{"id":123459,"date":"2026-10-23T16:26:52","date_gmt":"2026-10-23T09:26:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/23\/jelang-nataru-2026-pemerintah-perkuat-rantai-pasok-pangan-antisipasi-inflasi\/"},"modified":"2026-10-23T16:26:52","modified_gmt":"2026-10-23T09:26:52","slug":"jelang-nataru-2026-pemerintah-perkuat-rantai-pasok-pangan-antisipasi-inflasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/23\/jelang-nataru-2026-pemerintah-perkuat-rantai-pasok-pangan-antisipasi-inflasi\/","title":{"rendered":"Jelang Nataru 2026, Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Antisipasi Inflasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/23\/1792747098_0fdf79e22544c3592a9a.jpg\" alt=\"Jelang Nataru 2026, Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Antisipasi Inflasi\"\/><figcaption>Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAH memperkuat konektivitas dan rantai pasok pangan guna menjaga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/stabilitas-harga\" title=\"Stabilitas Harga\">stabilitas harga<\/a> dan ketahanan pangan, terutama saat memasuki periode Natal dan Tahun Baru (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nataru\" title=\"nataru\">Nataru<\/a>). Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menegaskan bahwa upaya tersebut memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.<\/p>\n<p>Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi antarwilayah di tengah potensi lonjakan permintaan akhir tahun. \u201cYang mendesak permintaan Natal dan Tahun Baru. Nataru akan segera datang. Karena itu, produksi, konektivitas, dan efisiensi rantai pasok perlu diperkuat,\u201d ungkap Dradjad saat menyampaikan keynote speech dalam kegiatan Gerakan Pengendalian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/inflasi\" title=\"inflasi\">Inflasi<\/a> dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Sulampua Tahun 2026 di Makassar, Jumat (23\/10).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Tantangan Komoditas dan Inflasi Pangan<\/h3>\n<p>Salah satu tantangan utama yang diantisipasi pemerintah adalah kenaikan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/harga-pangan\" title=\"harga pangan\">harga pangan<\/a>, khususnya cabai. Berdasarkan data terkini, inflasi pangan tercatat mencapai 5,03%. Kenaikan signifikan terjadi pada cabai merah besar sebesar 25,8%, cabai merah keriting 22%, dan cabai rawit sebesar 5,07%.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/939518\/inflasi-tahunan-tembus-328-persen-imbas-kenaikan-harga-pangan\" title=\"Inflasi Tahunan Tembus 3,28 Persen imbas Kenaikan Harga Pangan\" target=\"_blank\">Inflasi Tahunan Tembus 3,28 Persen imbas Kenaikan Harga Pangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kondisi ini menekankan pentingnya memastikan pasokan pangan menjangkau wilayah yang membutuhkan serta mengatasi gangguan distribusi yang sering memicu kenaikan harga meskipun stok nasional tersedia.<\/p>\n<h3>Lima Arahan Rakornas Pengendalian Inflasi<\/h3>\n<p>Untuk merespons tantangan tersebut, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi telah menetapkan lima arahan strategis:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Optimalisasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani dan nelayan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Perluasan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara wilayah surplus dan defisit.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mitigasi dampak El Ni\u00f1o melalui penguatan irigasi, pengaturan pola tanam, dan sistem peringatan dini.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP\/TPID) bersama Bank Indonesia dan Perum Bulog.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h3>Stimulus Ekonomi dan Bantuan Sosial<\/h3>\n<p>Guna menjaga daya beli masyarakat, pemerintah juga meluncurkan paket stimulus tahap II senilai Rp26,34 triliun. Alokasi dana tersebut mencakup insentif sebesar Rp2,04 triliun, program magang dan vokasi senilai Rp6,26 triliun untuk 150 ribu peserta, serta bantuan pangan sebesar Rp18,04 triliun.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/opini\/912860\/anomali-ekonomi-beras-perubahan-kebijakan-mendesak\" title=\"Anomali Ekonomi Beras: Perubahan Kebijakan Mendesak\" target=\"_blank\">Anomali Ekonomi Beras: Perubahan Kebijakan Mendesak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Program bantuan pangan berupa beras 10 kg ditargetkan menyasar 33,24 juta penerima manfaat. Selain itu, pemerintah menjalankan SPHP kedelai senilai Rp500 miliar untuk mendukung keberlangsungan perajin tahu dan tempe.<\/p>\n<p>\u201cKetepatan penyaluran program tersebut menjadi penting agar manfaatnya dirasakan masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan,\u201d tambah Dradjad.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi lintas sektor, setiap kerja sama antardaerah kini diarahkan memiliki target volume, biaya distribusi, dan dampak harga yang terukur. Sinergi BUMN dalam rantai suplai diharapkan mampu meredam tantangan inflasi di kuartal keempat tahun 2026, sesuai dengan arahan Presiden untuk menjaga daya beli rakyat tetap stabil. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/947886\/jelang-nataru-2026-pemerintah-perkuat-rantai-pasok-pangan-antisipasi-inflasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo.(Dok. Antara) PEMERINTAH memperkuat konektivitas dan rantai pasok pangan guna menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan, terutama saat memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menegaskan bahwa upaya tersebut memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":123460,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-123459","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123459","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123459"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123459\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123460"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123459"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123459"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123459"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}