{"id":121279,"date":"2026-10-19T16:48:59","date_gmt":"2026-10-19T09:48:59","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-hari-ini-19-oktober-2026-waspada-suhu-37-derajat-dan-gelombang-tinggi\/"},"modified":"2026-10-19T16:48:59","modified_gmt":"2026-10-19T09:48:59","slug":"prakiraan-cuaca-jawa-tengah-hari-ini-19-oktober-2026-waspada-suhu-37-derajat-dan-gelombang-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-hari-ini-19-oktober-2026-waspada-suhu-37-derajat-dan-gelombang-tinggi\/","title":{"rendered":"Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 19 Oktober 2026 Waspada Suhu 37 Derajat dan Gelombang Tinggi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/19\/1792402771_f4eb2297250e50e0d5c5.jpg\" alt=\"Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 19 Oktober 2026: Waspada Suhu 37 Derajat dan Gelombang Tinggi\"\/><figcaption>Perahu nelayan di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol,  Kabupaten Purworejo memilih untuk cepat pulang karena gelombang tinggi di perairan selatan terus meningkat(MI\/Akhmad Safuan)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah\" title=\"prakiraan cuaca jawa tengah\">prakiraan cuaca Jawa Tengah<\/a> hari ini (19\/10) dan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta mewaspadai kombinasi suhu udara tinggi mencapai 37 derajat Celcius, angin kencang, hingga ancaman <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/banjir-rob\" title=\"Banjir Rob\">banjir rob<\/a> di pesisir utara.<\/p>\n<p>Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, menjelaskan bahwa pada pagi hingga siang hari, cuaca di Jawa Tengah umumnya berawan. Namun, memasuki sore hingga awal malam, hujan ringan diprediksi akan turun di kawasan pegunungan dan dataran tinggi di sembilan daerah.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan, karena di musim kemarau yang masih berlangsung saat ini banyak tanaman kering mudah tersulut api,&#8221; ujar Ferry Oktarisa dalam keterangan resminya, Senin (19\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/945076\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-16-oktober-2026-suhu-capai-37-derajat\" title=\"Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 16 Oktober 2026: Suhu Capai 37 Derajat\" target=\"_blank\">Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 16 Oktober 2026: Suhu Capai 37 Derajat<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Potensi Hujan dan Suhu Ekstrem<\/h3>\n<p>Meskipun masih dalam periode musim kemarau, hujan ringan berpeluang mengguyur wilayah Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Batang, Kajen, Slawi, Brebes, Bumiayu, dan Majenang. Fenomena ini diperkirakan akan membuat suhu udara terasa lebih hangat.<\/p>\n<p>Di sisi lain, belasan daerah di Jawa Tengah akan terpapar suhu udara ekstrem yang mencapai 37 derajat Celcius. Daerah-daerah tersebut meliputi Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Surakarta, dan Semarang. Selain suhu panas, angin kencang dengan kecepatan hingga 35 km\/jam berpotensi terjadi di Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Wonogiri.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Parameter Cuaca<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Kondisi \/ Wilayah<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Suhu Udara Maksimum<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">37\u00b0C (Semarang, Surakarta, Pantura Timur, Solo Raya)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kecepatan Angin<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">10 &#8211; 35 km\/jam (Arah Timur ke Selatan)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kelembaban Udara<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">35% &#8211; 95%<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Potensi Hujan Ringan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">9 Daerah (Pegunungan Tengah &amp; Sebagian Pantura)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Peringatan Gelombang Tinggi dan Rob<\/h3>\n<p>Kondisi di perairan juga memerlukan perhatian serius. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Usman Efendi, melaporkan adanya potensi air laut pasang (rob) di perairan utara dengan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 01.00-05.00 WIB. Hal ini berisiko memicu banjir pesisir di wilayah Pantura mulai dari Brebes hingga Rembang.<\/p>\n<p>Untuk perairan selatan, BMKG mengeluarkan peringatan gelombang tinggi yang berkisar antara 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini dinilai sangat berisiko bagi aktivitas pelayaran.<\/p>\n<div style=\"background-color: #fff3cd; padding: 15px; border-left: 5px solid #ffc107; margin: 20px 0;\"><strong>Batas Aman Pelayaran:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kapal Nelayan:<\/strong> Berisiko jika gelombang &gt; 1,25 meter &amp; angin &gt; 15 knot.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kapal Tongkang:<\/strong> Berisiko jika gelombang &gt; 1,5 meter &amp; angin &gt; 16 knot.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kapal Barang\/Penumpang:<\/strong> Berisiko jika gelombang &gt; 2,5 meter &amp; angin &gt; 20 knot.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Sementara itu, ketinggian gelombang di perairan utara Jawa Tengah terpantau lebih landai, berkisar antara 0,1 hingga 1,25 meter, sehingga masih dikategorikan aman untuk aktivitas pelayaran.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/946121\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-hari-ini-19-oktober-2026-waspada-suhu-37-derajat-dan-gelombang-tinggi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perahu nelayan di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo memilih untuk cepat pulang karena gelombang tinggi di perairan selatan terus meningkat(MI\/Akhmad Safuan) BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini (19\/10) dan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta mewaspadai kombinasi suhu udara tinggi mencapai 37 derajat Celcius, angin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121279"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121279\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}