{"id":121524,"date":"2026-10-20T03:33:51","date_gmt":"2026-10-19T20:33:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/sekjen-pbb-antonio-guterres-sebut-batik-indonesia-inspirasi-multilateralisme-dunia\/"},"modified":"2026-10-20T03:33:51","modified_gmt":"2026-10-19T20:33:51","slug":"sekjen-pbb-antonio-guterres-sebut-batik-indonesia-inspirasi-multilateralisme-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/20\/sekjen-pbb-antonio-guterres-sebut-batik-indonesia-inspirasi-multilateralisme-dunia\/","title":{"rendered":"Sekjen PBB Antonio Guterres Sebut Batik Indonesia Inspirasi Multilateralisme Dunia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/20\/1792441608_108e33829579cc75fe41.jpg\" alt=\"Sekjen PBB Antonio Guterres Sebut Batik Indonesia Inspirasi Multilateralisme Dunia\"\/><figcaption>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan paparannya saat kunjunggannya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19\/10\/2026).(ANTARA\/FAUZAN)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pbb\" title=\"pbb\">PBB<\/a>), <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/antonio-guterres\" title=\"Antonio Guterres\">Antonio Guterres<\/a>, memberikan apresiasi mendalam terhadap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/batik\" title=\"batik\">batik<\/a> Indonesia. Dalam pandangannya, wastra nusantara ini bukan sekadar kain tradisional, melainkan menyimpan pelajaran berharga tentang bagaimana multilateralisme seharusnya dijalankan di panggung dunia.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Guterres dalam agenda &#8220;Foreign Policy Circle Talks&#8221; yang digelar di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta, pada Senin (19\/10\/2026). Ia menyoroti bagaimana batik terbentuk dari akulturasi berbagai budaya luar, mulai dari pengaruh Arab, Tiongkok, Eropa, Jepang, Asia Selatan, hingga Persia.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cMelalui perjumpaan-perjumpaan itu, batik tetap terjalin erat dengan identitas budaya Indonesia sendiri. Ada pelajaran di sini bagi multilateralisme,\u201d ujar Guterres.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/941205\/sekjen-pbb-desak-bantuan-kemanusiaan-skala-besar-masuk-ke-gaza\" title=\"Sekjen PBB Desak Bantuan Kemanusiaan Skala Besar Masuk ke Gaza\" target=\"_blank\">Sekjen PBB Desak Bantuan Kemanusiaan Skala Besar Masuk ke Gaza<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Filosofi Batik dalam Diplomasi Global<\/h3>\n<p>Guterres menganalogikan motif batik sebagai entitas yang dinamis dan adaptif. Menurutnya, corak batik tidak pernah &#8220;dibekukan oleh waktu&#8221; karena selalu muncul garis dan warna baru yang membentuk harmoni pancawarna yang kaya akan bentuk.<\/p>\n<p>Filosofi ini, lanjut Guterres, sangat relevan dengan kondisi geopolitik saat ini. Seiring munculnya kekuatan dan tantangan global yang baru, institusi internasional harus mampu memberikan ruang bagi suara dan realitas baru agar tetap relevan.<\/p>\n<p>Ia mengajak komunitas internasional untuk &#8220;menciptakan motif&#8221; baru dalam tata kelola dunia yang lebih mencerminkan realitas saat ini serta cita-cita umat manusia. Hal ini mencakup reformasi institusi multilateral, penguatan hak asasi manusia (HAM), perdamaian, serta percepatan pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/835965\/pbb-alami-krisis-keuangan-antonio-guterres-usulkan-pemotongan-anggaran\" title=\"PBB Alami Krisis Keuangan, Antonio Guterres Usulkan Pemotongan Anggaran\" target=\"_blank\">PBB Alami Krisis Keuangan, Antonio Guterres Usulkan Pemotongan Anggaran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cMotif ini milik kita untuk dibentuk bersama-sama,\u201d tegasnya, sembari mengingatkan pentingnya mengakomodasi aspirasi setiap negara dalam membangun dunia yang inklusif.<\/p>\n<h3>Agenda Kunjungan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sekjen-pbb\" title=\"Sekjen PBB\">Sekjen PBB<\/a> di Indonesia<\/h3>\n<p>Kunjungan resmi Antonio Guterres ke Indonesia berlangsung selama tiga hari dengan serangkaian agenda strategis. Selain berbicara mengenai diplomasi budaya dan multilateralisme, Guterres juga melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>Menariknya, saat bertemu Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Guterres tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang bermotif Parang, yang melambangkan kesinambungan dan semangat pantang menyerah.<\/p>\n<p>Berikut adalah ringkasan agenda kunjungan Sekjen PBB di Indonesia:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Waktu<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Agenda Utama<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Lokasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">17-19 Oktober 2026<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kunjungan Resmi Kenegaraan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Jakarta &amp; Bogor<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">&#8211;<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Pertemuan Bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Hambalang, Bogor<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">&#8211;<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kunjungan Lapangan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Bogor<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Senin, 19 Oktober 2026<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Pidato Multilateralisme (Foreign Policy Circle Talks)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kemlu RI, Jakarta<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Di akhir pernyataannya, Guterres kembali memuji keunikan batik Indonesia yang telah diakui dunia. Ia menyebut sangat wajar jika UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan karena nilai filosofis dan sejarahnya yang luar biasa bagi peradaban. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/946271\/sekjen-pbb-antonio-guterres-sebut-batik-indonesia-inspirasi-multilateralisme-dunia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan paparannya saat kunjunggannya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19\/10\/2026).(ANTARA\/FAUZAN) SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, memberikan apresiasi mendalam terhadap batik Indonesia. Dalam pandangannya, wastra nusantara ini bukan sekadar kain tradisional, melainkan menyimpan pelajaran berharga tentang bagaimana multilateralisme seharusnya dijalankan di panggung dunia. Pernyataan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121525,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121524","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121524","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121524"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121524\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121525"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121524"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121524"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121524"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}