{"id":122448,"date":"2026-10-21T19:50:04","date_gmt":"2026-10-21T12:50:04","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/21\/8-bahaya-konsumsi-makan-makanan-berminyak\/"},"modified":"2026-10-21T19:50:04","modified_gmt":"2026-10-21T12:50:04","slug":"8-bahaya-konsumsi-makan-makanan-berminyak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/21\/8-bahaya-konsumsi-makan-makanan-berminyak\/","title":{"rendered":"8 Bahaya Konsumsi Makan Makanan Berminyak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/21\/1792586713_5af3a8db2cac089a3f2a.jpg\" alt=\"8 Bahaya Konsumsi Makan Makanan Berminyak\"\/><figcaption>Berikut Bahaya Konsumsi Makan Makanan Berminyak(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/makanan-berminyak\" title=\"Makanan Berminyak\">MAKANAN berminyak<\/a> adalah makanan yang mengandung minyak atau lemak dalam jumlah tertentu, baik secara alami maupun akibat proses pengolahan, seperti menggoreng. Jenis makanan ini umumnya memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma yang menggugah selera.<\/p>\n<p>Contoh makanan berminyak antara lain gorengan, kentang goreng, ayam goreng, keripik, bakwan, tempe goreng, dan berbagai makanan cepat saji.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Meningkatkan Risiko Kolesterol Tinggi<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat dalam darah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/892894\/13-bahaya-sering-makan-makanan-berminyak\" title=\"13 Bahaya Sering Makan Makanan Berminyak\" target=\"_blank\">13 Bahaya Sering Makan Makanan Berminyak<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung<\/strong><\/h3>\n<p>Makanan berminyak yang tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan garam dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit jantung jika sering dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.<\/p>\n<h3><strong>3. Memicu Kenaikan Berat Badan<\/strong><\/h3>\n<p>Makanan yang digoreng cenderung memiliki kepadatan kalori lebih tinggi karena minyak menambah energi pada makanan.<\/p>\n<h3><strong>4. Menyebabkan Gangguan Pencernaan<\/strong><\/h3>\n<p>Makanan tinggi lemak dapat memperlambat pengosongan lambung pada sebagian orang. Akibatnya, seseorang mungkin merasa terlalu kenyang, kembung, mual, atau mengalami ketidaknyamanan setelah makan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/849569\/12-bahaya-sering-konsumsi-makanan-berminyak\" title=\"12 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Berminyak\" target=\"_blank\">12 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Berminyak<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Memperburuk Gejala Asam Lambung<\/strong><\/h3>\n<p>Pada sebagian orang, makanan tinggi lemak dapat memperburuk gejala refluks asam lambung atau GERD. Makanan tersebut dapat memperlambat pengosongan lambung dan memengaruhi mekanisme yang mencegah isi lambung naik ke kerongkongan.<\/p>\n<h3><strong>6. Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi makanan gorengan yang sering, terutama sebagai bagian dari pola makan tinggi kalori dan rendah serat, dapat berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan metabolisme dan diabetes tipe 2.<\/p>\n<h3><strong>7. Meningkatkan Risiko Perlemakan Hati<\/strong><\/h3>\n<p>Pola makan tinggi kalori dan lemak tidak sehat dapat berkontribusi terhadap penumpukan lemak di hati, terutama jika disertai kelebihan berat badan dan gangguan metabolisme.<\/p>\n<h3><strong>8. Meningkatkan Paparan Senyawa Berbahaya dari Minyak yang Digunakan Berulang Kali<\/strong><\/h3>\n<p>Minyak goreng yang dipanaskan berulang kali pada suhu tinggi dapat mengalami oksidasi dan kerusakan kimia. Proses tersebut dapat menghasilkan berbagai senyawa yang tidak diinginkan.<\/p>\n<p>Konsumsi makanan berminyak secara berlebihan, terutama yang tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan kalori, dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi, penyakit jantung, kenaikan berat badan, serta gangguan metabolisme. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>alodokter, hellosehat<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/947133\/8-bahaya-konsumsi-makan-makanan-berminyak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Bahaya Konsumsi Makan Makanan Berminyak(magnifik) MAKANAN berminyak adalah makanan yang mengandung minyak atau lemak dalam jumlah tertentu, baik secara alami maupun akibat proses pengolahan, seperti menggoreng. Jenis makanan ini umumnya memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma yang menggugah selera. Contoh makanan berminyak antara lain gorengan, kentang goreng, ayam goreng, keripik, bakwan, tempe [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122449,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122448","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122448","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122448"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122448\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}