Rp61,33 triliun, atau sekitar 47% dari target tahunan, dengan kontribusi terbesar berasal dari subsektor aplikasi, kuliner, fesyen, kriya, dan periklanan.<\/p>\n<p>Sementara itu, nilai ekspor ekonomi kreatif pada triwulan I 2026 mencapai 7,38 miliar dolar AS. Capaian tersebut didukung oleh subsektor fesyen, kriya, dan kuliner. Capaian khusus diraih Jakarta, yang mencatatkan kontribusi ekonomi kreatif hampir 11% terhadap perekonomian daerah, atau sekitar Rp410 triliun.<\/p>\n<p>Pada WCCE 2026, Indonesia menyusun *Jakarta Vision for Creative Economy* yang akan digunakan sebagai dasar pengajuan resolusi lanjutan dalam Sidang Majelis Umum PBB.<\/p>\n<p>Saat WCCE pertama kali diselenggarakan pada 2018, Kepala Badan Ekonomi Kreatif periode 2015\u20132019, Triawan Munaf, menyatakan bahwa WCCE merupakan konferensi tingkat dunia pertama yang berfokus pada ekonomi kreatif. Pada 2026, tema ekonomi kreatif yang inklusif menegaskan peran sektor ini dalam menghadirkan era baru dunia bisnis yang lebih terbuka dan inklusif. Gagasan tersebut menekankan pentingnya akses yang setara bagi semua orang tanpa memandang usia, gender, latar belakang, maupun lokasi, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui industri kreatif. (X-6)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/948097\/dari-jakarta-ke-glasgow-inisiatif-indonesia-selenggarakan-konferensi-dunia-ekonomi-kreatif\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>World Conference on Creative Economy (WCCE) keenam pada 2028 akan diselenggarakan di Glasgow, Skotlandia, Britania Raya. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya tampil bersama perwakilan British Council dalam penutupan WCCE di Jakarta, Jumat (21\/10).(MI\/Iis Zatnika) Inisiatif Indonesia menyelenggarakan World Conference on Creative Economy (WCCE) atau Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia setiap dua tahun sejak 2018. Hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":123818,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-123817","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123817","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123817"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123817\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123817"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123817"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123817"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}