{"id":121617,"date":"2026-10-20T08:00:59","date_gmt":"2026-10-20T01:00:59","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/prancis-terapkan-jam-malam-pascakerusuhan-dan-penjarahan-massal\/"},"modified":"2026-10-20T08:00:59","modified_gmt":"2026-10-20T01:00:59","slug":"prancis-terapkan-jam-malam-pascakerusuhan-dan-penjarahan-massal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/prancis-terapkan-jam-malam-pascakerusuhan-dan-penjarahan-massal\/","title":{"rendered":"Prancis Terapkan Jam Malam Pascakerusuhan dan Penjarahan Massal"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/20\/1792457740_379c34f0e68de9d5e6df.jpg\" alt=\"Prancis Terapkan Jam Malam Pascakerusuhan dan Penjarahan Massal\"\/><figcaption>Demonstran melemparkan bom molotov saat terlibat bentrokan dengan polisi di Paris, Prancis.(AFP\/LOU BENOIST)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/prancis\" title=\"prancis\">Prancis<\/a> resmi memberlakukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jam-malam\" title=\"jam malam\">jam malam<\/a> di sejumlah wilayah, termasuk pusat kota <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/paris\" title=\"paris\">Paris<\/a>, menyusul gelombang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kerusuhan\" title=\"Kerusuhan\">kerusuhan<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penjarahan\" title=\"Penjarahan\">penjarahan<\/a> yang melanda negara tersebut sepanjang akhir pekan. Langkah tegas ini diambil setelah otoritas keamanan mengakui sempat kehilangan kendali di beberapa titik konflik.<\/p>\n<p>Kepolisian Paris mengumumkan bahwa jam malam berlaku mulai pukul 23.00 hingga 06.00 waktu setempat, khususnya di area Place de la R\u00e9publique dan kawasan perbelanjaan Les Halles. Selain itu, larangan berkumpul tanpa izin juga diterapkan di berbagai titik pusat kota guna mencegah eskalasi massa.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Perluasan Wilayah Jam Malam<\/h2>\n<p>Kebijakan pembatasan pergerakan ini tidak hanya terbatas di ibu kota. Sejumlah kota besar di wilayah selatan seperti Marseille, Bordeaux, Nice, dan Lyon, serta Lille di wilayah utara, juga menerapkan jam malam parsial. Fokus utama pembatasan ini menyasar pergerakan kelompok muda dan kerumunan massa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/593165\/polisi-usut-pemicu-kerusuhan-di-prancis\" title=\"Polisi Usut Pemicu Kerusuhan di Prancis\" target=\"_blank\">Polisi Usut Pemicu Kerusuhan di Prancis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menteri Dalam Negeri Laurent Nu\u00f1ez mengakui adanya kegagalan dalam antisipasi awal. Meski sempat mengajukan pengunduran diri karena kritik tajam dari pihak oposisi, Presiden Emmanuel Macron menolak permintaan tersebut demi menjaga stabilitas komando penegakan hukum. Istana \u00c9lys\u00e9e menekankan perlunya transparansi terkait kegagalan intelijen dalam memprediksi skala kerusuhan ini.<\/p>\n<h2>Dampak Kerusakan dan Korban<\/h2>\n<p>Kerusuhan yang awalnya dipicu oleh protes siswa terkait kondisi sekolah ini berkembang menjadi demonstrasi besar yang melibatkan serikat pekerja. Isu yang diangkat meluas hingga mencakup kenaikan harga bahan bakar, biaya hidup, dan penurunan kualitas layanan publik.<\/p>\n<p>Berikut adalah data dampak kerusuhan berdasarkan laporan otoritas setempat:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/592947\/kerusuhan-meletus-di-paris-usai-kematian-seorang-remaja\" title=\"Kerusuhan Meletus di Paris Usai Kematian Seorang Remaja\" target=\"_blank\">Kerusuhan Meletus di Paris Usai Kematian Seorang Remaja<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Kategori<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Data Statistik<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Jumlah Demonstran<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Sekitar 550.000 orang<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Jumlah Penangkapan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Lebih dari 2.500 orang<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Petugas Polisi Terluka<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Sekitar 1.000 personel<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Bisnis Terdampak<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Lebih dari 2.000 toko\/usaha<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Estimasi Kerugian Materiil<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Ratusan juta Euro<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>Respons Pemerintah dan Ancaman Hukum<\/h2>\n<p>Perdana Menteri S\u00e9bastien Lecornu menyatakan bahwa pemerintah akan menyusun undang-undang khusus untuk memastikan para pelaku perusakan bertanggung jawab secara finansial.<\/p>\n<p>&#8220;Akan ada hukum yang memastikan mereka yang merusak properti harus membayar ganti rugi,&#8221; tegas Lecornu.<\/p>\n<p>Selain itu, pemerintah menyiapkan dana pengangguran parsial bagi pekerja yang terdampak penjarahan. Di sisi lain, tim investigasi yang terdiri dari 200 penyidik tengah menganalisis rekaman CCTV untuk mengidentifikasi dalang kerusuhan.<\/p>\n<p>Fenomena penjarahan ini bahkan merambah ke platform daring, saat barang-barang curian mulai muncul di situs jual beli seperti Vinted, yang kini telah memperketat pengawasannya.<\/p>\n<h2>Ketegangan Politik dan Peringatan Internasional<\/h2>\n<p>Situasi ini memicu ketegangan politik antara pemerintah dan partai sayap kiri <i>La France Insoumise<\/i>. Pemerintah menuduh kelompok tertentu sengaja menciptakan kekacauan menjelang pemilihan presiden, namun tuduhan ini dibantah keras oleh Jean-Luc M\u00e9lenchon yang menuntut bukti nyata atas klaim tersebut.<\/p>\n<p>Melihat kondisi keamanan yang belum stabil, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jerman telah mengeluarkan peringatan perjalanan (travel alert) bagi warga negara mereka di Prancis agar menghindari area demonstrasi dan tetap waspada saat berada di kerumunan besar. (bbc\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/946331\/prancis-terapkan-jam-malam-pascakerusuhan-dan-penjarahan-massal\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demonstran melemparkan bom molotov saat terlibat bentrokan dengan polisi di Paris, Prancis.(AFP\/LOU BENOIST) PEMERINTAH Prancis resmi memberlakukan jam malam di sejumlah wilayah, termasuk pusat kota Paris, menyusul gelombang kerusuhan dan penjarahan yang melanda negara tersebut sepanjang akhir pekan. Langkah tegas ini diambil setelah otoritas keamanan mengakui sempat kehilangan kendali di beberapa titik konflik. Kepolisian Paris [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121617"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121617\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}