{"id":120487,"date":"2026-10-17T22:15:59","date_gmt":"2026-10-17T15:15:59","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/4-manfaat-memelihara-kucing-bagi-kesehatan-mental-bantu-redakan-stres\/"},"modified":"2026-10-17T22:15:59","modified_gmt":"2026-10-17T15:15:59","slug":"4-manfaat-memelihara-kucing-bagi-kesehatan-mental-bantu-redakan-stres","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/4-manfaat-memelihara-kucing-bagi-kesehatan-mental-bantu-redakan-stres\/","title":{"rendered":"4 Manfaat Memelihara Kucing bagi Kesehatan Mental, Bantu Redakan Stres"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/17\/1792249724_f27b392e7fbf7709db63.jpg\" alt=\"4 Manfaat Memelihara Kucing bagi Kesehatan Mental, Bantu Redakan Stres\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MEMELIHARA <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kucing\" title=\"kucing\">kucing<\/a> di rumah kini bukan sekadar hobi atau pemanis suasana tempat tinggal. Hubungan emosional yang terjalin antara manusia dan kucing (human-animal bond) terbukti secara medis memberikan dampak positif yang nyata bagi kesehatan fisik maupun kesehatan mental pemiliknya\u00a0<\/p>\n<p>Salah satu fenomena unik yang paling menarik perhatian para peneliti adalah suara dengkuran khas kucing (purring). Suara yang sering kali terdengar saat kucing merasa nyaman ini ternyata menyimpan mekanisme terapi biologis alami yang mampu menenangkan sistem saraf manusia secara mendalam.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Berikut adalah penjelasan ilmiah di balik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/manfaat-memelihara-kucing-bagi-kesehatan-mental\" title=\"manfaat memelihara kucing bagi kesehatan mental\">manfaat memelihara kucing bagi kesehatan mental<\/a> dan kondisi psikologis manusia berdasarkan tinjauan medis resmi\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/945180\/kenali-gejala-flutd-pada-kucing--cara-mencegahnya\" title=\"Kenali Gejala FLUTD pada Kucing &amp; Cara Mencegahnya\" target=\"_blank\">Kenali Gejala FLUTD pada Kucing &amp; Cara Mencegahnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>1. Efek Gelombang Frekuensi Dengkuran<\/strong><\/h3>\n<p>Suara dengkuran kucing bukan sekadar bentuk ekspresi manja, melainkan getaran konstan yang berada pada rentang frekuensi 20 hingga 140 Hertz (Hz). Secara medis, frekuensi getaran ini berada pada kisaran ideal yang sering dimanfaatkan dalam terapi fisiologis manusia.\u00a0<\/p>\n<p>Getaran dengkuran tersebut memberikan efek relaksasi pada jaringan tubuh, meredakan ketegangan otot, membantu mempercepat proses pemulihan, hingga menciptakan suasana tenang yang efektif menghalau rasa cemas berlebih dan depresi ringan.\u00a0<\/p>\n<h3><strong>2. Memicu Hormon Bahagia dan Menekan Hormon Stres\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p>Interaksi fisik sederhana dengan kucing, seperti membelai bulunya, mengajak bermain, atau membiarkannya meringkuk di dekat tubuh, secara langsung merangsang perubahan biokimia di dalam otak manusia:\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/939365\/anabul-makin-jadi-bagian-keluarga-konsep-rumah-pet-friendly-ikut-berkembang\" title=\"Anabul Makin Jadi Bagian Keluarga, Konsep Rumah Pet-Friendly Ikut Berkembang\" target=\"_blank\">Anabul Makin Jadi Bagian Keluarga, Konsep Rumah Pet-Friendly Ikut Berkembang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pelepasan Oksitosin dan Dopamin: Sentuhan emosional memicu pelepasan hormon oksitosin (hormon kasih sayang dan keterikatan) serta dopamin (hormon pengatur rasa senang). Peningkatan kedua hormon ini secara otomatis memperbaiki suasana hati (mood)\u00a0<br \/>&#13;<br \/>\nPenurunan Hormon Kortisol: Studi medis menunjukkan bahwa sesi interaksi dengan kucing terbukti menurunkan kadar hormon kortisol, yaitu hormon utama pemicu stres dan kecemasan dalam tubuh.\u00a0<\/p>\n<h3><strong>3. Penerapan Konsep Terapi Hewan Peliharaan (Pet Therapy)<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam dunia psikologi modern, keberadaan kucing di rumah sejalan dengan konsep pet therapy. Menurut hasil kajian riset Arsovski (2024), terapi berbasis hewan peliharaan bekerja dengan cara membantu pasien mengelola stres, mengatasi kesepian (companionship), serta membantu regulasi emosi secara stabil. \u00a0<\/p>\n<p>Kehadiran kucing memberikan rasa aman dan dukungan emosional yang konstan, terutama bagi individu yang tinggal sendirian atau sedang mengalami tekanan beban pikiran harian.\u00a0<\/p>\n<h3><strong>4. Membantu Kualitas Tidur dan Menstabilkan Tekanan Darah<\/strong><\/h3>\n<p>Selain menenangkan pikiran, sensasi hangat dan suara dengkuran kucing yang tidur di samping pemiliknya terbukti membantu penderita insomnia untuk merasa lebih rileks sehingga dapat tidur lebih cepat dengan kualitas yang lebih baik.\u00a0<\/p>\n<p>Dampak relaksasi pada sistem saraf otonom ini pada akhirnya juga berkontribusi dalam menstabilkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, serta menekan risiko gangguan kardiovaskular secara jangka panjang.\u00a0<\/p>\n<p><strong>Sumber Data &amp; Referensi Medis<\/strong>: <em>Purina, Halodoc, Ruangguru<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/945668\/4-manfaat-memelihara-kucing-bagi-kesehatan-mental-bantu-redakan-stres\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnifik) MEMELIHARA kucing di rumah kini bukan sekadar hobi atau pemanis suasana tempat tinggal. Hubungan emosional yang terjalin antara manusia dan kucing (human-animal bond) terbukti secara medis memberikan dampak positif yang nyata bagi kesehatan fisik maupun kesehatan mental pemiliknya\u00a0 Salah satu fenomena unik yang paling menarik perhatian para peneliti adalah suara dengkuran khas kucing (purring). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120488,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120487"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120487\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}