{"id":120391,"date":"2026-10-17T18:09:50","date_gmt":"2026-10-17T11:09:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/gletser-thwaites-kian-tak-stabil-ancaman-kenaikan-air-laut-membesar\/"},"modified":"2026-10-17T18:09:50","modified_gmt":"2026-10-17T11:09:50","slug":"gletser-thwaites-kian-tak-stabil-ancaman-kenaikan-air-laut-membesar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/gletser-thwaites-kian-tak-stabil-ancaman-kenaikan-air-laut-membesar\/","title":{"rendered":"Gletser Thwaites Kian tak Stabil, Ancaman Kenaikan Air Laut Membesar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/17\/1792225434_3506adc1b87445bd283a.jpg\" alt=\"Gletser Thwaites Kian tak Stabil, Ancaman Kenaikan Air Laut Membesar \"\/><figcaption>Gletser Thwaites(bas.ac.uk)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PENELITIAN terbaru menunjukkan pencairan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gletser-thwaites\" title=\"Gletser Thwaites\">Gletser Thwaites<\/a> di Antarktika Barat berpotensi menyumbang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kenaikan-permukaan-laut\" title=\"kenaikan permukaan laut\">kenaikan permukaan laut<\/a> global lebih besar daripada perkiraan sebelumnya. Berdasarkan pemodelan baru, gletser yang dijuluki Doomsday Glacier atau gletser kiamat itu dapat menyumbang kenaikan permukaan laut hingga sekitar 30 milimeter pada 2100.<\/p>\n<p>Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications pada 12 Oktober 2026 tersebut menemukan bahwa kontribusi Thwaites terhadap kenaikan permukaan laut dapat mencapai sekitar dua kali rata-rata proyeksi sebelumnya dalam skenario iklim yang digunakan peneliti.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Penelitian ini menyoroti proses pencairan di bagian dasar gletser yang bersentuhan dengan laut. Proses tersebut dinilai penting untuk memperkirakan seberapa cepat gletser mundur dan berapa banyak es yang akhirnya berkontribusi terhadap kenaikan permukaan laut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/937734\/indonesia-dorong-kerja-sama-global-hadapi-kenaikan-permukaan-laut\" title=\"Indonesia Dorong Kerja Sama Global Hadapi Kenaikan Permukaan Laut\" target=\"_blank\">Indonesia Dorong Kerja Sama Global Hadapi Kenaikan Permukaan Laut<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Mengapa Gletser Thwaites Mengkhawatirkan?\u00a0<\/h3>\n<p>Gletser Thwaites terletak di Antarktika Barat dan menjadi salah satu sumber utama kehilangan massa es di kawasan tersebut. Julukan Doomsday Glacier muncul karena perubahan pada gletser ini berpotensi memberikan dampak besar terhadap permukaan laut global.<\/p>\n<p>Ada beberapa hal yang menjadi perhatian peneliti:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Pencairan dari bawah: Air laut yang relatif hangat dapat mencairkan bagian bawah es yang mengapung dan mendorong gletser mundur.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pelepasan dari dasar laut: Bagian gletser yang masih bertumpu pada punggung dasar laut membantu menahan pergerakannya. Jika terlepas, gletser dapat mundur lebih jauh ke daratan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Dampak terhadap permukaan laut: Es dari gletser yang berada di daratan dan mengalir ke laut menambah volume air laut ketika mencair.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Peneliti menekankan bahwa proses di zona pertemuan es, dasar laut, dan air laut perlu diperhitungkan secara lebih rinci dalam model prediksi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/936910\/rekor-satelit-terpanjang-ungkap-125-trilun-ton-es-kutub-lenyap-sejak-1970-an\" title=\"Rekor Satelit Terpanjang Ungkap 12,5 Trilun Ton Es Kutub Lenyap Sejak 1970-an\" target=\"_blank\">Rekor Satelit Terpanjang Ungkap 12,5 Trilun Ton Es Kutub Lenyap Sejak 1970-an<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>\u00a0Proyeksi Kenaikan Air Laut Bisa Dua Kali Lipat\u00a0<\/h3>\n<p>Dalam penelitian tersebut, tim menggunakan model lapisan es yang disesuaikan dengan pengamatan selama hampir tiga dekade. Model itu memperhitungkan zona pertemuan es dan laut yang lebarnya dapat mencapai beberapa kilometer, tempat air laut masuk dan mempercepat pencairan.<\/p>\n<p>Hasil pemodelan memperkirakan kontribusi Gletser Thwaites terhadap kenaikan permukaan laut global hingga 2100 dapat mencapai sekitar 30 milimeter, dengan ketidakpastian sekitar 6 milimeter. Angka itu sekitar dua kali rata-rata proyeksi sebelumnya yang digunakan sebagai pembanding dalam penelitian.<\/p>\n<p>Peneliti juga memperkirakan gletser dapat terlepas dari punggung dasar laut yang saat ini membantu menahannya pada 2038 dalam skenario model tertentu. Setelah melewati bagian tersebut, gletser diproyeksikan terus mundur menuju punggung dasar laut berikutnya.<\/p>\n<p>Namun, hasil tersebut merupakan proyeksi berdasarkan model dan kondisi yang ditetapkan dalam penelitian, bukan kepastian bahwa gletser akan mengalami perubahan tepat pada tahun tersebut.<\/p>\n<h3>\u00a0Dampaknya bagi Wilayah Pesisir\u00a0<\/h3>\n<p>Kenaikan permukaan laut meningkatkan risiko banjir pesisir, abrasi, dan genangan di wilayah dataran rendah. Dampaknya dapat semakin besar ketika kenaikan muka air laut bertepatan dengan gelombang tinggi atau badai.<\/p>\n<p>Meski demikian, kontribusi Thwaites yang diperkirakan mencapai 30 milimeter bukan berarti permukaan laut hanya akan naik sebesar itu secara keseluruhan. Angka tersebut merujuk pada kontribusi satu gletser, sedangkan kenaikan permukaan laut global juga dipengaruhi pencairan es di wilayah lain dan pemuaian air laut akibat pemanasan.<\/p>\n<p>Temuan ini menunjukkan pentingnya meningkatkan ketepatan model lapisan es untuk memperkirakan perubahan permukaan laut pada masa mendatang. Pemantauan gletser dan pengamatan kondisi laut di sekitar Antarktika tetap dibutuhkan untuk mengurangi ketidakpastian proyeksi tersebut.<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p>1. Nature Communications<br \/>&#13;<br \/>\n2. University of California, Irvine.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/945554\/gletser-thwaites-kian-tak-stabil-ancaman-kenaikan-air-laut-membesar-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gletser Thwaites(bas.ac.uk) PENELITIAN terbaru menunjukkan pencairan Gletser Thwaites di Antarktika Barat berpotensi menyumbang kenaikan permukaan laut global lebih besar daripada perkiraan sebelumnya. Berdasarkan pemodelan baru, gletser yang dijuluki Doomsday Glacier atau gletser kiamat itu dapat menyumbang kenaikan permukaan laut hingga sekitar 30 milimeter pada 2100. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications pada 12 Oktober [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120392,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120391","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120391"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120391\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}