{"id":122836,"date":"2026-10-22T12:54:51","date_gmt":"2026-10-22T05:54:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/gambar-apod-nasa-ungkap-penemuan-hantu-baru-di-rasi-bintang-cassiopeia\/"},"modified":"2026-10-22T12:54:51","modified_gmt":"2026-10-22T05:54:51","slug":"gambar-apod-nasa-ungkap-penemuan-hantu-baru-di-rasi-bintang-cassiopeia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/gambar-apod-nasa-ungkap-penemuan-hantu-baru-di-rasi-bintang-cassiopeia\/","title":{"rendered":"Gambar APOD NASA Ungkap Penemuan Hantu Baru di Rasi Bintang Cassiopeia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/22\/1792630910_3eedf504341781f3ad34.jpg\" alt=\"Gambar APOD NASA Ungkap Penemuan 'Hantu Baru' di Rasi Bintang Cassiopeia\"\/><figcaption>Gambar APOD NASA mengungkap penemuan tiga nebula baru berbayang biru di rasi Cassiopeia setelah 100 jam pengamatan. Simak rahasia pembentukannya!(Louis Leroux-G\u00e9r\u00e9, Thibault Rouill\u00e9e, Vincent Martin, C\u00e9dric de Decker (Starfront Observatories))<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>LAYANAN Astronomy Picture of the Day (APOD) dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nasa\" title=\"NASA\">NASA<\/a> menampilkan potret menakjubkan dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rasi-bintang-cassiopeia\" title=\"rasi bintang Cassiopeia\">rasi bintang Cassiopeia<\/a> pada edisi 21 Oktober 2026. Melalui proses pengamatan intensif selama 100 jam yang dipadukan dengan filter oksigen khusus, para astrofotografer berhasil mengabadikan tiga nebula redup baru yang selama ini tersembunyi di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>Kawasan langit ini sebelumnya dikenal sebagai &#8216;sarang&#8217; bagi IC 59 dan IC 63, dua nebula emisi yang dijuluki sebagai &#8220;Hantu Cassiopeia&#8221; (Ghosts of Cassiopeia). Kedua nebula tersebut menghuni wilayah di sekitar sistem bintang ganda \u03b3\u00a0Cassiopeia (Gamma Cassiopeia).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Pancaran radiasi berenergi tinggi dari sistem \u03b3 Cassiopeia menyebabkan gas hidrogen pada IC 59 dan IC 63 berpendar merah. Sementara itu, butiran debu di sekitarnya memantulkan serta membiaskan sebagian cahaya bintang, menghadirkan pendaran warna kebiruan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/947158\/bukan-pembakaran-biasa-ini-rahasia-matahari-tetap-bersinar-selama-miliaran-tahun\" title=\"Bukan Pembakaran Biasa, Ini Rahasia Matahari Tetap Bersinar selama Miliaran Tahun\" target=\"_blank\">Bukan Pembakaran Biasa, Ini Rahasia Matahari Tetap Bersinar selama Miliaran Tahun<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Penemuan Tiga &#8216;Bayangan Biru&#8217; Berisi Oksigen Terionisasi<\/h2>\n<p>Hasil pencitraan terbaru berhasil mengidentifikasi keberadaan tiga objek baru yang diberi nama sementara Objek 1, Objek 2, dan Objek 3. Berbeda dari warna merah menyala nebula hidrogen di sekitarnya, ketiga objek baru ini muncul sebagai bayangan biru yang menandakan keberadaan gas oksigen yang terionisasi.<\/p>\n<p>Meskipun demikian, sumber pemicu ionisasi oksigen pada objek-objek tersebut masih menjadi teka-teki ilmiah yang belum terpecahkan secara pasti oleh para astronom:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Hipotesis Bow Shock (Objek 3): Seperti halnya gelombang air yang terdorong di depan haluan kapal yang melaju cepat, sistem \u03b3\u00a0Cassiopeia yang bergerak menembus gas dan debu antarbintang diduga menumpuk material di depannya. Objek 3 diperkirakan merupakan area oksigen yang terkompresi dan memanas akibat gelombang kejut (bow shock) tersebut.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Hipotesis Nebula Planet (Objek 1): Objek 1 berpotensi diklasifikasikan sebagai nebula planet jika keberadaan bintang kerdil putih (white dwarf) di pusatnya kelak berhasil diidentifikasi oleh para peneliti.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Misteri Penampakan Antariksa yang Belum Terjawab<\/h2>\n<p>Meskipun foto dengan paparan panjang (long exposure) ini berhasil memperlihatkan detail penampakan &#8220;hantu baru&#8221; di Cassiopeia secara presisi, asal-usul pasti dari fenomena penampakan astronomis tersebut masih memerlukan penelitian dan pengamatan lanjutan.<\/p>\n<p>Karya citra astronomi ini merupakan hasil kolaborasi astrofotografer Louis Leroux-G\u00e9r\u00e9, Thibault Rouill\u00e9e, Vincent Martin, dan C\u00e9dric de Decker dari Starfront Observatories, yang dipublikasikan melalui fasilitas pengamatan NASA Goddard Space Flight Center dan Michigan Technological University. (NASA\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/947300\/gambar-apod-nasa-ungkap-penemuan-hantu-baru-di-rasi-bintang-cassiopeia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gambar APOD NASA mengungkap penemuan tiga nebula baru berbayang biru di rasi Cassiopeia setelah 100 jam pengamatan. Simak rahasia pembentukannya!(Louis Leroux-G\u00e9r\u00e9, Thibault Rouill\u00e9e, Vincent Martin, C\u00e9dric de Decker (Starfront Observatories)) LAYANAN Astronomy Picture of the Day (APOD) dari NASA menampilkan potret menakjubkan dari rasi bintang Cassiopeia pada edisi 21 Oktober 2026. Melalui proses pengamatan intensif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122837,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122836"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122836\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}