{"id":121443,"date":"2026-10-19T23:53:58","date_gmt":"2026-10-19T16:53:58","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/ranca-bako-kembangkan-ekowisata-mangrove-dan-olah-sampah-plastik\/"},"modified":"2026-10-19T23:53:58","modified_gmt":"2026-10-19T16:53:58","slug":"ranca-bako-kembangkan-ekowisata-mangrove-dan-olah-sampah-plastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/ranca-bako-kembangkan-ekowisata-mangrove-dan-olah-sampah-plastik\/","title":{"rendered":"Ranca Bako Kembangkan Ekowisata Mangrove dan Olah Sampah Plastik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/19\/1792425631_857f90210d0966b7fffb.jpg\" alt=\"Ranca Bako Kembangkan Ekowisata Mangrove dan Olah Sampah Plastik\"\/><figcaption>Pemandangan di kawasan wisata Ranca Bako, Desa Panimbangjaya, Pandeglang, Banten.(Dok.Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KAWAAN mangrove <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ranca-bako\" title=\"Ranca Bako\">Ranca Bako<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/desa-panimbangjaya\" title=\"Desa Panimbangjaya\">Desa Panimbangjaya<\/a>, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, dikembangkan menjadi destinasi ekowisata berbasis masyarakat. Selain menawarkan wisata alam dan edukasi lingkungan, kawasan ini mulai menerapkan pengolahan sampah plastik menjadi paving blok untuk mendukung ekonomi sirkular di wilayah pesisir.<\/p>\n<p>Pengembangan Ranca Bako merupakan kelanjutan dari upaya Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan Pesisir dan Mangrove (KOMPAKSI) yang melakukan rehabilitasi mangrove sejak 2021. Bersama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan sejumlah mitra, kelompok tersebut mengembangkan fasilitas wisata sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan kawasan pesisir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Ketua tim pengabdian Untirta, Adi Susanto, mengatakan pengembangan Ranca Bako tidak hanya bertujuan menghadirkan destinasi wisata, tetapi juga mengoptimalkan potensi mangrove untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/871330\/tol-serang-panimbang-seksi-2-dibuka-waktu-tempuh-ke-pantai-selatan-tinggal-3-jam\" title=\"Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Dibuka, Waktu Tempuh ke Pantai Selatan Tinggal 3 Jam\" target=\"_blank\">Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Dibuka, Waktu Tempuh ke Pantai Selatan Tinggal 3 Jam<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cMangrove tidak hanya memiliki fungsi ekologi sebagai pelindung wilayah pesisir, tetapi juga memiliki potensi ekonomi sebagai pengungkit pertumbuhan di Desa Panimbangjaya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Rehabilitasi mangrove yang dilakukan masyarakat menjadi dasar pengembangan kawasan tersebut. Vegetasi mangrove berfungsi melindungi pesisir dari dampak gelombang dan angin kencang, sekaligus menyediakan habitat bagi berbagai biota.<\/p>\n<p>Ketua KOMPAKSI, Asep Rustandi, mengatakan masyarakat telah merasakan manfaat keberadaan mangrove sebagai pelindung kawasan pesisir. Karena itu, pengembangan ekowisata diharapkan dapat memberikan manfaat tambahan melalui kegiatan ekonomi produktif.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/829006\/tanjung-lesung-berkembang-jadi-destinasi-wisata-dan-lokasi-investasi\" title=\"Tanjung Lesung Berkembang Jadi Destinasi Wisata dan Lokasi Investasi\" target=\"_blank\">Tanjung Lesung Berkembang Jadi Destinasi Wisata dan Lokasi Investasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKeberadaan mangrove telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai pelindung kawasan pesisir dari gelombang dan angin kencang. Hadirnya kawasan ekowisata Ranca Bako diharapkan juga memberikan manfaat ekonomi sehingga menumbuhkan kegiatan produktif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Untuk mendukung pengelolaan kawasan, Untirta bersama mitra memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas kepada KOMPAKSI. Pendampingan tersebut mencakup pemeliharaan fasilitas, pelayanan pengunjung, kebersihan kawasan, serta upaya menjaga kelestarian ekosistem mangrove.<\/p>\n<p>Pengembangan wisata berbasis masyarakat ini diharapkan membuka peluang usaha, antara lain jasa pemandu, kuliner lokal, produk usaha mikro, dan edukasi lingkungan. Pengembangan kegiatan ekonomi tersebut akan dilakukan dengan tetap memperhatikan daya dukung ekosistem mangrove.<\/p>\n<p><strong>Olah Sampah Plastik<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nSelain mengembangkan ekowisata, program pemberdayaan masyarakat di Ranca Bako mencakup penerapan teknologi pengolahan sampah plastik menjadi paving blok.<\/p>\n<p>Teknologi tersebut memiliki kapasitas mengolah sekitar 30 kilogram sampah plastik dalam satu kali proses dengan hasil produksi sebanyak 20 paving blok. Inovasi ini diperkenalkan sebagai alternatif pemanfaatan sampah sekaligus upaya mengurangi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan pesisir.<\/p>\n<p>Kepala Desa Panimbangjaya, Ade Nurdin, menyambut penerapan teknologi tersebut. Menurut dia, pengolahan sampah plastik menjadi paving blok dapat menjadi solusi penanganan limbah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cTransfer teknologi pengolahan sampah menjadi paving blok diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif penanganan sampah plastik sehingga masyarakat mendapatkan solusi yang tepat guna. Paving blok dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas jalan desa sehingga sampah plastik tidak lagi menjadi masalah dalam pengelolaan lingkungan di Desa Panimbangjaya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Melalui pendekatan ekonomi sirkular, sampah plastik yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna. Jika dikembangkan secara berkelanjutan, kegiatan tersebut juga berpeluang melibatkan masyarakat dalam pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah.<\/p>\n<p>Pengolahan sampah plastik juga berpotensi menjadi bagian dari wisata edukasi Ranca Bako. Dengan demikian, pengunjung dapat mempelajari pelestarian mangrove sekaligus mengenal pemanfaatan kembali sampah menjadi produk yang berguna.<\/p>\n<p><strong>Kolaborasi Pengembangan Pesisir<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nPengembangan Ranca Bako merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Desa Binaan bertajuk \u201cPengembangan Wisata Mangrove dan Perikanan Demersal Berkelanjutan untuk Penguatan Ekonomi Biru di Desa Panimbangjaya Kabupaten Pandeglang\u201d. Program tersebut didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 2026.<\/p>\n<p>Program ini melibatkan Untirta, Universitas Mathla\u2019ul Anwar, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Pemerintah Desa Panimbangjaya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, serta KOMPAKSI.<\/p>\n<p>Pengembangan kawasan juga mendapat dukungan dari Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), PT Asahimas Chemical, dan Yayasan Lestari Alam Kita.<\/p>\n<p>Selain ekowisata dan pengolahan sampah, program tersebut mencakup pengembangan perikanan demersal berkelanjutan. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi biru melalui pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir secara bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Melalui pengembangan berbagai potensi tersebut, Ranca Bako diharapkan menjadi kawasan yang memadukan pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberlanjutan program bergantung pada kemampuan masyarakat mengelola kegiatan wisata, menjaga ekosistem mangrove, dan mengembangkan pengolahan sampah sebagai aktivitas produktif. (E-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/946254\/ranca-bako-kembangkan-ekowisata-mangrove-dan-olah-sampah-plastik\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemandangan di kawasan wisata Ranca Bako, Desa Panimbangjaya, Pandeglang, Banten.(Dok.Istimewa) KAWAAN mangrove Ranca Bako di Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, dikembangkan menjadi destinasi ekowisata berbasis masyarakat. Selain menawarkan wisata alam dan edukasi lingkungan, kawasan ini mulai menerapkan pengolahan sampah plastik menjadi paving blok untuk mendukung ekonomi sirkular di wilayah pesisir. Pengembangan Ranca Bako [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121444,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121443"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121443\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}