{"id":120529,"date":"2026-10-18T00:03:52","date_gmt":"2026-10-17T17:03:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/18\/pengabdian-masyarakat-kampus-ini-gelar-workshop-vokasi-terintegrasi-di-smk-pertanian-pembangunan\/"},"modified":"2026-10-18T00:03:52","modified_gmt":"2026-10-17T17:03:52","slug":"pengabdian-masyarakat-kampus-ini-gelar-workshop-vokasi-terintegrasi-di-smk-pertanian-pembangunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/18\/pengabdian-masyarakat-kampus-ini-gelar-workshop-vokasi-terintegrasi-di-smk-pertanian-pembangunan\/","title":{"rendered":"Pengabdian Masyarakat Kampus ini Gelar Workshop Vokasi Terintegrasi di SMK Pertanian Pembangunan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/17\/1792256122_1ef579008beee2d1491a.jpg\" alt=\"Pengabdian Masyarakat Kampus ini Gelar Workshop Vokasi Terintegrasi di SMK Pertanian Pembangunan\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Lembang, ruang praktik juga berfungsi sebagai unit produksi. Melalui Teaching Factory (TeFa), sekolah ini rutin menghasilkan yoghurt buah, teh herbal, aneka keripik, dan jeruk dekopon tanpa biji. Sebagian produknya ikut disalurkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).<\/p>\n<p>Produksinya sudah berjalan, tetapi tantangan muncul di setiap mata rantai seperti menyediakan bahan baku yang seragam, memastikan produk aman, memberi nilai tambah melalui kemasan, hingga menjualnya. Di kelas, materi yang berkaitan dengan hal tersebut masih lebih banyak dipelajari sebagai teori.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dari kondisi itu, beberapa waktu lalu,tim dosen dan mahasiswa\u00a0Fakultas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/vokasi\" title=\"vokasi\">Vokasi<\/a> Universitas Katolik Parahyangan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/unpar\" title=\"unpar\">UNPAR<\/a>) \u00a0Bandung menyelenggarakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/workshop\" title=\"workshop\">Workshop<\/a> Vokasi Terintegrasi di SMK Pertanian Pembangunan tersebut.\u00a0Ketua Tim Pengabdian Fakultas Vokasi UNPAR Daniel Tan dalam keterangannya hari ini menyebutkan rangkaian kegiatan\u00a0ini dibuka Wakil Kepala SMK Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat, Eko Agung Maulana.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/939941\/keandalan-listrik-jadi-penopang-investasi-dan-pertumbuhan-ekonomi-jabar\" target=\"_blank\" title=\"Keandalan Listrik Jadi Penopang Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jabar\">Keandalan Listrik Jadi Penopang Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jabar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap kegiatan ini memberi ide dan inspirasi bagi siswa dalam menyiapkan produk untuk peringatan Hari Tani dan pameran yang akan datang,&#8221; kata Eko. Empat topik dipilih untuk mewakili mata rantai sebuah produk pangan, dari bahan baku sampai ke tangan pembeli. Setiap topik diawali paparan singkat, lalu siswa langsung praktik dalam kelompok kecil dengan panduan modul dan lembar kerja.<\/p>\n<p>Di hulu, mata rantai pertama adalah bahan baku. Materi kultur jaringan dibawakan Eunike M. A. Samodra, S.Si., M.Sc., dalam sesi yang digabung dengan topik keamanan pangan \u00a0diikuti 68 siswa, dengan pendampingan mahasiswa Surya Romadhon. Melalui kultur jaringan, bibit dapat diperbanyak secara seragam dan bebas penyakit, kebutuhan yang dekat dengan sekolah pertanian. Jamur dipilih sebagai bahan praktik karena mudah diperoleh dan pertumbuhannya terlihat tanpa mikroskop dalam beberapa hari.<\/p>\n<p>Siswa mensterilkan tangan dan alat dengan alkohol, lalu menanam potongan jaringan jamur tiram dan jamur kuping pada media PDA di dekat nyala bunsen. Bagi banyak siswa, kesempatan itu menjadi pengalaman pertama bekerja secara aseptis. Cawan yang telah ditanami ditinggalkan di sekolah agar pertumbuhan miselium dapat diamati pada hari-hari berikutnya<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/938498\/pengembangan-umkm-jadi-penggerak-ekonomi-kawasan-transmigrasi\" target=\"_blank\" title=\"Pengembangan UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Kawasan Transmigrasi\">Pengembangan UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Kawasan Transmigrasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Mata rantai berikutnya adalah keamanan produk. Pemberi materi Asrie Dwi Lestari, S.T., M.T. Formalin dan boraks dilarang digunakan dalam pangan, tetapi penyalahgunaannya masih ditemukan. Dengan test kit sederhana, siswa menguji bakso dan sosis yang dibeli di pasar tradisional dan supermarket. Beberapa sampel memberikan reaksi positif, termasuk sebagian produk dengan harga lebih tinggi.<\/p>\n<p>Temuan tersebut memicu diskusi bahwa harga dan tempat pembelian tidak bisa dijadikan patokan keamanan. Asrie juga menegaskan bahwa test kit hanya alat penapisan awal. Hasil positif perlu dikonfirmasi di laboratorium sebelum disimpulkan, sehingga merek sampel tidak diumumkan. Bagi sekolah yang memasok produk untuk MBG, kebiasaan menguji bahan seperti ini relevan.<\/p>\n<h2>Kemasan dari Pati dan Kulit Jeruk<\/h2>\n<p>Produk yang aman masih perlu dilindungi dan diberi nilai tambah. Topik kemasan dibawakan Ketua Tim Pengabdian Fakultas Vokasi UNPAR, Daniel Tan, Ph.D., bersama mahasiswa Louise Virginia \u00a0diikuti 89 siswa. Peserta mengenal kemasan aktif, yaitu kemasan yang tidak hanya membungkus, tetapi juga membawa senyawa yang membantu memperlambat kerusakan pangan. Bahan dasarnya pati jagung dengan gliserol sebagai pelentur, sedangkan bahan aktifnya berasal dari serbuk kulit jeruk purut yang mengandung minyak atsiri dan senyawa fenolik.<\/p>\n<p>Siswa memanaskan larutan pati hingga bening dan kental, menambahkan gliserol, lalu menuangnya ke cetakan. Pengeringan film memerlukan dua sampai tiga hari, sehingga tim membawa contoh film kering untuk diraba dan diamati. &#8220;Kulit jeruk biasanya dibuang. Kami ingin siswa melihat bahwa limbah itu bisa menjadi bahan yang bernilai, apalagi sekolah ini juga mengolah buah jeruk,&#8221; ungkap Daniel Tan.<\/p>\n<p>Mata rantai terakhir adalah pemasaran. Topik kewirausahaan ini,oleh Dr. Lilian Danil, S.E., M.M. bersama mahasiswa Freya Zahira Permana, \u00a0diikuti 94 siswa. Pendekatan yang dipakai adalah design thinking. Setiap siswa merancang produk pangan untuk pasangannya. Mereka saling mewawancarai untuk menggali kebiasaan makan dan keluhan, merumuskan kebutuhan, lalu menggambar bentuk produk dari ide terbaiknya di atas kertas. Ide dan gambar tersebut kemudian dipresentasikan di depan forum. Pesannya bagi TeFa, kenali dulu kebutuhan pembeli sebelum menentukan bentuk produk, kemasan, dan cara menjualnya.<\/p>\n<h2>Catatan untuk ke Depan<\/h2>\n<p>Antusiasme paling terlihat saat siswa memegang alat dan bahan sendiri. Kendalanya juga jelas. Jumlah peserta yang besar membuat pendamping harus berpindah antarkelompok, dan hasil yang membutuhkan waktu, seperti pertumbuhan jamur dan film kering, belum bisa diamati bersama pada hari yang sama. Kunjungan lanjutan dapat menjadi jalan keluarnya, sekaligus untuk materi lanjutan seperti harga pokok produksi dan izin edar.<\/p>\n<p>Empat modul beserta lembar kerja telah diserahkan kepada sekolah dan tercatat sebagai Hak Cipta, sehingga guru dapat memakainya kembali tanpa bergantung pada tim kampus. Sekolah juga berencana memperluas lahan garapan, sehingga kerja sama dari budidaya hingga pengembangan produk masih terbuka untuk dilanjutkan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami terbuka untuk mendampingi sekolah menyiapkan produk TeFa di pameran Hari Tani Nasional atau kegiatan lainnya.Harapannya, apa yang dipraktikkan siswa dalam workshop ini dapat terlihat pada produk yang mereka pamerkan,&#8221;pungkas Daniel Tan yang juga Dosen Teknologi Rekayasa Pangan,Fakultas Vokasi UNPAR.(H-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/945718\/pengabdian-masyarakat-kampus-ini-gelar-workshop-vokasi-terintegrasi-di-smk-pertanian-pembangunan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) Di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Lembang, ruang praktik juga berfungsi sebagai unit produksi. Melalui Teaching Factory (TeFa), sekolah ini rutin menghasilkan yoghurt buah, teh herbal, aneka keripik, dan jeruk dekopon tanpa biji. Sebagian produknya ikut disalurkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produksinya sudah berjalan, tetapi tantangan muncul di setiap mata rantai seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120530,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120529","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120529"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120529\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120530"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}