{"id":122568,"date":"2026-10-22T01:02:10","date_gmt":"2026-10-21T18:02:10","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/olimpiade-matematika-dukung-penguatan-numerasi-siswa-sekolah-dasar\/"},"modified":"2026-10-22T01:02:10","modified_gmt":"2026-10-21T18:02:10","slug":"olimpiade-matematika-dukung-penguatan-numerasi-siswa-sekolah-dasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/22\/olimpiade-matematika-dukung-penguatan-numerasi-siswa-sekolah-dasar\/","title":{"rendered":"Olimpiade Matematika Dukung Penguatan Numerasi Siswa Sekolah Dasar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/21\/1792598210_74dfc44aff396e30352b.jpg\" alt=\"Olimpiade Matematika Dukung Penguatan Numerasi Siswa Sekolah Dasar\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Penguatan kemampuan matematika sejak dini masih menjadi salah satu tantangan dalam dunia pendidikan Indonesia. Berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 yang dirilis oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Indonesia mencatat skor matematika sebesar 366, berada di bawah rata-rata OECD sebesar 472. Hasil ini menegaskan pentingnya upaya berkelanjutan untuk mendukung pengembangan kemampuan matematika dan pemecahan masalah siswa sebagai bagian dari fondasi pembelajaran.<\/p>\n<p>Merespons pentingnya penguatan kemampuan tersebut, Mentari Groups menghadirkan Mentari Mathematics Olympiad (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/memo\" title=\"MEMO\">MEMO<\/a>) 2026, sebuah kompetisi matematika yang memberikan ruang bagi siswa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sekolah-dasar\" title=\"sekolah dasar\">sekolah dasar<\/a> untuk mengasah kemampuan akademik, mengembangkan potensi, dan memperoleh pengalaman berkompetisi. Pada penyelenggaraan tahun ini, MEMO 2026 menjangkau 1.484 peserta dari 442 sekolah yang tersebar di 81 kota di Indonesia, memperluas kesempatan bagi siswa dari berbagai wilayah untuk berpartisipasi dalam kompetisi akademik.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Melalui MEMO 2026, Mentari Groups menghadirkan ruang bagi siswa sekolah dasar untuk menguji kemampuan, mengembangkan potensi, serta memperoleh pengalaman belajar melalui kompetisi. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong budaya berprestasi sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/947211\/ajang-adu-cerdas-siswa-sd-juara-kelas-indonesia-siap-bergulir-\" title=\"Ajang Adu Cerdas Siswa SD 'Juara Kelas Indonesia' Siap Bergulir \" target=\"_blank\">Ajang Adu Cerdas Siswa SD &#8216;Juara Kelas Indonesia&#8217; Siap Bergulir <\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cMEMO telah memasuki tahun penyelenggaraan yang keenam dengan jumlah peserta hampir 1.500 siswa. Kami berharap MEMO dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk membuka lebih banyak kesempatan, lebih banyak lagi keberanian, untuk membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai kompetisi lainnya. Brilliant Minds Today Can Create a Bright Future Tomorrow. Kami sungguh percaya bahwa menjadi juara bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan medali. Menjadi juara adalah tentang keberanian untuk mencoba, ketekunan untuk terus belajar, dan sportivitas dalam menghargai perjuangan teman-teman lainnya,\u201d ujar Natalina Rimba, Direktur Pelajar Berkreasi, dalam Awarding Ceremony MEMO 2026 pada Sabtu, 3 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Rangkaian MEMO 2026 meliputi proses registrasi, sosialisasi teknis, pelaksanaan babak penyisihan, hingga pelaksanaan babak final pada 19 September 2026. Untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi, Mentari Groups memanfaatkan platform teknologi pendidikan PesonaEdu dan Quilgo. Penggunaan teknologi tersebut mendukung proses pelaksanaan kompetisi secara terstruktur, mulai dari tryout hingga babak final.<\/p>\n<p>Babak penyisihan MEMO 2026 diselenggarakan secara daring pada Sabtu, 5 September 2026, dengan melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Untuk mendukung pelaksanaan kompetisi, Mentari Groups memanfaatkan tiga platform dengan fungsi yang saling melengkapi, yaitu PesonaEdu sebagai sarana pengerjaan soal, Quilgo sebagai alat pengawasan otomatis selama peserta mengerjakan soal, serta Zoom untuk mendukung pengawasan manual oleh Insan Mentari, sebutan bagi karyawan Mentari Groups.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/943505\/siswa-sd-didorong-jadi-penggerak-gerakan-peduli-lingkungan\" title=\"Siswa SD Didorong Jadi Penggerak Gerakan Peduli Lingkungan\" target=\"_blank\">Siswa SD Didorong Jadi Penggerak Gerakan Peduli Lingkungan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan babak penyisihan dilaksanakan secara serentak tanpa mengharuskan peserta hadir di lokasi yang sama. PesonaEdu memfasilitasi peserta dalam mengakses dan mengerjakan soal, sementara Quilgo mendukung proses pemantauan secara otomatis selama ujian berlangsung. Di sisi lain, pengawasan melalui Zoom oleh Insan Mentari menjadi bagian dari upaya penyelenggara dalam memastikan proses kompetisi berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p>Melalui kombinasi platform digital dan keterlibatan tim pengawas, pelaksanaan babak penyisihan MEMO 2026 dirancang agar dapat menjangkau peserta dari berbagai daerah sekaligus mendukung proses kompetisi yang terstruktur. Pendekatan ini juga mencerminkan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan kompetisi pendidikan yang memungkinkan partisipasi lebih luas.<\/p>\n<p>Dari hasil babak penyisihan tersebut, sebanyak 263 peserta berhasil melaju ke babak final yang terbagi dalam tiga kategori kompetisi.\u00a0<br \/>&#13;<br \/>\nSetelah melewati babak penyisihan, seluruh 263 finalis MEMO 2026 diwajibkan mengikuti babak final yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026. Pada tahap ini, seluruh finalis kembali mengerjakan soal kompetisi secara daring dengan menggunakan sistem yang sama seperti pada babak penyisihan, yaitu platform PesonaEdu sebagai sarana pengerjaan soal, Quilgo untuk pengawasan otomatis, serta Zoom untuk mendukung pengawasan manual oleh Insan Mentari.<\/p>\n<p>Penggunaan sistem yang sama pada kedua tahap kompetisi bertujuan untuk menjaga konsistensi mekanisme pelaksanaan sekaligus mendukung kelancaran proses pengerjaan soal. Melalui babak final ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan matematika mereka sebagai bagian dari proses penentuan penerima penghargaan MEMO 2026.(H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/947229\/olimpiade-matematika-dukung-penguatan-numerasi-siswa-sekolah-dasar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) Penguatan kemampuan matematika sejak dini masih menjadi salah satu tantangan dalam dunia pendidikan Indonesia. Berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 yang dirilis oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Indonesia mencatat skor matematika sebesar 366, berada di bawah rata-rata OECD sebesar 472. Hasil ini menegaskan pentingnya upaya berkelanjutan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122569,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122568"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122568\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}