{"id":122276,"date":"2026-10-21T12:28:00","date_gmt":"2026-10-21T05:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/21\/magnet-politik-indonesia-timur-jusuf-kalla-masih-terkuat-nama-baru-mulai-unjuk-gigi\/"},"modified":"2026-10-21T12:28:00","modified_gmt":"2026-10-21T05:28:00","slug":"magnet-politik-indonesia-timur-jusuf-kalla-masih-terkuat-nama-baru-mulai-unjuk-gigi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/21\/magnet-politik-indonesia-timur-jusuf-kalla-masih-terkuat-nama-baru-mulai-unjuk-gigi\/","title":{"rendered":"Magnet Politik Indonesia Timur, Jusuf Kalla masih Terkuat, Nama Baru Mulai Unjuk Gigi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/21\/1792559897_d7790951980fae83ba10.jpg\" alt=\"Magnet Politik Indonesia Timur, Jusuf Kalla masih Terkuat, Nama Baru Mulai Unjuk Gigi\"\/><figcaption>Survei bertajuk &#8220;Suara Indonesia Timur&#8221;.(MI\/Lina Herlina)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PETA perpolitikan di kawasan Indonesia Timur ternyata belum banyak berubah. Survei terbaru Pusat Penelitian Opini Publik, Demokrasi dan Pembangunan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) membuktikan bahwa mantan Wakil Presiden <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jusuf-kalla\" title=\"Jusuf Kalla\">Jusuf Kalla<\/a> (JK) masih menjadi figur sentral yang paling dipercaya.<\/p>\n<p>Meski demikian, dinamika politik mulai menunjukkan pergeseran dengan munculnya nama-nama baru yang perlahan mencuri perhatian publik.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dalam survei bertajuk &#8220;Suara Indonesia Timur&#8221; tersebut, responden diajukan pertanyaan mengenai siapa tokoh yang dianggap paling mampu menyelesaikan persoalan masyarakat di kawasan timur Indonesia. Kepala Pusat Penelitian Opini Publik LPPM, Prof. Imam Mujahidin Fahmid, memaparkan hasil menarik dari skenario yang disodorkan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/945074\/jusuf-kalla-beri-kuliah-umum-di-niu-soroti-demokrasi-liberal-dan-urgensi-gbhn\" title=\"Jusuf Kalla Beri Kuliah Umum di NIU: Soroti Demokrasi Liberal dan Urgensi GBHN\" target=\"_blank\">Jusuf Kalla Beri Kuliah Umum di NIU: Soroti Demokrasi Liberal dan Urgensi GBHN<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Dominasi Jusuf Kalla di Skenario Utama<\/h3>\n<p>Ketika nama Jusuf Kalla dimasukkan dalam daftar pilihan, tokoh asal Sulawesi Selatan itu langsung mendominasi. JK berada di posisi teratas dengan perolehan 22,39% suara.<\/p>\n<p>&#8220;Jusuf Kalla tetap memperoleh persentase tertinggi di antara nama tokoh yang ditampilkan. Ini menunjukkan bahwa magnet kepemimpinan beliau di Indonesia Timur masih sangat kuat dan relevan hingga saat ini,&#8221; jelas Prof. Imam dalam paparannya, Rabu (21\/10).<\/p>\n<p>Di bawah JK, terdapat nama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memperoleh 11,01%, disusul Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan 9,90%. Sementara itu, Sherly Tjoanda Laos mencatat 6,00%, Nasruddin Umar 5,10%, dan Bahlil Lahadalia 4,80%.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/944178\/kuliah-di-niu-jusuf-kalla-kritik-demokrasi-liberal-dan-politik-popularitas\" title=\"Kuliah di NIU, Jusuf Kalla Kritik Demokrasi Liberal dan Politik Popularitas\" target=\"_blank\">Kuliah di NIU, Jusuf Kalla Kritik Demokrasi Liberal dan Politik Popularitas<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Munculnya Figur Baru<\/h3>\n<p>Menariknya, survei ini juga menguji apa yang terjadi jika nama Jusuf Kalla dihilangkan dari daftar (skenario tanpa JK). Hasilnya, publik justru terlihat kebingungan. Sebanyak 26,95% responden menjawab &#8220;Tidak Tahu\/Tidak Jawab&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Angka 26,95% yang tidak tahu atau rahasia ini menjadi temuan yang sangat menarik. Ini membuktikan bahwa belum ada figur yang benar-benar mapan untuk menggantikan posisi dominan JK di Indonesia Timur,&#8221; ungkap Prof. Imam.<\/p>\n<p>Namun, di tengah kekosongan figur utama tersebut, muncul nama-nama baru yang mulai unjuk gigi. Dalam skenario tanpa JK, nama Andi Amran Sulaiman justru melesat menjadi yang tertinggi dengan 19,44%. Nama Sjafrie Sjamsoeddin juga naik signifikan ke angka 17,70%.<\/p>\n<p>&#8220;Ini merupakan skenario tersendiri. Perubahan persentase ini membuktikan adanya perpindahan pilihan individu dari Jusuf Kalla ke figur-figur baru tersebut,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Selain itu, nama-nama baru lainnya seperti Sherly Tjoanda Laos (6,40%), Nasruddin Umar (6,00%), dan Bahlil Lahadalia (5,10%) juga terlihat mulai mengisi ruang kosong tersebut.<\/p>\n<p>Nama politisi senior seperti TGB Zainul Majdi, Irman Noor, dan Tamsil Linrung juga masih bertengger di papan bawah dengan perolehan masing-masing di kisaran 2-3 persen.<\/p>\n<h3>Kampus sebagai Penjembatan Aspirasi<\/h3>\n<p>Prof. Imam Mujahidin menilai, dinamika pergeseran figur ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia Timur sedang mencari sosok yang benar-benar mampu membawa aspirasi mereka ke level nasional. Kampus, dalam hal ini Unhas, disebutkannya siap mengambil peran strategis.<\/p>\n<p>&#8220;Tiket kepercayaan kepada kampus sebagai saluran aspirasi ini tinggi, nomor dua setelah media sosial. Pak Rektor ingin Unhas bisa menjadi hub of knowledge atau titik temu untuk mengantarkan aspirasi dari masyarakat Indonesia Timur ke Jakarta,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Terlepas dari kuatnya pengaruh JK dan kemunculan nama-nama baru, Prof. Imam mengingatkan bahwa persoalan mendasar tetap harus diselesaikan oleh pemerintah pusat, seperti tuntutan pengelolaan SDA yang adil dan penegakan hukum.<\/p>\n<p>Sebab, jika ketidakpuasan ini terus dibiarkan, besar potensi kekecewaan tersebut memicu letupan sosial yang merugikan masyarakat luas. (LN\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/946902\/magnet-politik-indonesia-timur-jusuf-kalla-masih-terkuat-nama-baru-mulai-unjuk-gigi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Survei bertajuk &#8220;Suara Indonesia Timur&#8221;.(MI\/Lina Herlina) PETA perpolitikan di kawasan Indonesia Timur ternyata belum banyak berubah. Survei terbaru Pusat Penelitian Opini Publik, Demokrasi dan Pembangunan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) membuktikan bahwa mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masih menjadi figur sentral yang paling dipercaya. Meski demikian, dinamika politik mulai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122277,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-122276","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122276","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122276"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122276\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122277"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122276"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122276"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122276"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}