{"id":121661,"date":"2026-10-20T09:54:50","date_gmt":"2026-10-20T02:54:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/waspada-phishing-konvensional-catut-nama-zoom-dan-docusign\/"},"modified":"2026-10-20T09:54:50","modified_gmt":"2026-10-20T02:54:50","slug":"waspada-phishing-konvensional-catut-nama-zoom-dan-docusign","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/waspada-phishing-konvensional-catut-nama-zoom-dan-docusign\/","title":{"rendered":"Waspada Phishing Konvensional Catut Nama Zoom dan DocuSign"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/20\/1792464768_adb727d90d92ab2a3cc3.jpg\" alt=\"Waspada Phishing Konvensional Catut Nama Zoom dan DocuSign\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DI\u00a0tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang melahirkan berbagai ancaman siber canggih, taktik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penipuan\" title=\"penipuan\">penipuan<\/a> konvensional ternyata masih menjadi ancaman nyata. Laporan terbaru dari tim <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kaspersky\" title=\"kaspersky\">Kaspersky<\/a> mengungkapkan adanya kampanye phishing sederhana namun masif yang menyamar sebagai komunikasi resmi dari platform populer, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/zoom\" title=\"zoom\">Zoom<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/docusign\" title=\"docusign\">DocuSign<\/a>.<\/p>\n<p>Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber masih mengandalkan skema klasik yang telah teruji. Dengan memanfaatkan kelengahan karyawan di tengah padatnya arus <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/email\" title=\"email\">email<\/a> masuk pasca-musim liburan, para penipu berharap taktik sederhana ini tetap mampu menjaring korban.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Dua Gelombang Serangan Phishing<\/h3>\n<p>Berdasarkan data yang dihimpun hingga 11 September 2026, serangan ini terbagi dalam dua gelombang utama yang menyasar berbagai wilayah di dunia. Berikut adalah rincian kampanye phishing tersebut:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/944151\/survei-kaspersky-92-persen-umkm-indonesia-terpapar-insiden-siber-setahun-terakhir\" title=\"Survei Kaspersky: 92 Persen UMKM Indonesia Terpapar Insiden Siber Setahun Terakhir\" target=\"_blank\">Survei Kaspersky: 92 Persen UMKM Indonesia Terpapar Insiden Siber Setahun Terakhir<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Aspek<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Gelombang Pertama (DocuSign)<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Gelombang Kedua (Zoom)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; font-weight: bold;\">Target Wilayah<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Timur Tengah, Amerika Latin, Eropa Barat, Rusia, Armenia, Azerbaijan.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Global (Masih aktif hingga saat ini).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; font-weight: bold;\">Modus Operandi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Menyamar sebagai komunikasi resmi DocuSign untuk mencuri kredensial.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Peringatan palsu penonaktifan akun untuk memancing data pribadi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; font-weight: bold;\">Umpan yang Digunakan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tautan phishing ke halaman pencurian kredensial.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tautan phishing dan formulir tersemat (detail kartu kredit).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; font-weight: bold;\">Jumlah Deteksi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td colspan=\"2\" style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">Lebih dari 1.000 email phishing terdeteksi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Mengapa Taktik Sederhana Masih Efektif?<\/h3>\n<p>Andrey Kovtun, Manajer Grup Perlindungan Ancaman Email di Kaspersky, menjelaskan bahwa kesederhanaan justru menjadi kekuatan bagi pelaku penipuan.<\/p>\n<p>&#8220;Karyawan bisa saja melewatkan tanda-tanda phishing di tengah membanjirnya email masuk. Pelaku memilih merek yang umum digunakan di lingkungan perusahaan agar dapat meniru email resmi secara meyakinkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kovtun menekankan bahwa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keamanan-siber\" title=\"keamanan siber\">keamanan siber<\/a> perusahaan tidak boleh hanya bergantung pada faktor manusia. Taktik berteknologi rendah sekalipun seharusnya dapat dideteksi oleh solusi keamanan khusus sebelum mencapai kotak masuk pengguna.<\/p>\n<h3>Rekomendasi Keamanan untuk Perusahaan<\/h3>\n<p>Untuk memitigasi risiko serangan phishing, para ahli Kaspersky menyarankan langkah-langkah perlindungan berikut:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Gunakan Solusi Keamanan Khusus:<\/strong> Terapkan perlindungan seperti <em>Kaspersky Security for Mail Server<\/em> yang mampu mengidentifikasi phishing tradisional maupun buatan AI dengan heuristik canggih.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Pelatihan Kesadaran Siber:<\/strong> Edukasi karyawan secara berkala mengenai ciri-ciri email berbahaya dan risiko insiden akibat faktor manusia.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Pertahanan Komprehensif:<\/strong> Bagi bisnis kecil, solusi seperti <em>Kaspersky Small Office Security Premium<\/em> dapat membantu memblokir tautan berbahaya dan memberikan platform edukasi bawaan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Uji Kewaspadaan:<\/strong> Lakukan kampanye phishing terkendali untuk menguji respons karyawan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian lebih.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Autentikasi Multi-Faktor (MFA):<\/strong> Wajibkan MFA untuk semua akun email, terutama bagi pengguna dengan hak akses khusus, dan gunakan opsi tanpa kata sandi jika memungkinkan.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p><strong>Catatan:<\/strong> Hingga 20 Oktober 2026, kampanye phishing yang mencatut nama Zoom dilaporkan masih aktif. Perusahaan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap notifikasi akun yang meminta informasi sensitif atau detail pembayaran.<\/p>\n<p>(Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/946378\/waspada-phishing-konvensional-catut-nama-zoom-dan-docusign\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) DI\u00a0tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang melahirkan berbagai ancaman siber canggih, taktik penipuan konvensional ternyata masih menjadi ancaman nyata. Laporan terbaru dari tim Kaspersky mengungkapkan adanya kampanye phishing sederhana namun masif yang menyamar sebagai komunikasi resmi dari platform populer, Zoom dan DocuSign. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber masih mengandalkan skema [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121661"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121661\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}