{"id":121084,"date":"2026-10-19T07:11:52","date_gmt":"2026-10-19T00:11:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/pelatih-persija-women-tak-puas-hasil-imbang-di-laga-perdana-liga-putri\/"},"modified":"2026-10-19T07:11:52","modified_gmt":"2026-10-19T00:11:52","slug":"pelatih-persija-women-tak-puas-hasil-imbang-di-laga-perdana-liga-putri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/pelatih-persija-women-tak-puas-hasil-imbang-di-laga-perdana-liga-putri\/","title":{"rendered":"Pelatih Persija Women tak Puas Hasil Imbang di Laga Perdana Liga Putri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/19\/1792368139_84b0a1bbcc3842bda2c2.png\" alt=\"Pelatih Persija Women tak Puas Hasil Imbang di Laga Perdana Liga Putri\"\/><figcaption>Pelatih kepala Persija Jakarta Women Muhamad Yusup Prasetiyo (kanan) dan pemain Saki Nishihara pada jumpa pers setelah pertandingan melawan FC Bekasi City Women di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18\/10\/2026). Laga ini berakhir dengan skor(ANTARA\/Zaro Ezza Syachniar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PELATIH Kepala Persija Jakarta Women, Muhamad Yusup Prasetiyo, belum puas atas penampilan anak-anak asuhnya yang gagal mengamankan poin penuh pada laga pembuka <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/liga-putri-indonesia\" title=\"liga putri indonesia\">Liga Putri Indonesia<\/a> (Indonesia Women&#8217;s League) musim 2026\/2027. Bertanding di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18\/10\/2026), <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/persija-women\" title=\"Persija Women\">Persija Women<\/a> terpaksa berbagi angka usai ditahan imbang 1-1 oleh FC Bekasi City Women.<\/p>\n<p>Dalam pertandingan tersebut, Persija Women sempat tertinggal lebih dulu setelah pemain asing FC Bekasi City, Nao Tsukamato, mengonversi hadiah penalti menjadi gol pada menit ke-29. Macan Kemayoran baru bisa menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian lewat eksekusi tendangan bebas yang dilepaskan legiun asing asal Jepang, Saki Nishihara, pada menit ke-39.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Untuk pertandingan hari ini terus terang saya tidak senang dengan performa pemain. Tapi itu normal, itu pertandingan pertama. Pertandingan perdana selalu menyulitkan di mana-mana. Jadi kami harus syukuri hasil akhir malam ini,&#8221; ujar pelatih yang akrab disapa Yoyo tersebut dalam sesi jumpa pers seusai laga.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/945959\/berpengalaman-di-piala-dunia-wanita-john-herdman-optimistis-sepak-bola-putri-indonesia-bakal-melesat\" title=\"Berpengalaman di Piala Dunia Wanita, John Herdman Optimistis Sepak Bola Putri Indonesia Bakal Melesat\" target=\"_blank\">Berpengalaman di Piala Dunia Wanita, John Herdman Optimistis Sepak Bola Putri Indonesia Bakal Melesat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Eks pelatih Sriwijaya FC itu menilai pertarungan berjalan kurang seimbang akibat adanya ketimpangan kuota pemain asing yang diturunkan oleh kedua tim. Persija Women baru bisa memaikan dua pemain impor asal Jepang, yakni Saki Nishihara dan Michika Sakamoto.<\/p>\n<p>Sementara itu, kubu FC Bekasi City sudah dapat menurunkan kekuatan penuh empat pemain asing sekaligus, yang terdiri dari duo Jepang Nao Tsukamato dan Marin Kai, pemain asal Amerika Serikat Misa Miamour Juana, serta legiun asal Kanada Sofia Grace Iaderosa. Jurang pembeda jumlah pemain asing tersebut dinilai memengaruhi peta kekuatan di atas lapangan.<\/p>\n<p>&#8220;Dua pemain asing kami belum bisa main, dan gap-nya terasa cukup besar ketika lawan memainkan empat pemain asing. Jadi pertandingan berjalan kurang begitu kompetitif karena perbandingan jumlah pemain asing di lapangan,&#8221; tutur Yoyo menjelaskan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/920785\/hanipa-halimatusyadiah-antusias-sambut-liga-putri-indonesia-20262027\" title=\"Hanipa Halimatusyadiah Antusias Sambut Liga Putri Indonesia 2026\/2027\" target=\"_blank\">Hanipa Halimatusyadiah Antusias Sambut Liga Putri Indonesia 2026\/2027<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pertemuan antara Persija Women dan FC Bekasi City menjadi laga penutup pekan pertama Liga Putri Indonesia 2026\/2027. Pada dua laga sebelumnya yang digelar di tempat yang sama, Persita Tangerang berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas Garudayaksa FC, sedangkan Dewa United Banten FC juga mengamankan kemenangan 1-0 atas Persikad Depok.<\/p>\n<p>Meski tidak puas dengan hasil imbang yang diraih timnya, Yoyo mengaku cukup terkesan dengan tinggi tingkat persaingan di Liga Putri Indonesia. Pengalaman menangani tim sepak bola wanita untuk pertama kali dalam kariernya ini memberikan sudut pandang baru baginya.<\/p>\n<p>&#8220;Terus terang cukup kompetitif, saya juga cukup terkejut melihat tiga laga pekan ini. Secara jujur, ini pertama kalinya saya melatih tim wanita. Jadi saya tidak pernah memperkirakan pertandingan akan berjalan se-kompetitif ini. Semua tim punya kemampuan dan kualitas yang bagus,&#8221; pungkas Yoyo.<\/p>\n<p>(Ant\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/945961\/pelatih-persija-women-tak-puas-hasil-imbang-di-laga-perdana-liga-putri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih kepala Persija Jakarta Women Muhamad Yusup Prasetiyo (kanan) dan pemain Saki Nishihara pada jumpa pers setelah pertandingan melawan FC Bekasi City Women di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18\/10\/2026). Laga ini berakhir dengan skor(ANTARA\/Zaro Ezza Syachniar) PELATIH Kepala Persija Jakarta Women, Muhamad Yusup Prasetiyo, belum puas atas penampilan anak-anak asuhnya yang gagal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121085,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121084"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121084\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}