{"id":122522,"date":"2026-10-21T23:03:05","date_gmt":"2026-10-21T16:03:05","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/21\/bareskrim-polri-ungkap-penyelundupan-73-ribu-benih-lobster-ke-vietnam-via-batam\/"},"modified":"2026-10-21T23:03:05","modified_gmt":"2026-10-21T16:03:05","slug":"bareskrim-polri-ungkap-penyelundupan-73-ribu-benih-lobster-ke-vietnam-via-batam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/21\/bareskrim-polri-ungkap-penyelundupan-73-ribu-benih-lobster-ke-vietnam-via-batam\/","title":{"rendered":"Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 73 Ribu Benih Lobster ke Vietnam via Batam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/21\/1792597332_01d3c3ae80358f57905f.jpg\" alt=\"Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 73 Ribu Benih Lobster ke Vietnam via Batam\"\/><figcaption>Bareskrim Polri bersama instansi terkait menunjukkan barang bukti benih bening lobster (BBL) hasil pengungkapan kasus penyelundupan lintas negara di BPBL Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20\/10).(Dok. MI\/Hendri Kremer)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KOTA <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/batam\" title=\"Batam\">Batam<\/a>, Kepulauan Riau, menjadi sorotan dalam pengungkapan dugaan penyelundupan 73.877 ekor <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/benih-bening-lobster\" title=\"benih bening lobster\">benih bening lobster<\/a> (BBL) yang diduga akan dikirim ke Vietnam melalui jaringan perdagangan lintas negara. Dalam kasus ini, Batam menjadi lokasi penanganan benih lobster hasil sitaan yang akan dibudidayakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).<\/p>\n<p>Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bareskrim-polri\" title=\"Bareskrim Polri\">Bareskrim Polri<\/a> mengungkap kasus tersebut pada Senin (19\/10\/2026). Pengungkapan bermula dari penelusuran pengangkutan benih lobster yang berasal dari Pangandaran, Jawa Barat, dan rencananya dibawa menuju Tangerang, Banten, sebelum diteruskan ke luar negeri.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohammad Irhamni, menjelaskan bahwa jaringan tersebut diduga menggunakan jalur distribusi berantai untuk menghindari pengawasan aparat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/929800\/penyelundupan-150-ribu-benih-lobster-digagalkan-polda-metro-jaya\" title=\"Penyelundupan 150 Ribu Benih Lobster Digagalkan Polda Metro Jaya\" target=\"_blank\">Penyelundupan 150 Ribu Benih Lobster Digagalkan Polda Metro Jaya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cJaringan ini mengangkut BBL melalui jalur darat menuju Sumatra dan Jambi, kemudian diselundupkan melalui Malaysia, Singapura, dan Kamboja, hingga akhirnya bermuara di Vietnam,\u201d ujar Irhamni, Rabu (21\/10).<\/p>\n<p>Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial RVJ dan FAS. Keduanya diduga berperan sebagai kurir yang menjalankan perintah dari pihak pengendali pengiriman. Para pelaku menggunakan pola komunikasi terputus sehingga tidak saling mengenal secara langsung, sebuah modus yang diterapkan untuk menyamarkan identitas pemilik modal, pemasok, hingga calon penerima di luar negeri.<\/p>\n<p>Berdasarkan pemeriksaan awal, pengiriman yang berhasil digagalkan ini diduga merupakan operasi ke-10 dari jaringan tersebut. Polisi turut menyita kendaraan operasional serta telepon seluler, dan kini tengah mendalami kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk menelusuri aliran dana perdagangan ilegal ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/888762\/satgas-pemberantasan-penyelundupan-benih-lobster-disebut-harus-segera-dibentuk\" title=\"Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster Disebut Harus Segera Dibentuk\" target=\"_blank\">Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster Disebut Harus Segera Dibentuk<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Puluhan Ribu Benih Lobster Dibudidayakan di Batam<\/h2>\n<p>Dari total 73.877 ekor benih lobster yang diamankan, sebanyak 73.477 ekor diserahkan kepada Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam untuk dibudidayakan hingga mencapai ukuran konsumsi. Sementara itu, 400 ekor lainnya disisihkan sebagai barang bukti untuk kepentingan pembuktian di pengadilan.<\/p>\n<p>Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan Direktorat Jenderal PSDKP, Sahono Budianto, menyatakan bahwa pembesaran benih lobster ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya perikanan secara legal.<\/p>\n<p>\u201cBPBL Batam menjadi salah satu lokasi <em>pilot project<\/em> pembesaran benih lobster. Langkah penangkaran ini penting agar sumber daya hayati yang diselamatkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi secara sah bagi nelayan dan masyarakat pesisir lokal,\u201d kata Sahono.<\/p>\n<p>Penyerahan benih tersebut menempatkan Batam dalam posisi strategis, baik dalam upaya penanganan hasil sitaan maupun pengembangan budidaya lobster nasional. Saat ini, kepolisian masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap pemasok, pemodal, serta jaringan penerima di luar negeri yang terlibat dalam rantai distribusi panjang tersebut. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/947220\/bareskrim-polri-ungkap-penyelundupan-73-ribu-benih-lobster-ke-vietnam-via-batam\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bareskrim Polri bersama instansi terkait menunjukkan barang bukti benih bening lobster (BBL) hasil pengungkapan kasus penyelundupan lintas negara di BPBL Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20\/10).(Dok. MI\/Hendri Kremer) KOTA Batam, Kepulauan Riau, menjadi sorotan dalam pengungkapan dugaan penyelundupan 73.877 ekor benih bening lobster (BBL) yang diduga akan dikirim ke Vietnam melalui jaringan perdagangan lintas negara. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122523,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122522","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122522"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122522\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122523"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}