{"id":121835,"date":"2026-10-20T17:14:49","date_gmt":"2026-10-20T10:14:49","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/karhutla-gunung-arjuno-welirang-dekati-permukiman-tim-gabungan-siaga\/"},"modified":"2026-10-20T17:14:49","modified_gmt":"2026-10-20T10:14:49","slug":"karhutla-gunung-arjuno-welirang-dekati-permukiman-tim-gabungan-siaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/karhutla-gunung-arjuno-welirang-dekati-permukiman-tim-gabungan-siaga\/","title":{"rendered":"Karhutla Gunung Arjuno-Welirang Dekati Permukiman, Tim Gabungan Siaga"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/20\/1792490669_4f6bb5f16de5b9c80f26.jpg\" alt=\"Karhutla Gunung Arjuno-Welirang Dekati Permukiman, Tim Gabungan Siaga\"\/><figcaption>Kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang(Dok. UPT Tahura Raden Soerjo)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>TIM gabungan terus bekerja ekstra keras untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karhutla\" title=\"karhutla\">karhutla<\/a>) yang melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Upaya percepatan penanganan dilakukan menyusul laporan bahwa jarak titik api kini semakin dekat dengan permukiman warga, yakni tersisa sekitar dua hingga tiga kilometer.<\/p>\n<p>Ketua Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jawa Timur, Muhammad Amrul, menyatakan bahwa posisi api yang kian mendekat menjadi ancaman serius bagi keselamatan penduduk setempat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cTitik api dilaporkan berada sekitar 2\u20133 kilometer dari pemukiman warga, ini sangat membahayakan, kami berusaha keras menangani,\u201d ujar Amrul di Surabaya, Selasa (20\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/883397\/warga-pekanbaru-diimbau-waspada-potensi-karhutla-akibat-el-nino-ekstrem\" title=\"Warga Pekanbaru Diimbau Waspada Potensi Karhutla Akibat El Nino Ekstrem\" target=\"_blank\">Warga Pekanbaru Diimbau Waspada Potensi Karhutla Akibat El Nino Ekstrem<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kronologi dan Sebaran Titik Api<\/h2>\n<p>Peristiwa karhutla ini pertama kali dilaporkan terjadi pada Jumat (16\/10) petang. Berdasarkan pantauan awal, titik api pertama kali muncul di kawasan Puncak Arjuno. Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus memantau pergerakan api guna menentukan langkah pemadaman yang paling efektif.<\/p>\n<p>Selain di Puncak Arjuno, pengamatan petugas menunjukkan adanya titik api di kawasan Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Amrul menjelaskan bahwa pemantauan juga dilakukan secara digital melalui sistem radar untuk memastikan cakupan area yang terbakar.<\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan pantauan dari radar Sipongi saat ini di wilayah Arjuno\u2013Welirang masih terdapat titik api,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/946433\/medan-terjal-hambat-pemadaman-karhutla-di-sejumlah-wilayah-jatim\" title=\"Medan Terjal Hambat Pemadaman Karhutla di Sejumlah Wilayah Jatim\" target=\"_blank\">Medan Terjal Hambat Pemadaman Karhutla di Sejumlah Wilayah Jatim<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Dampak dan Penutupan Jalur Pendakian<\/h2>\n<p>Meski jarak api tergolong dekat dengan area hunian, BPBD melaporkan bahwa aktivitas harian masyarakat di sekitar lereng gunung sejauh ini belum terdampak secara langsung. Amrul juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.<\/p>\n<p>Terkait kerugian materil dan kerusakan ekosistem, pihak berwenang masih melakukan penghitungan di lapangan. \u201cLuas area terbakar masih dalam pendataan petugas,\u201d tambah Amrul.<\/p>\n<p>Sebagai langkah antisipasi keselamatan, otoritas terkait telah memutuskan untuk menutup sementara seluruh jalur pendakian di Gunung Arjuno-Welirang. Penutupan ini berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan, menunggu situasi benar-benar kondusif dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya.<\/p>\n<h2>Penyelidikan Penyebab Kebakaran<\/h2>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih fokus pada upaya pemadaman di titik-titik yang sulit dijangkau. Mengenai pemicu munculnya api, pihak kepolisian dan instansi terkait masih melakukan pendalaman.<\/p>\n<p>\u201cPenyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan,\u201d pungkas Amrul.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/946531\/karhutla-gunung-arjuno-welirang-dekati-permukiman-tim-gabungan-siaga\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang(Dok. UPT Tahura Raden Soerjo) TIM gabungan terus bekerja ekstra keras untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Upaya percepatan penanganan dilakukan menyusul laporan bahwa jarak titik api kini semakin dekat dengan permukiman warga, yakni tersisa sekitar dua hingga tiga kilometer. Ketua Tim Pusat Pengendalian Operasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121836,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121835"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121835\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}