{"id":119922,"date":"2026-10-16T20:13:36","date_gmt":"2026-10-16T13:13:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/kasus-ispa-di-tanjungpinang-meningkat-kualitas-udara-masuk-kategori-tidak-sehat\/"},"modified":"2026-10-16T20:13:36","modified_gmt":"2026-10-16T13:13:36","slug":"kasus-ispa-di-tanjungpinang-meningkat-kualitas-udara-masuk-kategori-tidak-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/kasus-ispa-di-tanjungpinang-meningkat-kualitas-udara-masuk-kategori-tidak-sehat\/","title":{"rendered":"Kasus ISPA di Tanjungpinang Meningkat, Kualitas Udara Masuk Kategori tidak Sehat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/16\/1792155001_e3c2ebabaa239403b015.jpg\" alt=\"Kasus ISPA di Tanjungpinang Meningkat, Kualitas Udara Masuk Kategori tidak Sehat\"\/><figcaption>Petugas kesehatan melayani warga yang mengalami gangguan pernafasan di Rumah Oksigen Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (14\/10\/2026).(ANTARA\/Rony Muharrman)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KASUS Infeksi Saluran Pernapasan Akut (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ispa\" title=\"ispa\">ISPA<\/a>) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), dilaporkan mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan ini terjadi di tengah kondisi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kualitas-udara\" title=\"kualitas udara\">kualitas udara<\/a> yang masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam melindungi anak-anak dan balita.<\/p>\n<p>Berdasarkan data kasus mingguan tahun 2026, jumlah penderita ISPA di Tanjungpinang meningkat dari 217 kasus pada minggu ke-39 menjadi 334 kasus pada minggu ke-40. Tercatat terjadi penambahan sebanyak 117 kasus hanya dalam kurun waktu satu pekan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Peningkatan ini sejalan dengan kondisi kualitas udara yang memburuk. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Tanjungpinang tercatat mencapai angka 103 hingga pukul 14.30 WIB. Angka tersebut mengindikasikan kualitas udara yang tidak sehat bagi kelompok sensitif, termasuk anak-anak, balita, lansia, serta warga dengan riwayat gangguan pernapasan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/925590\/kualitas-udara-pekanbaru-level-berbahaya-akibat-karhutla-riau-kasus-ispa-meningkat\" title=\"Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya Akibat Karhutla Riau, Kasus ISPA Meningkat\" target=\"_blank\">Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya Akibat Karhutla Riau, Kasus ISPA Meningkat<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Imbauan Dinas Kesehatan<\/h2>\n<p>Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam, meminta masyarakat lebih memperhatikan kondisi udara dan menerapkan langkah pencegahan guna melindungi keluarga.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat diharapkan lebih memperhatikan kondisi udara dan menerapkan langkah pencegahan, terutama untuk melindungi balita dan anak-anak dari paparan polusi,\u201d ujar Rustam, Jumat (16\/10).<\/p>\n<p>Ia menekankan agar orang tua membatasi aktivitas anak di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Jika anak terpaksa harus keluar rumah dalam kondisi udara berpolusi atau berasap, penggunaan masker yang sesuai ukuran wajah menjadi hal wajib. Masker harus terpasang rapat menutupi hidung dan mulut untuk meminimalkan paparan partikel pencemar.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/620505\/udara-kalsel-masih-diselimuti-kabut-asap\" title=\"Udara Kalsel Masih Diselimuti Kabut Asap\" target=\"_blank\">Udara Kalsel Masih Diselimuti Kabut Asap<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Langkah Pencegahan di Lingkungan Rumah<\/h2>\n<p>Selain membatasi aktivitas luar ruang, masyarakat juga diminta menjaga kualitas udara di dalam rumah. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Menutup pintu dan jendela saat polusi udara di luar rumah meningkat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menghindari sumber pencemaran di sekitar tempat tinggal, seperti asap rokok.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menghentikan kebiasaan pembakaran sampah secara terbuka yang dapat memperburuk kualitas udara lokal.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Dari sisi kesehatan internal, pemenuhan gizi dan cairan anak harus tetap terjaga. Orang tua diinstruksikan memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup, serta mendapatkan istirahat yang memadai untuk menjaga imunitas tubuh.<\/p>\n<h2>Waspadai Gejala Serius<\/h2>\n<p>Rustam juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan pada anak. Gejala seperti batuk berkepanjangan, demam tinggi, hingga sesak napas memerlukan perhatian medis segera.<\/p>\n<p>Orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika ditemukan gejala-gejala tersebut untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Upaya kolektif dalam memantau kondisi kesehatan dan mengurangi paparan polusi diharapkan dapat menekan risiko gangguan pernapasan pada kelompok rentan di Tanjungpinang. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/945332\/kasus-ispa-di-tanjungpinang-meningkat-kualitas-udara-masuk-kategori-tidak-sehat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas kesehatan melayani warga yang mengalami gangguan pernafasan di Rumah Oksigen Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (14\/10\/2026).(ANTARA\/Rony Muharrman) KASUS Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), dilaporkan mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan ini terjadi di tengah kondisi kualitas udara yang masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119923,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-119922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119922"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119922\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}