{"id":120263,"date":"2026-10-17T12:42:36","date_gmt":"2026-10-17T05:42:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/asap-karhutla-mulai-masuk-jakarta-polusi-lokal-masih-dominan\/"},"modified":"2026-10-17T12:42:36","modified_gmt":"2026-10-17T05:42:36","slug":"asap-karhutla-mulai-masuk-jakarta-polusi-lokal-masih-dominan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/asap-karhutla-mulai-masuk-jakarta-polusi-lokal-masih-dominan\/","title":{"rendered":"Asap Karhutla Mulai Masuk Jakarta, Polusi Lokal Masih Dominan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/17\/1792213571_0ebacf9b185c8a033e6a.jpg\" alt=\"Asap Karhutla Mulai Masuk Jakarta, Polusi Lokal Masih Dominan\"\/><figcaption>POLUSI JAKARTA TIDAK SEHAT: Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung tinggi di kawasan Jakarta, Selasa (8\/9\/2026)(MI\/Usman Iskandar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Asap kebakaran hutan dan lahan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karhutla\" title=\"karhutla\">karhutla<\/a>) dari Kalimantan mulai terpantau memasuki wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Jumat (16\/10). Meski demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebut pencemaran lokal, terutama dari sektor transportasi dan industri, masih memengaruhi kualitas udara Ibu Kota.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, hasil pengukuran kualitas udara melalui stasiun pemantau referensi pada 1\u201314 Oktober 2026 menunjukkan konsentrasi PM2.5 berfluktuasi pada rentang 35\u201375 mikrogram per meter kubik (\u00b5g\/m\u00b3). Hingga 14 Oktober, belum terlihat lonjakan signifikan pada parameter pencemar tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">\u201cPada grafik fluktuasi dapat dilihat tren harian PM2.5 menunjukkan pola naik turun yang normal yang umumnya masih dipengaruhi oleh pencemaran lokal di DKI Jakarta, yakni sektor transportasi dan industri. Hingga 14 Oktober, belum ada peningkatan tajam atau signifikan pada konsentrasi parameter pencemar udara kritis tersebut,\u201d kata Dudi dikutip Sabtu (17\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/945379\/dampak-asap-karhutla-dua-penerbangan-dari-dan-menuju-bandara-soetta-dibatalkan\" title=\"Dampak Asap Karhutla dua Penerbangan dari dan Menuju Bandara Soetta Dibatalkan\" target=\"_blank\">Dampak Asap Karhutla dua Penerbangan dari dan Menuju Bandara Soetta Dibatalkan<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Meski asap karhutla mulai terpantau, Pemprov DKI Jakarta akan memperkuat pengendalian pencemaran udara. Langkah itu mencakup pengurangan emisi dari sumber bergerak, seperti kendaraan bermotor, serta sumber tidak bergerak, termasuk industri dan kegiatan lainnya.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">DLH juga memperkuat pemantauan kualitas udara secara waktu nyata melalui penambahan stasiun pemantau kualitas udara (SPKU).\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Pengawasan uji emisi kendaraan bermotor akan diperluas, termasuk penerapan sanksi bagi kendaraan yang tidak memenuhi baku mutu emisi sesuai ketentuan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/945361\/singapura-siaga-kabut-asap-karhutla-diperkirakan-makin-parah-3-4-pekan\" title=\"Singapura Siaga, Kabut Asap Karhutla Diperkirakan Makin Parah 3-4 Pekan\" target=\"_blank\">Singapura Siaga, Kabut Asap Karhutla Diperkirakan Makin Parah 3-4 Pekan<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Di sektor industri, DLH mewajibkan industri berisiko tinggi memasang Continuous Emission Monitoring System (CEMS) agar emisi dapat dipantau secara langsung.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Penyiraman dan penyemprotan jalan utama bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) juga akan dilakukan ketika kualitas udara memburuk untuk menekan debu jalan sebagai salah satu sumber partikulat di kawasan perkotaan.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">\u201cKami juga mendorong peralihan ke transportasi yang lebih ramah lingkungan, termasuk melalui Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025 yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu,\u201d ujar Dudi.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">DLH turut mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, memanfaatkan transportasi publik, dan tidak membakar sampah secara terbuka. Warga yang mengalami gejala gangguan pernapasan diminta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Sebelumnya, Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto mengatakan, citra satelit Himawari-9 pada Jumat pukul 10.00 WIB menunjukkan sebaran asap karhutla dari Kalimantan telah mencapai wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Menurut dia, asap tersebut baru kali pertama terpantau memasuki wilayah Jakarta.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Namun, keberadaan asap di lapisan atmosfer belum serta-merta menunjukkan peningkatan konsentrasi polutan di permukaan. Karena itu, pemantauan masih diperlukan untuk memastikan dampaknya terhadap kualitas udara yang dihirup masyarakat.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">\u201cJadi, dari gambar (citra satelit) tersebut kita melihat arah pergerakan asap di Jawa itu bergerak ke arah tenggara hingga barat, sehingga perlu dipantau terus, apakah konsentrasi yang di Jakarta ini benar-benar meningkat di permukaan, atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas,\u201d kata Guswanto, Jumat.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Kesehatan menyiagakan rumah sakit dan puskesmas untuk mengantisipasi dampak penurunan kualitas udara, termasuk risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pemprov DKI juga menyiapkan bantuan bagi warga terdampak, termasuk yang membutuhkan peralatan untuk membantu gangguan pernapasan.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">\u201cSaya sudah memerintahkan 31 rumah sakit, 44 puskesmas, 292 pembantu puskesmas sekarang ini sudah disiagakan untuk menangani hal yang berkaitan dengan efek dari kondisi cuaca ini,\u201d kata Pramono, Jumat.(H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/945522\/asap-karhutla-mulai-masuk-jakarta-polusi-lokal-masih-dominan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POLUSI JAKARTA TIDAK SEHAT: Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung tinggi di kawasan Jakarta, Selasa (8\/9\/2026)(MI\/Usman Iskandar) Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan mulai terpantau memasuki wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Jumat (16\/10). Meski demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebut pencemaran lokal, terutama dari sektor transportasi dan industri, masih memengaruhi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120264,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120263","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120263","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120263"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120263\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}