{"id":120823,"date":"2026-10-18T15:14:55","date_gmt":"2026-10-18T08:14:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/18\/pemukim-israel-serang-diplomat-eropa-wali-kota-prancis-dipukuli-batang-besi\/"},"modified":"2026-10-18T15:14:55","modified_gmt":"2026-10-18T08:14:55","slug":"pemukim-israel-serang-diplomat-eropa-wali-kota-prancis-dipukuli-batang-besi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/18\/pemukim-israel-serang-diplomat-eropa-wali-kota-prancis-dipukuli-batang-besi\/","title":{"rendered":"Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa, Wali Kota Prancis Dipukuli Batang Besi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/18\/1792297566_547eb8a826fd18c05311.jpg\" alt=\"Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa, Wali Kota Prancis Dipukuli Batang Besi\"\/><figcaption>Warga Palestina berdiri di puncak bukit memandangi asap kebakaran setelah tentara Israel menembakkan gas air mata ke arah panen zaitun di dekat Desa Asira al-Qibliya pada 3 Oktober 2026.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-pm-slice=\"1 1 []\"><span><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemukim-israel\" title=\"pemukim Israel\">PEMUKIM Israel<\/a> menyerang konvoi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/diplomat-eropa\" title=\"diplomat Eropa\">diplomat Eropa<\/a> dan memukuli seorang wali kota asal Prancis di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tepi-barat\" title=\"Tepi Barat\">Tepi Barat<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/palestina\" title=\"Palestina\">Palestina<\/a>, Sabtu (17\/10) waktu setempat. Serangan itu terjadi ketika kekerasan terhadap warga Palestina meningkat menjelang musim panen zaitun dan di tengah ketegangan politik menjelang pemilihan umum <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/israel\" title=\"Israel\">Israel<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span>Bernard Baudoux, Wali Kota Aulnoye-Aymeries di Prancis utara yang berusia 78 tahun, mengatakan para pemukim bertopeng melontarkan penghinaan terhadap Prancis, menendang, dan memukulnya menggunakan batang besi. Ia berada di lokasi bersama para petani zaitun Palestina, perwakilan tertinggi Prancis dan Belgia di Yerusalem, serta sejumlah diplomat Polandia.<\/span><\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><span>\u201cSaya pikir jika para pemukim bertindak seperti ini, berarti ada toleransi (pembiaran) dari pemerintah Israel,\u201d kata Baudoux kepada kantor berita <em>AFP <\/em>setelah serangan tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/925605\/pos-pemukiman-israel-meluas-warga-palestina-klaim-diteror-dan-diusir\" title=\"Pos Pemukiman Israel Meluas, Warga Palestina Klaim Diteror dan Diusir\" target=\"_blank\">Pos Pemukiman Israel Meluas, Warga Palestina Klaim Diteror dan Diusir<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span>\u201cSeluruh dunia perlu mengetahui apa yang sedang terjadi. Bagi saya, saya akan kembali ke negara saya dan semuanya akan baik-baik saja. Mereka yang terus paling menderita adalah orang-orang yang berada di sini,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span>Baudoux terlihat tergeletak di sisi mobil setelah serangan. Namun, ia tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.<\/span><\/p>\n<p><span>Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mendesak Israel segera menghentikan kekerasan dan menangkap pelaku penyerangan terhadap Baudoux. Menteri Luar Negeri Belgia juga menyampaikan seruan serupa.<\/span><\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/921601\/as-kecam-aksi-teror-pemukim-israel-di-qusra-militer-bongkar-pos-ilegal\" title=\"AS Kecam Aksi Teror Pemukim Israel di Qusra, Militer Bongkar Pos Ilegal\" target=\"_blank\">AS Kecam Aksi Teror Pemukim Israel di Qusra, Militer Bongkar Pos Ilegal<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span>\u201cIsrael harus segera menghentikan kekerasan kriminal,\u201d demikian pernyataan Barrot.<\/span><\/p>\n<h2><strong><span>Serangan Berulang saat Panen Zaitun<\/span><\/strong><\/h2>\n<p><span>Serangan terhadap Baudoux terjadi sehari setelah seorang fotografer asal Amerika Serikat yang bekerja untuk <em>The Washington Post <\/em>dipukuli oleh pemukim Israel. Fotografer tersebut mengalami patah tulang belakang dan berada dalam kondisi stabil pada Sabtu.<\/span><\/p>\n<p><span>Baudoux datang ke Taybeh, wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Kristen Palestina, bersama pastor dari daerah asalnya di Prancis. Kunjungan itu bertujuan menandatangani kesepakatan persahabatan.<\/span><\/p>\n<p><span>Ia diserang ketika bergabung secara simbolis dalam kegiatan panen zaitun bersama petani Palestina. Zaitun memiliki nilai penting dalam kehidupan budaya dan ekonomi masyarakat Palestina.<\/span><\/p>\n<p><span>Kelompok pemukim ekstremis sebelumnya menyerukan penghentian panen zaitun tahunan warga Palestina. Seruan tersebut muncul setelah berbulan-bulan terjadi peningkatan serangan, termasuk perampasan tanah dan properti oleh para pemukim.<\/span><\/p>\n<p><span>Bashar Fawadleh, pastor di Taybeh, mengatakan para pemukim telah lebih dahulu mengganggu kegiatan panen dan mengambil buah zaitun sebelum memukuli Baudoux.<\/span><\/p>\n<p><span>\u201cSatu orang dipukul di kepala dan harus mendapatkan jahitan. Mereka juga memukuli seorang perempuan lanjut usia berusia 70-an setelah menghina dia dengan kata-kata yang sangat kasar,\u201d kata Fawadleh kepada <em>AFP<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span>Kekerasan di Tepi Barat juga menyasar jurnalis. Awal bulan ini, fotografer <em>AFP <\/em>Jaafar Ashtiyeh dipukuli ketika meliput ketegangan selama musim panen zaitun. Ia mengalami patah beberapa tulang rusuk dan kameranya dirampas.<\/span><\/p>\n<p><span>Di sisi lain, kekerasan juga terjadi terhadap warga Israel. Seorang pemukim dilaporkan tewas ditembak seorang warga Palestina bulan lalu.<\/span><\/p>\n<h2><strong><span>Terus Berkembang<\/span><\/strong><\/h2>\n<p><span>Kekerasan di Tepi Barat memicu kecaman internasional. Inggris memimpin upaya penerapan sanksi ekonomi terhadap Israel. Langkah tersebut kemudian diikuti keputusan Israel menutup konsulat Inggris di Yerusalem.<\/span><\/p>\n<p><span>Pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga meningkatkan persetujuan pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat. Status permukiman tersebut adalah ilegal menurut hukum internasional.<\/span><\/p>\n<p><span>Sekitar 500.000 warga Israel tinggal di Tepi Barat, wilayah yang direbut Israel pada 1967. Mereka hidup berdampingan dengan sekitar tiga juta warga Palestina. (B-3)<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/945805\/pemukim-israel-serang-diplomat-eropa-wali-kota-prancis-dipukuli-batang-besi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Palestina berdiri di puncak bukit memandangi asap kebakaran setelah tentara Israel menembakkan gas air mata ke arah panen zaitun di dekat Desa Asira al-Qibliya pada 3 Oktober 2026.(AFP) PEMUKIM Israel menyerang konvoi diplomat Eropa dan memukuli seorang wali kota asal Prancis di Tepi Barat, Palestina, Sabtu (17\/10) waktu setempat. Serangan itu terjadi ketika kekerasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120824,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120823"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120823\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}