{"id":122724,"date":"2026-10-22T08:08:57","date_gmt":"2026-10-22T01:08:57","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/carrick-frustrasi-mu-dibantai-como\/"},"modified":"2026-10-22T08:08:57","modified_gmt":"2026-10-22T01:08:57","slug":"carrick-frustrasi-mu-dibantai-como","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/carrick-frustrasi-mu-dibantai-como\/","title":{"rendered":"Carrick Frustrasi MU Dibantai Como"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/22\/1792631192_3b9b359b126f394ce33f.jpg\" alt=\"Carrick Frustrasi MU Dibantai Como\"\/><figcaption>Pelatih Manchester United Michael Carrick (kiri)(manutd.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PELATIH Manchester United <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/michael-carrick\" title=\"Michael Carrick\">Michael Carrick<\/a> mengaku sangat marah dan frustrasi setelah timnya dipermalukan Como dengan skor 1-4 dalam laga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/liga-champions\" title=\"liga champions\">Liga Champions<\/a> di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22\/10) dini hari WIB. Dia menyebut penampilan skuadnya tidak bisa diterima.<\/p>\n<p>\u201cSaya frustrasi, bahkan lebih dari frustrasi. Sejujurnya, saya sangat marah. Kami harus segera melangkah ke pertandingan berikutnya dan menghadapi situasi yang ada. Masih banyak yang harus dilakukan sebelum laga selanjutnya untuk mempersiapkan tim karena ini menjadi pengalaman yang sulit bagi semua orang,\u201d ucap Carrick.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kekalahan telak tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Manchester United menjadi tujuh pertandingan di semua kompetisi. Hasil itu juga menambah tekanan terhadap Carrick yang tengah disorot setelah Setan Merah mencatatkan awal musim liga terburuk mereka dalam 40 tahun.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/946993\/carrick-mulai-tertekan-di-mu-kemenangan-atas-como-jadi-harga-mati\" title=\"Carrick Mulai Tertekan di MU, Kemenangan Atas Como Jadi Harga Mati\" target=\"_blank\">Carrick Mulai Tertekan di MU, Kemenangan Atas Como Jadi Harga Mati<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Meski posisinya mulai dipertanyakan, Carrick menegaskan belum memikirkan kemungkinan kehilangan jabatan sebagai pelatih. Carrick tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa United yang dinilainya jauh dari harapan.<\/p>\n<p>Dia menilai timnya kehilangan intensitas, semangat, dan agresivitas yang sebelumnya terlihat ketika bermain imbang 1-1 melawan Leeds United. Para pemain, kata Carrick, seharusnya mampu mempertahankan sikap dan kerja keras yang sama, terlepas dari lawan yang dihadapi. Namun, penampilan di markas Como justru menunjukkan sebaliknya.<\/p>\n<p>\u201cBermain seperti itu jelas tidak bisa diterima. Penampilan kami sama sekali tidak bagus. Kami ingin melanjutkan hal positif dari pertandingan melawan Leeds, ketika kami menunjukkan intensitas, semangat, agresivitas, dan kemauan untuk memberikan segalanya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/947288\/bruno-fernandes-ungkap-penyebab-kekalahan-mu-mental-runtuh-karena-gol-cepat-como\" title=\"Bruno Fernandes Ungkap Penyebab Kekalahan MU: Mental Runtuh karena Gol Cepat Como\" target=\"_blank\">Bruno Fernandes Ungkap Penyebab Kekalahan MU: Mental Runtuh karena Gol Cepat Como<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Usai laga, Carrick menghampiri suporter United yang datang ke stadion. Aksi itu dinilai sebagai usaha untuk tetap mendapatkan dukungan suporter. Menurut Carrick, tindakannya menjadi bentuk penghargaan kepada suporter yang terus memberikan dukungan di tengah hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir.<\/p>\n<p>\u201cSaya selalu menghampiri suporter, apa pun hasilnya. Tidak ada alasan khusus yang berbeda kali ini. Saya ingin menunjukkan penghargaan dan mengakui apa yang telah mereka lalui selama beberapa pekan terakhir, terutama malam ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Soal penampilan buruk MU, Carrick mengaku tidak memahami penyebab performa timnya bisa berubah begitu drastis dalam waktu singkat dibandingkan akhir pekan lalu di kompetisi domestik. Carrick menilai penampilan buruk hal yang biasa terjadi dalam sepak bola tetapi cara MU kalah dari Como menjadi persoalan serius.<\/p>\n<p>\u201cAda banyak hal yang terlintas dalam pikiran saya saat menyaksikan pertandingan tadi. Sejujurnya, sulit memahami bagaimana penampilan kami bisa begitu berbeda dibandingkan saat menghadapi Leeds,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>\u201cSetiap tim bisa bermain bagus dan bisa pula tampil buruk. Namun, permainan dengan cara seperti ini benar-benar tidak bisa diterima,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>MU sudah tertinggal ketika pertandingan baru berjalan dua menit melalui gol Nico Paz. Sebelumnya, United juga kebobolan pada menit pertama saat kalah 0-2 dari Atletico Madrid pekan lalu.<\/p>\n<p>Como kemudian memperlebar keunggulan hingga 4-0. Joshua Zirkzee, yang masuk sebagai pemain pengganti, baru mampu mencetak gol hiburan bagi MU di ujung laga.<\/p>\n<p>(AFP\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/947304\/carrick-frustrasi-mu-dibantai-como\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih Manchester United Michael Carrick (kiri)(manutd.com) PELATIH Manchester United Michael Carrick mengaku sangat marah dan frustrasi setelah timnya dipermalukan Como dengan skor 1-4 dalam laga Liga Champions di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22\/10) dini hari WIB. Dia menyebut penampilan skuadnya tidak bisa diterima. \u201cSaya frustrasi, bahkan lebih dari frustrasi. Sejujurnya, saya sangat marah. Kami harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122725,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122724","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122724"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122724\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122725"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}