{"id":121681,"date":"2026-10-20T10:51:09","date_gmt":"2026-10-20T03:51:09","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/ranger-bumi-hadir-di-festival-cia-2026-ajak-anak-peduli-lingkungan-melalui-seni-dongeng-dan-kreativitas\/"},"modified":"2026-10-20T10:51:09","modified_gmt":"2026-10-20T03:51:09","slug":"ranger-bumi-hadir-di-festival-cia-2026-ajak-anak-peduli-lingkungan-melalui-seni-dongeng-dan-kreativitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/ranger-bumi-hadir-di-festival-cia-2026-ajak-anak-peduli-lingkungan-melalui-seni-dongeng-dan-kreativitas\/","title":{"rendered":"Ranger Bumi Hadir di Festival CIA 2026, Ajak Anak Peduli Lingkungan melalui Seni, Dongeng, dan Kreativitas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/20\/1792467956_bf62b8c5cac1804336a4.jpeg\" alt=\"Ranger Bumi Hadir di Festival CIA 2026, Ajak Anak Peduli Lingkungan melalui Seni, Dongeng, dan Kreativitas\"\/><figcaption>Ranger Bumi hadir di Festival CIA 2026 di Jakarta dengan edukasi pemilahan sampah, dongeng, drama musikal, dan lokakarya mainan dari bahan bekas untuk anak-anak.(Ranger Bumi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ranger-bumi\" title=\"Ranger Bumi\">RANGER Bumi<\/a> turut berpartisipasi dalam Festival CIA yang diselenggarakan oleh majalah anak CIA pada 2-4 Oktober 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dalam kegiatan ini, Ranger Bumi menghadirkan berbagai aktivitas edukasi lingkungan yang dikemas secara kreatif, interaktif, dan menyenangkan untuk anak-anak.<\/p>\n<p>Partisipasi ini menjadi salah satu upaya Ranger Bumi untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, yaitu seni, literasi, dongeng, pertunjukan, dan kegiatan kreatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Di area booth, Ranger Bumi menghadirkan pameran karya berupa lukisan dan buku hasil karya Sahabat Cilik Ranger Bumi. Pameran ini menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas anak-anak sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dituangkan melalui berbagai bentuk karya seni dan literasi.<\/p>\n<p>Selain pameran karya, booth Ranger Bumi juga menghadirkan edukasi pemilahan sampah serta sosialisasi berbagai program dan kegiatan Ranger Bumi. Anak-anak yang berkunjung berkesempatan mengenal pentingnya memilah sampah sekaligus mendapatkan informasi mengenai kegiatan edukatif dan kreatif yang dapat mereka ikuti.<\/p>\n<p>Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya anak yang datang dan berpartisipasi dalam aktivitas di booth. Tidak sedikit pula anak-anak yang menunjukkan ketertarikan untuk mengenal lebih jauh dan bergabung menjadi bagian dari Ranger Bumi. Hal ini menjadi semangat tersendiri bagi Ranger Bumi untuk terus memperluas jangkauan edukasi lingkungan kepada generasi muda.<\/p>\n<p>Tidak hanya melalui booth, Ranger Bumi juga mendapat kesempatan untuk mengisi panggung Festival CIA dengan rangkaian kegiatan edukatif yang memadukan pengetahuan, seni pertunjukan, dan kreativitas. Sekitar 25\u201330 anak mengikuti kegiatan panggung yang meliputi edukasi pemilahan sampah, dongeng \u201cMonster Sampah\u201d, drama musikal \u201cNyanyian Terakhir Gajah Kecil di Hutan\u201d, serta kegiatan membuat mainan tradisional gangsing dari bahan bekas.<\/p>\n<p>Melalui edukasi pemilahan sampah, anak-anak diajak mengenali jenis-jenis sampah dan memahami pentingnya memilah sampah dengan benar. Materi disampaikan secara interaktif agar anak-anak dapat memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah maupun di sekolah.<\/p>\n<p>Kegiatan dongeng \u201cMonster Sampah\u201d menghadirkan pesan lingkungan melalui cerita yang imajinatif dan menyenangkan. Melalui dongeng, anak-anak diajak memahami dampak sampah terhadap lingkungan serta pentingnya bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan.<\/p>\n<p>Pesan pelestarian alam juga disampaikan melalui drama musikal \u201cNyanyian Terakhir Gajah Kecil di Hutan\u201d. Pertunjukan ini mengangkat kisah tentang satwa liar dan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai habitat berbagai makhluk hidup. Melalui perpaduan cerita, musik, dan drama, anak-anak diajak menumbuhkan empati terhadap satwa serta memahami bahwa kerusakan hutan tidak hanya mengancam pepohonan, tetapi juga kehidupan hewan yang bergantung pada hutan sebagai rumah mereka.<\/p>\n<p>Rangkaian kegiatan semakin meriah dengan lokakarya membuat mainan tradisional gangsing dari bahan bekas. Dalam aktivitas ini, anak-anak diajak memanfaatkan kembali material yang sudah tidak terpakai menjadi mainan yang menarik dan bermanfaat. Selain melatih kreativitas serta keterampilan motorik, kegiatan ini memperkenalkan konsep penggunaan kembali atau reuse sebagai salah satu langkah untuk mengurangi sampah.<\/p>\n<p>Melalui berbagai kegiatan tersebut, Ranger Bumi berupaya menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan tidak harus disampaikan melalui metode yang kaku. Anak-anak dapat belajar memahami persoalan lingkungan melalui pengalaman langsung, cerita, musik, permainan, dan proses berkarya. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu mereka membangun kepedulian sekaligus mendorong kebiasaan ramah lingkungan sejak usia dini.<\/p>\n<p>Ranger Bumi percaya bahwa anak-anak memiliki peran penting dalam membangun masa depan bumi yang lebih baik. Dengan memberikan ruang bagi anak untuk belajar, berkreasi, menyampaikan gagasan, dan terlibat dalam aksi nyata, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga memiliki kemauan untuk mengambil bagian dalam pelestariannya.<\/p>\n<p>Antusiasme anak-anak selama Festival CIA menjadi dorongan bagi Ranger Bumi untuk terus menghadirkan program edukasi lingkungan yang kreatif, inklusif, dan menyenangkan. Ke depan, Ranger Bumi berharap dapat menjangkau lebih banyak anak dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas gerakan kepedulian terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>Ranger Bumi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada *majalah anak CIA* atas kesempatan dan ruang kolaborasi yang diberikan untuk berpartisipasi dalam Festival CIA 2026. Apresiasi juga disampaikan kepada *Media Indonesia selaku media partner* yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini.<\/p>\n<p>Kolaborasi ini menjadi langkah berarti dalam menghadirkan ruang belajar yang positif bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan pendidikan lingkungan melalui kegiatan yang dekat dengan minat dan kreativitas mereka.<\/p>\n<p>Bagi Ranger Bumi, menjaga bumi dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Melalui cerita, karya, permainan, dan aksi nyata, anak-anak diajak untuk menjadi bagian dari perubahan serta menumbuhkan semangat menjaga bumi bersama-sama. (RO\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/946394\/ranger-bumi-hadir-di-festival-cia-2026-ajak-anak-peduli-lingkungan-melalui-seni-dongeng-dan-kreativitas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ranger Bumi hadir di Festival CIA 2026 di Jakarta dengan edukasi pemilahan sampah, dongeng, drama musikal, dan lokakarya mainan dari bahan bekas untuk anak-anak.(Ranger Bumi) RANGER Bumi turut berpartisipasi dalam Festival CIA yang diselenggarakan oleh majalah anak CIA pada 2-4 Oktober 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dalam kegiatan ini, Ranger Bumi menghadirkan berbagai aktivitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121682,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121681"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121681\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}