{"id":122596,"date":"2026-10-22T02:13:53","date_gmt":"2026-10-21T19:13:53","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/pasca-tragedi-kapal-di-merak-ditpolairud-polda-sumbar-periksa-kapal-nelayan\/"},"modified":"2026-10-22T02:13:53","modified_gmt":"2026-10-21T19:13:53","slug":"pasca-tragedi-kapal-di-merak-ditpolairud-polda-sumbar-periksa-kapal-nelayan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/pasca-tragedi-kapal-di-merak-ditpolairud-polda-sumbar-periksa-kapal-nelayan\/","title":{"rendered":"Pasca Tragedi Kapal di Merak, Ditpolairud Polda Sumbar Periksa Kapal Nelayan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/21\/1792596013_04869816ad5f5eba6e80.jpg\" alt=\"Pasca Tragedi Kapal di Merak, Ditpolairud Polda Sumbar Periksa Kapal Nelayan\"\/><figcaption>Ditpolairud Polda Sumatra Barat memeriksa kelengkapan kapal nelayan.(Dok.Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DIREKTORAT Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatra Barat terus meningkatkan kegiatan patroli rutin di wilayah perairan Kota Padang guna menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan aktivitas pelayaran masyarakat nelayan berlangsung aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>Pada Rabu (21\/10), personel KP III-2003 Ditpolairud Polda Sumbar melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal nelayan jenis kapal tonda bernama KM. Rezeki 01 pada pukul 08.16 WIB, di posisi koordinat 0\u00b058\u2019167\u201d LS \u2013 100\u00b009\u2019051\u201d BT.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kapal dengan tonase 26 GT tersebut dinakhodai Apri Dendy, dengan 11 orang anak buah kapal (ABK). Kapal yang dimiliki Ardi Enok itu membawa muatan ikan dari laut dan sedang menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bungus, Kota Padang.<\/p>\n<p>Dalam pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan adanya tindak pidana maupun pelanggaran pelayaran lainnya. Meski demikian, personel tetap memberikan pembinaan masyarakat perairan kepada nakhoda dan ABK mengenai ketentuan perundang-undangan di bidang perikanan, kelautan, dan pelayaran.<\/p>\n<p>Petugas juga mengingatkan pentingnya kelengkapan alat keselamatan di atas kapal, antara lain jaket pelampung (life jacket), radio komunikasi, kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta alat pemadam api ringan (APAR).<\/p>\n<p>Selain itu, nelayan diimbau agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum dan selama melaut, menggunakan alat tangkap yang sesuai dengan ketentuan, serta mengutamakan keselamatan seluruh awak kapal. Setelah pemeriksaan dan pemberian imbauan selesai, KM. Rezeki 01 dipersilakan melanjutkan pelayarannya menuju TPI Bungus.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pada pukul 11.20 WIB, personel KP III-2003 melaksanakan patroli dan deteksi dini di wilayah perairan Kota Padang dan sekitarnya, tepatnya pada koordinat 00\u00b017\u2019736\u201d LS \u2013 100\u00b012\u2019886\u201d BT. Dari hasil pemantauan, situasi perairan terpantau aman dan kondusif.<\/p>\n<p>Direktur Polairud Polda Sumbar, AKBP Ibnu Bagus Santoso mengatakan bahwa patroli perairan merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah perairan, mencegah potensi pelanggaran hukum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat yang beraktivitas di laut.<\/p>\n<p>\u201cPemeriksaan kapal dan patroli rutin ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan para nelayan. Kami mengimbau seluruh nakhoda dan awak kapal agar selalu melengkapi alat keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca, serta mematuhi peraturan perikanan dan pelayaran sebelum berangkat melaut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan bahwa kehadiran personel Ditpolairud di tengah aktivitas masyarakat pesisir diharapkan dapat meningkatkan kesadaran nelayan terhadap pentingnya keselamatan pelayaran serta mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah perairan Sumatera Barat.<\/p>\n<p>Melalui patroli rutin, pemeriksaan kapal, deteksi dini, dan pembinaan masyarakat perairan, Ditpolairud Polda Sumbar berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat guna mewujudkan perairan yang aman dan tertib.<\/p>\n<p>Selama pelaksanaan kegiatan patroli KP III-2003 pada Rabu (21\/10\/2026), situasi wilayah perairan yang dipantau dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. (E-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/947206\/pasca-tragedi-kapal-di-merak-ditpolairud-polda-sumbar-periksa-kapal-nelayan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditpolairud Polda Sumatra Barat memeriksa kelengkapan kapal nelayan.(Dok.Istimewa) DIREKTORAT Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatra Barat terus meningkatkan kegiatan patroli rutin di wilayah perairan Kota Padang guna menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan aktivitas pelayaran masyarakat nelayan berlangsung aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada Rabu (21\/10), personel KP III-2003 Ditpolairud Polda Sumbar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122597,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122596"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122596\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122597"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}