{"id":120212,"date":"2026-10-17T10:29:46","date_gmt":"2026-10-17T03:29:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/ada-tong-biru-berisi-rp934-juta-di-rumah-adik-bupati-klaten\/"},"modified":"2026-10-17T10:29:46","modified_gmt":"2026-10-17T03:29:46","slug":"ada-tong-biru-berisi-rp934-juta-di-rumah-adik-bupati-klaten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/ada-tong-biru-berisi-rp934-juta-di-rumah-adik-bupati-klaten\/","title":{"rendered":"Ada Tong Biru Berisi Rp934 Juta di Rumah Adik Bupati Klaten"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/17\/1792207476_ec260d9b2fe102fbee94.jpg\" alt=\"Ada Tong Biru Berisi Rp934 Juta di Rumah Adik Bupati Klaten\"\/><figcaption>Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (tengah) berjalan mengenakan rompi tahanan seusai ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16\/10\/2026). KPK menahan Hamenang bersama Kepala(MI\/Usman Iskandar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KOMISI\u00a0Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kpk\" title=\"KPK\">KPK<\/a>) mengungkapkan temuan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp934 juta yang disimpan dalam\u00a0tong berwarna biru. Uang tersebut ditemukan di kediaman <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hanaku-agni-sadewo\" title=\"Hanaku Agni Sadewo\">Hanaku Agni Sadewo<\/a>, adik kandung <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bupati-klaten\" title=\"Bupati Klaten\">Bupati Klaten<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hamenang-wajar-ismoyo\" title=\"Hamenang Wajar Ismoyo\">Hamenang Wajar Ismoyo<\/a>, dan diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa penemuan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2025-2026.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Rp934 juta ini ditemukan di kediaman HAS (Hanaku) selaku adik kandung Bupati yang disimpan dalam sebuah tong berwarna biru yang ada di rumah yang bersangkutan,&#8221; ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16\/10) malam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/945495\/kpk-ungkap-setoran-pejabat-klaten-ke-bupati-hamenang-hingga-rp2-miliar\" title=\"KPK Ungkap Setoran Pejabat Klaten ke Bupati Hamenang hingga Rp2 Miliar\" target=\"_blank\">KPK Ungkap Setoran Pejabat Klaten ke Bupati Hamenang hingga Rp2 Miliar<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Total Sitaan Uang Tunai Mencapai Rp1,2 Miliar<\/h2>\n<p>Selain uang dalam tong biru, tim penyidik KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti uang tunai lain. Taufik merinci\u00a0temuan uang sebesar Rp300 juta yang tersimpan dalam beberapa amplop\u00a0serta mata uang asing sebanyak 5.972 yuan.<\/p>\n<p>Dengan temuan tersebut, total uang tunai yang disita KPK dalam perkara ini mencapai sekitar Rp1,2 miliar. &#8220;Dari rangkaian peristiwa tertangkap tangan ini, tim KPK juga berhasil mengamankan barang bukti berupa dokumen,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi mengenai asal-usul uang dalam tong tersebut, Taufik menyebutkan bahwa dana tersebut diduga berasal dari berbagai sumber korupsi yang telah bercampur. &#8220;Untuk klasternya, ini sudah bercampur,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/945493\/kpk-ungkap-aliran-dana-tambang-galian-c-ke-bupati-klaten\" title=\"KPK Ungkap Aliran Dana Tambang Galian C ke Bupati Klaten\" target=\"_blank\">KPK Ungkap Aliran Dana Tambang Galian C ke Bupati Klaten<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Konstruksi Perkara dan Tersangka<\/h2>\n<p>Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 15 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, serta 21 orang lain.<\/p>\n<p>Pada 16 Oktober 2026, KPK resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka utama, yakni:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Hamenang Wajar Ismoyo<\/strong> (Bupati Klaten)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Ahmad Luthfi H. Rahmatullah<\/strong> (Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Muhammad Amin Wahyu Utomo<\/strong> (Pihak swasta dari PT Madani Winasis Creative)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>KPK mengidentifikasi setidaknya lima klaster dugaan korupsi dalam perkara ini, meliputi pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, setoran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga pemberian suap kepada pihak BPK untuk pengondisian hasil audit. (Ant\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/945496\/ada-tong-biru-berisi-rp934-juta-di-rumah-adik-bupati-klaten\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (tengah) berjalan mengenakan rompi tahanan seusai ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16\/10\/2026). KPK menahan Hamenang bersama Kepala(MI\/Usman Iskandar) KOMISI\u00a0Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp934 juta yang disimpan dalam\u00a0tong berwarna biru. Uang tersebut ditemukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120213,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120212","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120212","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120212"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120212\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120212"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120212"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120212"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}