{"id":120605,"date":"2026-10-18T03:18:51","date_gmt":"2026-10-17T20:18:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/18\/skin-longevity-jadi-perhatian-dalam-tren-perawatan-kecantikan-alami\/"},"modified":"2026-10-18T03:18:51","modified_gmt":"2026-10-17T20:18:51","slug":"skin-longevity-jadi-perhatian-dalam-tren-perawatan-kecantikan-alami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/18\/skin-longevity-jadi-perhatian-dalam-tren-perawatan-kecantikan-alami\/","title":{"rendered":"Skin Longevity Jadi Perhatian dalam Tren Perawatan Kecantikan Alami"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/18\/1792267617_8acc53bdceaaa59f54af.jpeg\" alt=\"Skin Longevity Jadi Perhatian dalam Tren Perawatan Kecantikan Alami\"\/><figcaption>The House of JULAINE\u2122 digelar Nordberg Medical Indonesia bersama BMDERMA Clinic di Jakarta, pada 16 Oktober 2026.(Dok. Nordberg Medical Indonesia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PERKEMBANGAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perawatan-estetika\" title=\"perawatan estetika\">perawatan estetika<\/a> semakin menempatkan kualitas kulit dan keberlanjutan hasil sebagai bagian dari pertimbangan dalam menjaga penampilan. Pendekatan ini sejalan dengan konsep <em>skin longevity<\/em>, yang menitikberatkan pada upaya mempertahankan kualitas kulit seiring bertambahnya usia, serta estetika regeneratif yang memberikan perhatian pada proses biologis kulit dan jaringan.<\/p>\n<p>Founder BMDERMA Clinic, dr. Deasy Lius, Sp.DVE, menyoroti pentingnya mempertimbangkan kondisi jaringan dan kebutuhan kulit dalam memilih tindakan estetika. Menurutnya, perencanaan perawatan tidak hanya berkaitan dengan hasil yang terlihat dalam waktu dekat, tetapi juga dampaknya terhadap pilihan tindakan pada masa mendatang.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Salah satu pendekatan yang dibahas adalah penggunaan <em>collagen stimulator<\/em> berbasis <em>poly-L-lactic acid<\/em> (PLLA). Bahan ini bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen yang berperan dalam menjaga struktur jaringan kulit.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/944764\/tips-face-countouring-dari-dokter-estetika-agar-wajah-tetap-natural\" title=\"Tips Face Countouring dari Dokter Estetika agar Wajah Tetap Natural\" target=\"_blank\">Tips Face Countouring dari Dokter Estetika agar Wajah Tetap Natural<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cDalam perawatan estetika, stimulasi kolagen digunakan untuk mendukung proses peremajaan sekaligus mempertahankan kualitas jaringan,\u201d ujarnya dalam kegiatan The House of JULAINE\u2122, yang diselenggarakan Nordberg Medical Indonesia bersama BMDERMA Clinic di Jakarta, pada 16 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Deasy menjelaskan potensi penggunaan PLLA dalam mendukung kondisi jaringan, termasuk sebagai bagian dari perencanaan perawatan sebelum maupun sepanjang perjalanan tindakan <em>facelift<\/em>. Pendekatan ini juga dinilai berpotensi memengaruhi kebutuhan terhadap prosedur estetika yang lebih invasif.<\/p>\n<p>Namun, ia mengingatkan bahwa pemilihan perawatan tidak seharusnya semata-mata mengikuti tren. Tindakan yang kurang tepat berpotensi menimbulkan risiko jangka pendek maupun panjang, bahkan dapat membatasi pilihan prosedur estetika pada kemudian hari.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/942940\/3-hal-penting-saat-pilih-perawatan-estetika-medis-dari-dokter-estetika\" title=\"3 Hal Penting saat Pilih Perawatan Estetika Medis dari Dokter Estetika\" target=\"_blank\">3 Hal Penting saat Pilih Perawatan Estetika Medis dari Dokter Estetika<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Perspektif tersebut sejalan dengan pendekatan estetika regeneratif yang diperkenalkan Nordberg Medical melalui JULAINE\u2122 of Sweden. Produk ini diperkenalkan dengan filosofi perawatan yang memberikan perhatian pada regenerasi dan hasil yang tetap mempertahankan karakter alami setiap individu.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam acara yang mengusung tema <em>Rediscover Your Skin\u2019s Natural Beauty<\/em> itu, Nordberg Medical memperkenalkan JULAINE\u2122 of Sweden kepada komunitas kecantikan dan gaya hidup di Indonesia.\u00a0<\/p>\n<p>Country Leader Nordberg Medical Indonesia, Eka Meliasari Khu, membahas perkembangan cara pandang terhadap kecantikan dan estetika regeneratif. Sementara itu, perwakilan Nordberg Medical, Roberth B James, memaparkan perkembangan perusahaan serta komitmennya menghadirkan pendekatan estetika yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan prinsip perawatan yang bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Pada kesempatan sama, dr. Latisha Lubianca, M.Biomed (AAM), bersama dr. Casey Tjahaja, Dipl. AAAM, mengulas pendekatan estetika melalui JULAINE\u2122 of Sweden, terutama terkait kualitas kulit, regenerasi, dan upaya memperoleh hasil perawatan yang tetap merepresentasikan karakter alami wajah.<\/p>\n<p>Selain perspektif medis, pengalaman menjalani perawatan juga menjadi perhatian. CEO Socially Significant Company, Hanifa Ambadar, membagikan pengalamannya menggunakan JULAINE\u2122 of Sweden. Hanifa mengungkapkan bahwa salah satu aspek yang berkesan baginya adalah kenyamanan selama menjalani prosedur.\u00a0<\/p>\n<p>Berdasarkan pengalaman pribadinya, perawatan tersebut tidak menimbulkan pembengkakan dan tidak mengharuskannya melakukan pijatan wajah setelah tindakan.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti hasil perawatan yang menurutnya terlihat alami dan lembut, tanpa perubahan penampilan yang berlebihan. Pengalaman tersebut menggambarkan pentingnya kenyamanan prosedur dan hasil yang tetap mempertahankan karakter wajah dalam memilih perawatan estetika.<\/p>\n<p>Kegiatan itu turut mempertemukan ratusan <em>key opinion leader<\/em> (KOL), influencer, selebritas, pengusaha, serta pasien eksklusif BMDERMA Clinic. Para peserta hadir dengan beragam pengalaman dan perspektif mengenai kecantikan alami serta perawatan yang bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut juga menggandeng Heimer sebagai <em>sensory experience partner<\/em>. Merek parfum ini menghadirkan konsep kenyamanan, kehangatan, dan rasa memiliki melalui pengalaman sensorik, dengan filosofi bahwa tempat perlindungan tidak selalu berupa ruang fisik, tetapi juga dapat ditemukan melalui pengalaman, emosi, dan kenangan.<\/p>\n<p>Bagi BMDERMA Clinic, kegiatan ini sekaligus menjadi perayaan 10 tahun perjalanan dalam membangun kepercayaan dan hubungan dengan komunitas pasiennya. Klinik tersebut turut berkontribusi dalam edukasi mengenai estetika regeneratif serta memperkenalkan JULAINE\u2122 kepada peserta.<\/p>\n<p>Sementara bagi Nordberg Medical, The House of JULAINE\u2122 menjadi bagian dari pengembangan kehadiran perusahaan di Indonesia dan pengenalan filosofi kecantikan yang diusung JULAINE\u2122 of Sweden. Filosofi tersebut dirangkum melalui pesan <em>Beauty Isn\u2019t Created. It\u2019s Revealed<\/em>, yang menekankan bahwa kecantikan tidak selalu membutuhkan perubahan penampilan, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan mempertahankan karakter alami dan rasa percaya diri. (E-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/945725\/skin-longevity-jadi-perhatian-dalam-tren-perawatan-kecantikan-alami\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The House of JULAINE\u2122 digelar Nordberg Medical Indonesia bersama BMDERMA Clinic di Jakarta, pada 16 Oktober 2026.(Dok. Nordberg Medical Indonesia) PERKEMBANGAN perawatan estetika semakin menempatkan kualitas kulit dan keberlanjutan hasil sebagai bagian dari pertimbangan dalam menjaga penampilan. Pendekatan ini sejalan dengan konsep skin longevity, yang menitikberatkan pada upaya mempertahankan kualitas kulit seiring bertambahnya usia, serta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120606,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120605","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120605","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120605"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120605\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120605"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120605"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120605"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}