{"id":120198,"date":"2026-10-17T09:54:52","date_gmt":"2026-10-17T02:54:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/korupsi-bnpb-kpk-bersurat-ke-panglima-tni-terkait-prajurit-aktif\/"},"modified":"2026-10-17T09:54:52","modified_gmt":"2026-10-17T02:54:52","slug":"korupsi-bnpb-kpk-bersurat-ke-panglima-tni-terkait-prajurit-aktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/17\/korupsi-bnpb-kpk-bersurat-ke-panglima-tni-terkait-prajurit-aktif\/","title":{"rendered":"Korupsi BNPB KPK Bersurat ke Panglima TNI terkait Prajurit Aktif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/17\/1792205245_b6a37b1d3cfdb0e313f3.jpg\" alt=\"Korupsi BNPB: KPK Bersurat ke Panglima TNI terkait Prajurit Aktif\"\/><figcaption>Suharyanto.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KOMISI\u00a0Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kpk\" title=\"KPK\">KPK<\/a>) menyatakan akan segera mengirimkan surat resmi kepada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/panglima-tni\" title=\"Panglima TNI\">Panglima TNI<\/a> terkait penyidikan kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bnpb\" title=\"BNPB\">BNPB<\/a>). Langkah ini diambil menyusul adanya keterlibatan prajurit TNI aktif dalam perkara tersebut.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa koordinasi formal sangat diperlukan mengingat status hukum pihak-pihak yang terlibat. &#8220;Tentu\u00a0kami secara formal akan bersurat kepada Panglima TNI karena ini menyangkut TNI aktif,&#8221; ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16\/10) malam.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Sinergi dan Kolaborasi Penyidikan<\/h2>\n<p>Taufik menekankan bahwa KPK mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan institusi TNI. Sinergi ini bertujuan agar proses hukum berjalan beriringan tanpa ada tumpang tindih kewenangan penyidikan secara mandiri.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/945484\/korupsi-bnpb-kpk-koordinasi-dengan-puspom-tni-tentang-peran-suharyanto\" title=\"Korupsi BNPB: KPK Koordinasi dengan Puspom TNI tentang Peran Suharyanto\" target=\"_blank\">Korupsi BNPB: KPK Koordinasi dengan Puspom TNI tentang Peran Suharyanto<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kami pendekatannya kolaboratif sehingga ada sinergi dalam proses penanganannya. Jadi, kami tidak melakukan penyidikan secara sendiri-sendiri, tetapi memang kemudian itu dilakukan sinergi dalam proses penyidikannya,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<h2>Perkembangan Kasus dan Penetapan Tersangka<\/h2>\n<p>Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026, dengan mengamankan 15 orang. Sehari setelahnya, lembaga antirasuah tersebut menetapkan lima orang sebagai tersangka.<\/p>\n<p>Salah satu tersangka yang menjadi sorotan ialah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bima-setiawan\" title=\"Bima Setiawan\">Bima Setiawan<\/a>, adik dari mantan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/suharyanto\" title=\"Suharyanto\">Suharyanto<\/a>. Bima diketahui pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Kepala BNPB saat Suharyanto masih aktif menjabat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/944707\/bnpb-buka-suara-soal-isu-pergantian-kepala-lembaga-di-tengah-kasus-kpk\" title=\"BNPB Buka Suara Soal Isu Pergantian Kepala Lembaga di Tengah Kasus KPK\" target=\"_blank\">BNPB Buka Suara Soal Isu Pergantian Kepala Lembaga di Tengah Kasus KPK<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Empat tersangka lain\u00a0meliputi:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Gabriel Purwaka Sigit:<\/strong> Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Richard Erlangga:<\/strong> Tenaga Ahli Kepala BNPB.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Gery Prasetiawan:<\/strong> Direktur PT Trans Lintas Selaras.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Syifa Nrika Ghifarin:<\/strong> Pihak swasta.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Penyitaan Aset dan Penggeledahan<\/h2>\n<p>Dalam rangkaian penyidikan hingga 16 Oktober 2026, KPK telah menyita barang bukti dengan nilai total mencapai Rp5,47 miliar. Aset yang disita terdiri dari berbagai bentuk, antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Uang tunai senilai Rp3,35 miliar, US$7.500, dan 9.000 dolar Singapura.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>56 keping emas seberat 133 gram senilai Rp315,8 juta.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tabungan emas seberat 192 gram senilai Rp452 juta.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Aset kripto senilai Rp1,10 miliar.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Selain penyitaan aset, tim penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di ruang kerja Kepala BNPB serta sejumlah ruangan lainnya pada 14-15 Oktober 2026 untuk mencari bukti-bukti tambahan terkait dugaan penyelewengan dana siap pakai tersebut. (Ant\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/945486\/korupsi-bnpb-kpk-bersurat-ke-panglima-tni-terkait-prajurit-aktif\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suharyanto.(AFP) KOMISI\u00a0Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan segera mengirimkan surat resmi kepada Panglima TNI terkait penyidikan kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Langkah ini diambil menyusul adanya keterlibatan prajurit TNI aktif dalam perkara tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa koordinasi formal sangat diperlukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120199,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-120198","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120198","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120198"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120198\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120198"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120198"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120198"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}