{"id":120305,"date":"2026-10-17T14:30:41","date_gmt":"2026-10-17T07:30:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/dugaan-keracunan-mbg-di-karo-tiga-bakteri-ditemukan-pada-sampel-makanan\/"},"modified":"2026-10-17T14:30:41","modified_gmt":"2026-10-17T07:30:41","slug":"dugaan-keracunan-mbg-di-karo-tiga-bakteri-ditemukan-pada-sampel-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/dugaan-keracunan-mbg-di-karo-tiga-bakteri-ditemukan-pada-sampel-makanan\/","title":{"rendered":"Dugaan Keracunan MBG di Karo, Tiga Bakteri Ditemukan pada Sampel Makanan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/17\/1792221976_f62fee6f9957df498db8.jpeg\" alt=\"Dugaan Keracunan MBG di Karo, Tiga Bakteri Ditemukan pada Sampel Makanan\"\/><figcaption>Ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>LABORATORIUM Kesehatan Daerah Sumatera Utara menemukan tiga bakteri, <em>Staphylococcus aureus, Bacillus cereus<\/em>, dan <em>Escherichia coli<\/em>, pada sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mbg\" title=\"mbg\">MBG<\/a>) yang diduga meracuni ratusan siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, September lalu.<\/p>\n<p>Dokter dan pendidik gizi Tan Shot Yen menyebut, bakteri menghasilkan racun (toksin) bila makanan terlalu lama berada pada suhu 5\u201360 derajat Celsius, rentang yang disebut suhu kritis.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cPada proses pemasakan bakteri bisa saja mati, tapi toksinnya tahan panas. Berlaku bagi semua kontaminan,\u201d katanya dalam keterangan resmi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/936182\/dugaan-keracunan-mbg-di-karo-terjadi-lagi-kali-ini-di-kecamatan-payung\" title=\"Dugaan Keracunan MBG di Karo Terjadi Lagi, Kali Ini di Kecamatan Payung\" target=\"_blank\">Dugaan Keracunan MBG di Karo Terjadi Lagi, Kali Ini di Kecamatan Payung<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Bacillus cereus adalah contoh paling jelas. Bakteri pembentuk spora yang sering mencemari beras dan nasi. Sporanya tahan panas, sehingga tidak mati saat nasi dimasak, terutama pada nasi yang disimpan pada suhu ruang. Racun yang dihasilkannya, cereulide, memicu mual dan muntah dalam 30 menit sampai enam jam setelah makan.<\/p>\n<p>Ia menyebut HACCP, atau sistem pengendalian bahaya di setiap titik rantai makanan, sebagai hal yang tidak bisa ditawar untuk dapur berskala ribuan porsi.<\/p>\n<p>Tan juga meluruskan kabar bahwa seorang siswi Karo hilang ingatan setelah keracunan. Ia menduga yang mungkin terjadi akibat racun saraf adalah ensefalopati, gangguan fungsi otak yang bisa membuat penderita linglung.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/931473\/seorang-siswi-di-sumut-hilang-ingatan-diduga-setelah-keracunan-mbg\" title=\"Seorang Siswi di Sumut Hilang Ingatan Diduga setelah Keracunan MBG\" target=\"_blank\">Seorang Siswi di Sumut Hilang Ingatan Diduga setelah Keracunan MBG<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cEnsefalopati bukan hilang ingatan seperti amnesia,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bakteri yang sama juga sudah menjangkau pabrik berstandar tinggi. Pada 14 Januari 2026, BPOM mengumumkan penarikan dua bets susu formula bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 produksi Nestl\u00e9 di Swiss karena potensi keberadaan toksin cereulide yang berasal dari bakteri <em>Bacillus Cereus<\/em> pada bahan bakunya, minyak ARA (asam lemak yang ditambahkan ke susu formula).\u00a0<\/p>\n<p>Uji BPOM disebut tidak mendeteksi racun itu, tetapi produknya tetap ditarik sebagai langkah kehati-hatian. Sembilan hari kemudian, otoritas pangan Irlandia mengumumkan Danone menarik bets Aptamil dan Cow &amp; Gate karena bahan baku ARA yang sama, buatan pemasok di Tiongkok. Penarikan dua produsen itu menjangkau hampir 70 negara.<\/p>\n<p>Tan mengatakan racun bisa lolos yang diduga terkena kontaminasi. &#8220;Susu bubuk bukan produk steril,\u201d katanya.\u00a0<\/p>\n<p>Racun yang sudah terbentuk di bahan baku tidak hilang di tahap pengolahan, sama seperti di dapur MBG. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/945545\/dugaan-keracunan-mbg-di-karo-tiga-bakteri-ditemukan-pada-sampel-makanan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Antara) LABORATORIUM Kesehatan Daerah Sumatera Utara menemukan tiga bakteri, Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, dan Escherichia coli, pada sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga meracuni ratusan siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, September lalu. Dokter dan pendidik gizi Tan Shot Yen menyebut, bakteri menghasilkan racun (toksin) bila makanan terlalu lama berada pada suhu 5\u201360 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}