{"id":122594,"date":"2026-10-22T02:08:57","date_gmt":"2026-10-21T19:08:57","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/kemenko-pm-gelar-mandaya-awards-2026-dorong-paradigma-kemandirian-masyarakat\/"},"modified":"2026-10-22T02:08:57","modified_gmt":"2026-10-21T19:08:57","slug":"kemenko-pm-gelar-mandaya-awards-2026-dorong-paradigma-kemandirian-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/kemenko-pm-gelar-mandaya-awards-2026-dorong-paradigma-kemandirian-masyarakat\/","title":{"rendered":"Kemenko PM Gelar Mandaya Awards 2026, Dorong Paradigma Kemandirian Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/21\/1792595898_cb9cab967ad921022b61.jpeg\" alt=\"Kemenko PM Gelar Mandaya Awards 2026, Dorong Paradigma Kemandirian Masyarakat\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEMENTERIAN Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemenko-pm\" title=\"Kemenko PM\">Kemenko PM<\/a>) menggelar proses penjurian Mandaya Awards dan Innovillage 2026. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi serta aksi nyata pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.<\/p>\n<p>Pada penyelenggaraan tahun ini, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan masuknya 764 naskah yang melibatkan sekitar 1.600 peserta. Angka ini mencerminkan semakin luasnya gerakan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh berbagai elemen di daerah.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, menegaskan bahwa ajang ini bertujuan mendorong perubahan paradigma dalam penanganan masalah sosial. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah beralih dari sekadar pemberian bantuan menuju pemberdayaan yang membangun kemandirian.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/945007\/kemenko-pm-dan-perguruan-tinggi-perkuat-sinergi-pendampingan-desa-prioritas-percepat-pengentasan-kemiskinan\" title=\"Kemenko PM dan Perguruan Tinggi Perkuat Sinergi Pendampingan Desa Prioritas Percepat Pengentasan Kemiskinan\" target=\"_blank\">Kemenko PM dan Perguruan Tinggi Perkuat Sinergi Pendampingan Desa Prioritas Percepat Pengentasan Kemiskinan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKita tidak ingin memberikan bantuan terus-menerus, tetapi mengubah paradigma, bahwa bantuan harus diupayakan menuju pemberdayaan,\u201d ujar Abdul Haris dalam keterangan resminya, Rabu (21\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti peran strategis sektor pendidikan. Perguruan tinggi dan mahasiswa dinilai memiliki potensi besar sebagai motor penggerak dalam menghadirkan inovasi serta pendampingan nyata bagi masyarakat di lapangan.<\/p>\n<h3>Proses Seleksi Ketat dan Lintas Lembaga<\/h3>\n<p>Proses seleksi Mandaya Awards dilakukan secara bertahap melalui kurasi dan penjurian ketat. Dewan juri yang terlibat berasal dari lintas lembaga, mulai dari BAN-PT, BRIN, kalangan akademisi, hingga mitra pemberdayaan lainnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/940926\/kemenko-pm-perluas-perlindungan-sosial-bagi-100-ribu-pekerja-rentan\" title=\"Kemenko PM Perluas Perlindungan Sosial bagi 100 Ribu Pekerja Rentan\" target=\"_blank\">Kemenko PM Perluas Perlindungan Sosial bagi 100 Ribu Pekerja Rentan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Langkah ini juga didukung oleh Forum Rektor Indonesia (FRI) dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) sebagai mitra strategis. Kriteria penilaian menitikberatkan pada empat aspek utama:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Dampak nyata bagi masyarakat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Inovasi yang dihadirkan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Keterlibatan aktif masyarakat setempat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Keberlanjutan program dalam jangka panjang.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Abdul Haris menambahkan, melalui Mandaya Awards dan Innovillage, Kemenko PM ingin memastikan bahwa keberhasilan pemberdayaan di satu lokasi tidak berhenti di situ saja. Pemerintah mendorong agar inovasi-inovasi tersebut dapat dikembangkan dan direplikasi di berbagai daerah lain.<\/p>\n<p>Mandaya Awards diharapkan menjadi gerakan kolektif untuk memperluas kesempatan ekonomi, memperkuat kemandirian masyarakat, serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di seluruh pelosok tanah air. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/947204\/kemenko-pm-gelar-mandaya-awards-2026-dorong-paradigma-kemandirian-masyarakat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) KEMENTERIAN Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menggelar proses penjurian Mandaya Awards dan Innovillage 2026. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi serta aksi nyata pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia. Pada penyelenggaraan tahun ini, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan masuknya 764 naskah yang melibatkan sekitar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122595,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122594","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122594","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122594"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122594\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122595"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122594"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122594"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122594"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}