{"id":121076,"date":"2026-10-19T06:14:51","date_gmt":"2026-10-18T23:14:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/luciano-spalletti-ngaku-juventus-kalah-segala-galanya-usai-dilibas-lazio-0-3\/"},"modified":"2026-10-19T06:14:51","modified_gmt":"2026-10-18T23:14:51","slug":"luciano-spalletti-ngaku-juventus-kalah-segala-galanya-usai-dilibas-lazio-0-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/19\/luciano-spalletti-ngaku-juventus-kalah-segala-galanya-usai-dilibas-lazio-0-3\/","title":{"rendered":"Luciano Spalletti Ngaku Juventus Kalah Segala-galanya Usai Dilibas Lazio 0-3"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/19\/1792364988_140b626995bd141d0ffc.jpg\" alt=\"Luciano Spalletti Ngaku Juventus Kalah Segala-galanya Usai Dilibas Lazio 0-3\"\/><figcaption>Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengakui timnya tampil buruk saat dibantai Lazio 0-3 di kandang. Ia berjanji akan melakukan evaluasi mendalam.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PELATIH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/juventus\" title=\"Juventus\">Juventus<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/luciano-spalletti\" title=\"Luciano Spalletti\">Luciano Spalletti<\/a>, mengakui timnya tampil kalah di segala lini setelah dihentak kekalahan telak 0-3 saat menjamu Lazio di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/serie-a\" title=\"Serie A\">Serie A<\/a>. Ia mengaku terkejut dengan performa buruk anak asuhnya dan menegaskan harus ada perubahan mendasar dalam tubuh tim.<\/p>\n<p>Hasil memalukan di markas sendiri ini berbanding terbalik dengan antusiasme yang sempat dirasakan Bianconeri setelah meraih kemenangan tandang 2-1 atas Celta Vigo di Liga Europa. Namun, euforia tersebut seketika sirna di Serie A saat menghadapi Lazio.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Juventus tidak benar-benar memberikan ancaman berarti sepanjang laga. Lazio sukses mengamankan kemenangan 3-0 lewat gol sundulan Oliver Provstgaard, tembakan mendatar Gustav Isaksen, serta serangan balik cepat Fisayo Dele-Bashiru di penghujung laga.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/858560\/spalletti-usai-juventus-vs-lazio-2-2-hadapi-tekanan-dan-nikmati-tantangan\" title=\"Spalletti Usai Juventus vs Lazio 2-2: Hadapi Tekanan dan Nikmati Tantangan\" target=\"_blank\">Spalletti Usai Juventus vs Lazio 2-2: Hadapi Tekanan dan Nikmati Tantangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dalam laga ini, Spalletti tidak mendampingi tim langsung dari bangku cadangan akibat sanksi larangan bertanding pasca perselisihan dengan pelatih Cagliari, Fabio Pisacane. Posisinya digantikan oleh sang asisten pelatih, Marco Domenichini.<\/p>\n<p>&#8220;Ini jelas Juventus yang inferior, tim yang tidak mengendalikan permainan, dan tidak memiliki ide ke mana arah pertandingan ini dibawakan,&#8221; ungkap Spalletti kepada DAZN Italia.<\/p>\n<p>Spalletti menjelaskan bahwa jadwal padat turut memengaruhi fisik dan mental para pemainnya, meski hal itu tidak dijadikan alasan atas performa buruk di lapangan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/945946\/hasil-juventus-vs-lazio-0-3-bianconeri-hancur-di-kandang-aquile-pepet-puncak-klasemen\" title=\"Hasil Juventus vs Lazio 0-3: Bianconeri Hancur di Kandang, Aquile Pepet Puncak Klasemen\" target=\"_blank\">Hasil Juventus vs Lazio 0-3: Bianconeri Hancur di Kandang, Aquile Pepet Puncak Klasemen<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Sulit untuk menjalaskannya bahkan kepada diri kami sendiri, karena kami baru kembali jam 4 pagi pada hari Jumat dari Vigo, lalu membiarkan para pemain memulihkan diri bersama staf performa fisik. Kami mencoba mengubah beberapa hal, ada enam pemain baru, tetapi kami lambat dalam hal kaki maupun pikiran. Dalam sepak bola, Anda bisa melihat lawan, Anda bisa melihat bola, dan jika Anda terlalu lambat bereaksi, tidak menunjukkan hati atau ritme, taktik dan sistem menjadi tidak relevan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<h2>Kritik Fans dan Evaluasi Internal<\/h2>\n<p>Para pendukung yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan menyuarakan cemoohan dan kekecewaan mereka terhadap skuad Juventus. Kekalahan ini membuat Bianconeri kini tertinggal delapan poin dari puncak klasemen Serie A hanya dalam tujuh pekan awal.<\/p>\n<p>&#8220;Tanpa tempo, tanpa ide, tanpa berlari, tanpa keinginan untuk bekerja keras, dan ketika ada kerentanan dalam duel, membiarkan kepala tertunduk saat segalanya tidak berjalan baik, itu semua adalah hal-hal yang tidak saya sukai,&#8221; tegas pelatih.<\/p>\n<p>Merujuk pada pernyataan pelatih Lazio Gennaro Gattuso yang menyebut pemain modern kerap menyerah pada hambatan awal, Spalletti memberikan tanggapannya.<\/p>\n<p>&#8220;Yang penting adalah menunjukkan reaksi, bukan membiarkan diri terhanyut oleh keadaan. Karier kami tidak hanya bergantung pada keberuntungan, kami harus memperjuangkan kesempatan itu. Kami dipaksa untuk mempelajari pelajaran tersebut. Ada anak-anak muda saat ini yang berjuang dan ada pula yang membiarkan diri mereka jatuh pada batu sandungan pertama, tetapi setiap orang memiliki karakter yang berbeda,&#8221; balas Spalletti.<\/p>\n<p>Dengan raihan 11 poin dari tujuh laga, catatan Juventus musim ini tercatat lebih buruk dibanding torehan 12 poin era Igor Tudor maupun 13 poin era Thiago Motta pada tahapan yang sama. Menanggapi tren penurunan ini, Spalletti mengisyaratkan adanya perubahan besar.<\/p>\n<p>&#8220;Jelas, kami perlu menganalisis dan hanya ada dua kemungkinan. Kita bisa mendiskusikan cara kita berbicara kepada tim, atau metode kerjanya. Sesuatu harus diubah, itu terlihat jelas,&#8221; kata Spalletti.<\/p>\n<p>&#8220;Saya juga terkejut dengan performa ini, jadi saya perlu berpikir keras tentang hal itu, karena saya tidak mengubah cara saya berbicara kepada para pemain. Saya ingin berkomunikasi dengan mereka, memiliki hubungan yang baik dengan mereka. Itu selalu menjadi cara saya. Mungkin saya perlu menganalisis hubungan saya sendiri dengan tim, karena hubungan itu jujur dan adil. Mereka sendiri akan menyadari bahwa apa yang kami lakukan hari ini tidak cukup baik,&#8221; pungkasnya. (Football-Italia\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/945957\/luciano-spalletti-ngaku-juventus-kalah-segala-galanya-usai-dilibas-lazio-0-3\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengakui timnya tampil buruk saat dibantai Lazio 0-3 di kandang. Ia berjanji akan melakukan evaluasi mendalam.(AFP) PELATIH Juventus, Luciano Spalletti, mengakui timnya tampil kalah di segala lini setelah dihentak kekalahan telak 0-3 saat menjamu Lazio di Serie A. Ia mengaku terkejut dengan performa buruk anak asuhnya dan menegaskan harus ada perubahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-121076","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121076","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121076"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121076\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}