{"id":123028,"date":"2026-10-22T21:10:55","date_gmt":"2026-10-22T14:10:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/bmkg-belum-ada-gempa-susulan-di-bengkulu\/"},"modified":"2026-10-22T21:10:55","modified_gmt":"2026-10-22T14:10:55","slug":"bmkg-belum-ada-gempa-susulan-di-bengkulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/bmkg-belum-ada-gempa-susulan-di-bengkulu\/","title":{"rendered":"BMKG Belum Ada Gempa Susulan di Bengkulu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/22\/1792677811_0486ea1ef09769951b8c.jpg\" alt=\"BMKG: Belum Ada Gempa Susulan di Bengkulu\"\/><figcaption>Gempa 5,2 magnitude di Provinsi Bengkulu, Pusat gempa berada di darat 6 km BaratLaut Lebong.(Dok.BMKG)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a>) Stasiun Geofisika Kepahiang melaporkan hingga Kamis (22\/10) pukul 20.43 WIB, belum terdeteksi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gempa\" title=\"gempa\">gempa<\/a> susulan di\u00a0Provinsi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bengkulu\" title=\"Bengkulu\">Bengkulu<\/a> setelah gempa bumi berkekuatan\u00a0magnitudo 5,2\u00a0terjadi pada sore hari pukul 17.57 WIB.<\/p>\n<p>Berdasarkan data teknis, titik lokasi gempa berada pada koordinat 3.11 Lintang Selatan dan 102.14 Bujur Timur. Pusat gempa teridentifikasi berada di darat, tepatnya 6 kilometer arah barat laut Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, dengan kedalaman mencapai 120 kilometer.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kepala Stasiun Geofisika Kepahiang, Anton Sugiharto\u00a0mengonfirmasi bahwa meskipun guncangan cukup terasa, aktivitas seismik susulan belum terpantau. Namun, pihak BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap potensi pergerakan lempeng di wilayah tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/947564\/gempa-bumi-52-magnitude-di-bengkulu-bmkg-imbau-potensi-gempa-susulan\" title=\"Gempa Bumi 5,2 Magnitude di Bengkulu, BMKG Imbau Potensi Gempa Susulan\" target=\"_blank\">Gempa Bumi 5,2 Magnitude di Bengkulu, BMKG Imbau Potensi Gempa Susulan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Memang benar baru terjadi gempa bumi. Potensi tetap ada, masih kita <i>monitoring<\/i> terus sampai saat ini belum ada gempa susulan,&#8221; ujar Anton Sugiharto saat memberikan keterangan di Kota Bengkulu, Kamis (22\/10).<\/p>\n<p>Guncangan gempa magnitudo 5,2 tersebut dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah, antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Kabupaten Lebong (Pusat Gempa)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kabupaten Bengkulu Utara<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kota Bengkulu<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Pihak BMKG mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Bengkulu untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Anton menekankan pentingnya memahami langkah-langkah mitigasi bencana secara mandiri guna meminimalisir risiko.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/574483\/gempa-tektonik-arti-dan-penyebabnya\" title=\"Gempa Tektonik Arti dan Penyebabnya\" target=\"_blank\">Gempa Tektonik Arti dan Penyebabnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Masyarakat diminta untuk selalu mempersiapkan diri melakukan evakuasi mandiri apabila merasakan guncangan yang signifikan. Selain itu, warga diingatkan agar tidak mudah terpancing oleh informasi atau isu-isu yang tidak bertanggung jawab (hoaks) yang sering beredar pasca-gempa.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f8f9fa; border-left: 5px solid #007bff; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Catatan Seismik Bengkulu:<\/strong><br \/>\nBerdasarkan data historis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg-stasiun-geofisika-kepahiang\" title=\"BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang\">BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang<\/a>, sepanjang Januari hingga Desember 2025, wilayah Bengkulu telah diguncang sebanyak 627 kejadian gempa bumi. Dari jumlah tersebut, 32 kejadian di antaranya merupakan gempa yang dirasakan langsung oleh masyarakat.<\/div>\n<h2>Karakteristik Gempa di Wilayah Bengkulu<\/h2>\n<p>Secara umum, aktivitas seismik di Provinsi Bengkulu didominasi oleh gempa bumi berkedalaman dangkal dengan rentang magnitudo antara 2,0 hingga 4,0. Wilayah yang tercatat memiliki frekuensi kegempaan cukup tinggi meliputi:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Pulau Enggano (Kabupaten Bengkulu Utara)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kabupaten Seluma<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kabupaten Bengkulu Selatan<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kabupaten Kaur<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa magnitudo 5,2 di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu tersebut.(Ant\/H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/947639\/bmkg-belum-ada-gempa-susulan-di-bengkulu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gempa 5,2 magnitude di Provinsi Bengkulu, Pusat gempa berada di darat 6 km BaratLaut Lebong.(Dok.BMKG) BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang melaporkan hingga Kamis (22\/10) pukul 20.43 WIB, belum terdeteksi gempa susulan di\u00a0Provinsi Bengkulu setelah gempa bumi berkekuatan\u00a0magnitudo 5,2\u00a0terjadi pada sore hari pukul 17.57 WIB. Berdasarkan data teknis, titik lokasi gempa berada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":123029,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-123028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123028"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123028\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}