{"id":123248,"date":"2026-10-23T06:42:55","date_gmt":"2026-10-22T23:42:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/23\/bikin-pita-suara-kering-dan-rusak-ini-alasan-pengguna-vape-wajib-segera-berhenti\/"},"modified":"2026-10-23T06:42:55","modified_gmt":"2026-10-22T23:42:55","slug":"bikin-pita-suara-kering-dan-rusak-ini-alasan-pengguna-vape-wajib-segera-berhenti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/23\/bikin-pita-suara-kering-dan-rusak-ini-alasan-pengguna-vape-wajib-segera-berhenti\/","title":{"rendered":"Bikin Pita Suara Kering dan Rusak, Ini Alasan Pengguna Vape Wajib Segera Berhenti"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/23\/1792712281_617ee2987f05b2c87dea.png\" alt=\"Bikin Pita Suara Kering dan Rusak, Ini Alasan Pengguna Vape Wajib Segera Berhenti\"\/><figcaption>Ilusrasi: Pengguna Vape(JOHN MOORE \/ GETTY IMAGES NORTH AMERICA \/ Getty Images via AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PENGGUNAAN rokok elektrik atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/vape\" title=\"Vape\">vape<\/a> secara terus-menerus dapat memicu gangguan kesehatan serius pada organ pernapasan atas, khususnya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pita-suara\" title=\"pita suara\">pita suara<\/a>. Zat kimia yang terkandung dalam uap vape terbukti menyebabkan iritasi, pembengkakan, hingga menurunkan kualitas serta kestabilan suara saat berbicara.<\/p>\n<p>Kepala Medis People Inc. Health Group, dr. Sohaib Imtiaz, MD, memaparkan bahwa pita suara merupakan salah satu bagian tubuh yang paling awal terpapar langsung uap vape. Ketinggian tingkat kekeringan dan iritasi ini dipicu oleh paparan bahan kimia aktif dalam cairan rokok elektrik.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dampak Bahan Kimia Vape terhadap Pita Suara<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/804822\/bnn-bakal-kaji-soal-pelarangan-vape\" title=\"BNN Bakal Kaji Soal Pelarangan Vape\" target=\"_blank\">BNN Bakal Kaji Soal Pelarangan Vape<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Mengutip wawancara di laman <em>Health<\/em>, dr. Sohaib Imtiaz menjelaskan beberapa efek mekanis uap vape terhadap pita suara:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Dehidrasi Lapisan Pita Suara: Uap vape mengangkut kandungan propilen glikol, gliserin, nikotin, dan perasa sintetis yang menyerap kelembapan alami jaringan. Padahal, pita suara membutuhkan kelembapan optimal agar dapat bergetar secara teratur saat menghasilkan suara.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kelelahan Bicara dan Suara Serak: Ketika jaringan pita suara mengering atau membengkak, suara yang dihasilkan akan terdengar parau, kasar, serta memicu kelelahan pada tenggorokan saat berbicara.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pergerakan Pita Suara Lambat: Studi tahun 2025 terhadap pengguna vape harian usia muda menunjukkan bahwa pita suara mereka menutup lebih lambat dan bergetar kurang teratur dibandingkan non-pengguna.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Fenomena ini juga mendapat sorotan usai penyanyi global Selena Gomez membagikan pengalamannya melalui unggahan <em>Instagram Story<\/em>. Gomez mengaku kebiasaan mengonsumsi vape bernikotin telah mengubah karakteristik suaranya, seraya mengimbau publik agar tidak mengawali kebiasaan tersebut.<\/p>\n<p>Langkah Pemulihan dan Kapan Harus ke Dokter<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/939841\/awas-vape-dengan-berbagai-rasa-bisa-merusak-sendi-meski-tanpa-nikotin\" title=\"Awas! Vape dengan Berbagai Rasa Bisa Merusak Sendi Meski Tanpa Nikotin\" target=\"_blank\">Awas! Vape dengan Berbagai Rasa Bisa Merusak Sendi Meski Tanpa Nikotin<\/a><\/strong><\/p>\n<p>dr. Sohaib Imtiaz menegaskan bahwa berhenti dari kebiasaan vaping adalah kunci utama pemulihan. Peradangan dan kekeringan umumnya membaik secara bertahap setelah paparan dihentikan. Namun, apabila telah terjadi perubahan struktural pada jaringan, pemulihan kualitas suara mungkin tidak dapat kembali secara penuh.<\/p>\n<p>Tips Menjaga Kesehatan Pita Suara:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Berhenti menggunakan vape sedini mungkin.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Memenuhi kebutuhan hidrasi air putih harian secara konsisten.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengurangi kebiasaan berteriak serta menghindari paparan asap atau polusi.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Jika keluhan suara serak dan tenggorokan kering berlangsung lebih dari 2 hingga 3 minggu (terutama setelah berhenti vaping), penderita sangat disarankan segera berkonsultasi dengan dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) untuk pemeriksaan laring secara mendalam.<\/p>\n<p>(Ant\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/947761\/bikin-pita-suara-kering-dan-rusak-ini-alasan-pengguna-vape-wajib-segera-berhenti\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilusrasi: Pengguna Vape(JOHN MOORE \/ GETTY IMAGES NORTH AMERICA \/ Getty Images via AFP) PENGGUNAAN rokok elektrik atau vape secara terus-menerus dapat memicu gangguan kesehatan serius pada organ pernapasan atas, khususnya pita suara. Zat kimia yang terkandung dalam uap vape terbukti menyebabkan iritasi, pembengkakan, hingga menurunkan kualitas serta kestabilan suara saat berbicara. Kepala Medis People [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":123249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-123248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}